Feb 22, 2018 Last Updated 9:27 AM, Feb 19, 2018

Mengenal Abaya dan Gutra, Busana Muslim Tradisional Warga Qatar

Published in Lifestyle
Read 14 times
Rate this item
(0 votes)

BILA di Indonesia perempuan berhijabnya identik dengan warna cerah dan bermotif serta terlihat fashionable, di Qatar perempuan Qatar selalu memakai busana musim khusus.

Mereka bangga memakai baju tradisional yang berwarna hitam. Para pria Qatar pun selalu memakai baju koko dengan penutup kepala khusus. Baju tradisional wajib dipakai oleh warga Qatar sehari-hari.

Qatar merupakan negara Islam konservatif yang terletak di Timur Tengah yang mana penduduknya beretnis Arab. Warna negara Qatar diwajibkan memakai baju tradisional sehari-hari, baik pria maupun wanita. Karena tradisi Qatar mengikuti tradisi dan aturan dalam Islam, maka baju tradisionalnya pun sudah sesuai dengan aturan berbusana dalam Islam.

Baju tradisional perempuan Qatar disebut Abaya, yaitu baju terusan longgar berwarna hitam yang panjang dan menutupi seluruh tubuh kecuali pergelangan tangan. Sedangkan penutup kepalanya disebut Shayla. Sebagian wanita Qatar memakai burqa sehingga yang terlihat dari wajahnya hanya mata saja. Sementara sebagian lainnya membiarkan wajahnya terbuka.

 

Sementara itu pria Qatar sehari-hari memakai baju koko berwarna putih yang panjangnya mencapai pergelangan kaki. Selain itu juga memakai celana panjang longgar di balik baju koko.

Penutup kepalanya disebut Gutra, berbentuk kain persegi empat berwarna putih merah atau hitam putih yang dikenakan di atas kepala lalu diikat dengan tali hitam yang disebut Agal.

Meski setiap hari memakai baju tradisional yang modelnya sama bukan berarti tak ada perkembangan atau tren busana muslim di Qatar. Di Souq Wakif, satu-satunya pasar tradisional yang juga menjadi tempat wisata di Doha, ada banyak toko yang menjual Abaya dengan bermacam motif dan hiasan. Desainer kenamaan Eropa, Dolce & Gabbana juga merilis koleksi Abaya dengan desain yang moderen tahun 2016 lalu.

 

Aturan wajib memakai baju tradisional Qatar ini tertuang dalam peraturan pemerintah. Bagi yang melanggarnya akan diberikan hukuman.

Meski begitu, peraturan ini tidak berlaku bagi warga negara asing yang tinggal dan bekerja di Qatar. Hanya saja mereka diharapkan memakai pakaian yang tidak terbuka dan mengekspos bagian bahu, dada serta lutut ke atas.

Bila sedang di pantai, resort atau kolam renang hotel pun warga negara asing diperbolehkan menggunakan bikini dan jenis pakaian renang lainnya.

 

(https://lifestyle.okezone.com/read/2018/02/14/194/1859268/mengenal-abaya-dan-gutra-busana-muslim-tradisional-warga-qatar)