Feb 20, 2019 Last Updated 11:49 AM, Feb 19, 2019

Para Tokoh Muslim Muda Australia Jelajahi Indonesia

Published in Nasional
Read 133 times
Rate this item
(0 votes)

Lima pemuda Muslim Australia tengah berkunjung ke Jakarta, Yogyakarta, dan Makassar untuk memperoleh pengalaman keberagaman dan toleransi beragama di Indonesia secara langsung serta berbagi pengalaman mereka tumbuh besar di Australia, negara dengan budaya yang beragam.

Mereka berkunjung ke Indonesia sebagai bagian dari Program Pertukaran Tokoh Muslim Muda Australia-Indonesia (MEP).

Kelima peserta terdiri atas tiga perempuan dan dua laki-laki dari Sydney dan Melbourne yang bekerja di bidang pendidikan, pengembangan masyarakat, sosial, dan layanan finansial.

Dalam program yang berlangsung selama dua minggu (28 Januari - 9 Februari), mereka akan bertemu dengan organisasi-organisasi Islam, para pemimpin komunitas, akademisi dan media, serta berkunjung ke pesantren. Program mereka mencakup kegiatan budaya dan antar-agama seperti menghadiri ibadah salat Jumat di Masjid Istiqlal dan mengunjungi Candi Borobudur.

Sepuluh delegasi Muslim Indonesia juga akan berkunjung ke Australia sebagai bagian dari program ini.

 

Okezone
 
@okezonenews
 
 

Perempuan Salat Tanpa Mukena, Bagaimana Hukumnya?. https://news.okezone.com/read/2019/01/31/337/2011982/perempuan-salat-tanpa-mukena-bagaimana-hukumnya- 

Perempuan Salat Tanpa Mukena, Bagaimana Hukumnya? : Okezone News

Mayoritas perempuan di Indonesia mengenakan mukena saat salat Apa hukumnya jika salat tidak memakai mukena - Nasional - Okezone News

news.okezone.com
 
See Okezone's other Tweets

 

Sejak didirikannya Program MEP pada tahun 2002 oleh Australia-Indonesia Institute, lebih dari 200 tokoh Muslim muda dari kedua negara telah berpartisipasi, memperoleh pengalaman tentang Islam dan keberagaman di masing-masing negara.

“Program Pertukaran Tokoh Muslim Muda membangun pemahaman mendalam bagi masyarakat Australia tentang Islam di Indonesia dan, bagi masyarakat Indonesia, kesadaran lebih besar tentang masyarakat Australia yang multikultural,” kata Duta Besar Australia untuk Indonesia Gary Quinlan dalam siaran pers kepada Okezone, Kamis (31/1/2019).

 

“Di dunia di mana intoleransi semakin meningkat, dua negara tetangga dekat seperti Indonesia dan Australia dapat menunjukkan kepada dunia pentingnya saling pengertian.”

 

(www.okezone.com)

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated.Basic HTML code is allowed.

Asyik di Facebook