Oct 18, 2018 Last Updated 12:56 PM, Oct 16, 2018

BIN Tegaskan Tak Ada Intervensi di Balik Terpilihnya Buwas Jadi Ketua Kwarnas Pramuka

Published in Nasional
Read 55 times
Rate this item
(0 votes)

Pemilihan Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Indonesia berlangsung di Kendari Sulawesi Tenggara, pada 28 September 2018 menyisakan tiga kandidat dari 11 kandidat yang diusulkan Kwarda. Ketiganya adalah Adhyaksa Dault, Budi Waseso dan Jana Anggadiredja.

Dari 35 suara yang ada, Budi Waseso memperoleh 19 suara, Adhyaksa 14 suara dan Jana 2 suara. Namun, dalam pemilihan tersebut berhembus isu intelijen mengintervensi pemilihan Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka yang berujung pada keterpilihan Budi Waseso.

Juru Bicara Kepala BIN, Wawan Hari Purwanto mengatakan, tudingan bahwa intelijen mengintervensi pemilihan Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Budi Waseso adalah tidak benar (hoax). Dia menambahkan, pemilihan berlangsung secara 'Luber' (Langsung, Umum, Bebas dan Rahasia) serta 'Jurdil' (Jujur dan Adil), tidak ada yang tahu ketika terjadi pencoblosan di bilik suara.

 

Pemilihan Ketua Kwarnas Pramuka (foto: Ist)

Pemilihan Ketua Kwarnas Pramuka (foto: Ist)

"Tidak ada intervensi intelijen terhadap ketua-ketua Kwartir Daerah (Kwarda)," tegas Wawan dalam keterangan tertulisnya, Selasa (2/10/2018).

Jalannya pemilihan, kata Wawan, sangat adil, terbuka dan semua pihak dapat menyampaikan pendapat. "Tidak ada kepentingan di balik pemilihan tersebut, siapapun yang terpilih harus mampu mengemban amanat mendidik kader pandu Indonesia ke depan," sambungnya.

Dia menambahkan, soal regenerasi kepemimpinan di Kwarnas bukan hal baru, dari waktu ke waktu kepemimpinan silih berganti. Menurutnya, tiap orang ada masanya dan tiap masa ada orangnya.

"Semua saling mengisi dan saling berkontribusi satu sama lain.

Mengenai siapa yang terpilih diupayakan ada musyawarah mufakat, namun karena musyawarah mufakat tidak dapat diperoleh maka dilakukan voting," urainya.

"Siapapun yang terpilih dalam voting harus ditegak-hormati. Hal ini menjadi pembelajaran demokrasi yang baik bagi adik-adik pandu Indonesia. Tidak perlu mencari kambing hitam dalam sebuah proses pemilihan," pungkas Wawan.

 

(https://news.okezone.com/read/2018/10/02/337/1958632/bin-tegaskan-tak-ada-intervensi-di-balik-terpilihnya-buwas-jadi-ketua-kwarnas-pramuka)

Last modified on Tuesday, 02 October 2018 16:21

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated.Basic HTML code is allowed.

Asyik di Facebook