Dec 16, 2018 Last Updated 9:36 AM, Dec 13, 2018

Megawati Ingatkan Pemerintah Pentingnya Sirine di Wilayah Rawan Bencana

Published in Nasional
Read 198 times
Rate this item
(0 votes)

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menghadiri pelepasan bantuan dari Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) Pusat PDI Perjuangan untuk korban bencana gempa dan tsunami di Palu, Sigi, Donggala, Sulawesi Tengah.

Bantuan ini merupakan tahap kedua setelah sebelumnya tim dari Baguna telah mengirimkan sejumlah bantuan pada 30 September 2018 lalu, sesaat setelah kejadian bencana.

"Saya sangat terimakasih anak-anak Baguna ini ada mereka rela, ikhlas," kata Mega saat memberikan sambutan di Kantor DPP PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin, (8/10/2018).

Megawati menjelasakan tim dari Baguna yang dibentuk PDI Perjuangan dan dikirim untuk membantu para korban bencana merupakan orang-orang yang sudah terlatih.

 

"Mereka saya organisir, kita bikin ada pemimpinnya, protapnya bagaimana (menangani bencana). Makanya kami punya kesepakatan juga sama Basarnas. Nah, bantuan yang kami berikan ini juga dari teman-teman yang mempunyai empati, simpati," tuturnya.

Megawati dalam kesempatan tersebut juga menekankan pentingnya sistem peringatan dini. Hal itu pun sudah disampaikannya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai kritik membangun.

Presiden RI ke-5 itu  mencontohkan negara-negara yang juga rawan gempa seperti Jepang. Disitulah pentingnya early warning system, atau penerapan sirine di seluruh wilayah rawan gempa.

Sementara itu Sekretaris Jendral (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristianto menjelaskan, bantuan yang dikirim berupa bahan makanan yang terdiri dari makanan untuk bayi, untuk anak-anak, balita, pakaian, serta obat-obatan.

"Ini dibawa pakai pesawat ke Makassar dan kemudian kami sudah menyiapkan truk pengangkut untuk ke Donggala dan Palu. Kami bawa ke sana dan dari makanan ini untuk memperkuat dapur umum," terangnya.

Selain itu, kata Hasto, pihaknya juga berkordinasi dengan sejumlah kepala daerah dari PDI Perjuangan untuk membantu kebutuhan masyarakat di lokasi bencana.

"Di luar itu dari pak Ganjar (Gubernur Jawa Tengah), Walikota Semarang (Hendrar Prihadi) juga diminta untuk mengirim semacam pengelolaan air unthk membantu masyarakat. Jadi seluruh kepala daerah kami hubungi untuk bergotong royong," tambahnya.

Sejauh ini jumlah personil yang telah diterjunkan ke lokasi kata Dia sudah sebanyak 102 orang dan secara bertahap akan terus di tingkatkan.

"Kami akan lakukan roling (kepada tim dari Baguna) untuk memperkuat karena memang situasinya cukup berat dan ini sesuatu yang kita tidak perkirakan sebelumnya," tukasnya.

Sebelumnya, Kepala Baguna Sadarestuwati menjelaskan kegiatan Baguna kepada Mega selama membantu korban bencana di Sulawesi Tengah. Ia menceritakan kondisi awal pasca bencana tersebut.

"Kami mengangkat 50 jenazah perhari. Di sana seperti kota mati dan betul-betul masyarakat kekurangan pangan dan air bersih kemudian listrik padam semuanya dan alat komunikasi tidak bisa digunakan," terangnya.

 

(https://news.okezone.com/read/2018/10/08/337/1961047/megawati-ingatkan-pemerintah-pentingnya-sirine-di-wilayah-rawan-bencana)

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated.Basic HTML code is allowed.

Asyik di Facebook