Nov 19, 2018 Last Updated 9:46 AM, Nov 16, 2018
Music

Music (34)

 Kabar duka kembali datang pada industri musik Indonesia. Suwardi Widjaja, bos Aquarius Musikindo meninggal dunia dalam usia 55 tahun.

Suwardi Widjaja atau akrab disapa Pak Iin meninggal Selasa, 15 Desember 2015 pukul 22.45 di RS AL Mintohardjo. Rencananya, jenazah akan dikremasi pada hari Minggu mendatang.

Beberapa ucapan duka pun disampaikan melalui media sosial. Tidak hanya sesama produser musik, tapi juga para musisi.

"Turut berduka cita sedalam-dalamnya atas wafatnya Pak Iin @aquariusmusik Semoga amal ibadah beliau diterimaNya," tweet dari akun @KianMusik.

"Keluar bioskop nonton @starwars ada kabar duka. Alfatihah Pak Iin @aquariusmusik :(," tweet dari Adib Hidayat yang merupakan pengamat musik Indonesia.

"Hanya bisa diam dan diam dan terkenang bagaimana jasa beliau terhadap saya pribadi dan tentunya banyak sekali orang yang telah diberi jalan oleh Beliau, tanpa Pak Iin mungkin saya tidak akan ada di Industri ini, Industri yang tidak pernah saya bayangkan dan akhirnya menjadi fokus dari karir saya selama 17 tahun...Rest in Peace Pak Iin... sedih yang mendalam dari saya.. Terima kasih atas kesempatan-kesempatan yang di berikan," tulis Irza Rivai, Produser Cherrybelle.

" Selamat jalan pak Iin ," kata Melly Goeslaw.

"Innalillahi wainnaillaihi rojiun..turut berduka ats meninggalnya maestro pelaku industri musik indonesia pa Iin @aquariusmusik "man behind," tulis Nineball Band.

"Rest In Peace Pak Iin @aquariusmusik. Terima kasih atas keringat dan karyamu untuk dunia musik," tulis Dcinnamons

Suwardi Widjaja atau akrab disapa Pak Iin sendiri merupakan salah satu tokoh industri musik Indonesia, salah satu prestasi terbesarnya adalah melahirkan grup band Dewa 19 meski ia sempat berseteru dengan Ahmad Dhani pada 2009 silam.

Grup vokal RnB/Pop asal Amerika, All-4-One sudah berkiprah di belantika musik internasional sejak tahun 1993. Tentu banyak pencapaian dan lagu-lagu hits yang mereka telurkan selama 20 tahun belakangan.

Meski sudah puluhan tahun berkarir dalam belantika musik, namun para personel All-4-One merasa tak pernah bosan melakukan aktifitas tarik suara.

"Merasa bosan? jelas tidak pernah. Kami sangat senang menyanyi. Meskipun mengetahui kami harus menyanyi lagu-lagu yang sama selama 20 tahun," ujar Jamie Jones di Mega Konser Dunia, RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Grup vokal yang digawangi oleh Jamie Jones, Delious Kennedy, Alfred Nevarez, and Tony Borowiak ini tak pernah sekalipun merasa bosan untuk urusan bermusik. Karena menyanyi adalah sudah seperti bagian dari hidup mereka.

"Hal yang membuat (menyanyi) menjadi spesial adalah saat kami melihat orang baru yang mungkin belum pernah mendengarkan kami secara langsung, hanya dari rekaman dan mereka akan mendapatkan pengalaman baru," lanjutnya.

Bahkan, All-4-One selalu merasakan adanya kontak batin antara mereka dan para penontonnya setiap kali mereka mendapat kesempatan untuk tampil. Tentu hal itu menjadikan setiap lagu yang mereka lantunkan akan lebih syahdu dan menyentuh.

"Kapanpun kami memiliki kesempatan untuk menyanyikan lagu kami, akan selalu ada orang yang kami rasa memiliki hubungan batin dengan kami untuk beberapa alasan, dan hal itulah yang membuat lagu tersebut terasa begitu hidup," pungkasnya

Konser Satu Project yang berlangsug di lapangan parkir MNCTV dan disiarkan langsung oleh RCTI semakin semarak setelah satu persatu band besar bekolaborasi dengan Iwan Fals. Kali ini, setiap vokalis band mendapat kesempatan untuk berbagi suara dengan musisi legendaris, Iwan Fals

Ya, Ariel "Noah", Rian "d'Masiv", Giring "Nidji", dan Momo "Geisha" adalah vokalis terpilih yang berhasil melantunkan lagu Abadi yang juga termasuk dalam album kompilasi bertajuk Satu. Dimana album tersebut sudah rilis pada 20 November 2015 lalu.

Dibuka dengan hentakan vokal Iwan Fals, dilanjutkan dengan tarik suara khas Ariel yang mendayu, lanjut dengan vokal Rian yang berkarakter, Momo dengan suara manja, serta vokal Giring yang lebih energik menjadikan lagu ini menjadi sebuah bingkisan mewah.

Meski belum banyak yang tau dengan lagu Abadi ini, namun ribuan penonton tampak sangat menikmati lantunan tarik suara kelima vokalis berkarakter itu. Diciptakan bersama-sama dengan yang terlibat pada album ini, lagu Abadi menceritakan kegelisahan akan kondisi Tanah Air dewasa ini.

"Kerinduan kami terhadap dunia yang lebih baik. Ini yang kami punya, kami berikan secara total mudah-mudahan menginspirasi untuk cinta, menghormati dan bisa saling damai," tegas Iwan Fals usai melantunkan lagu Abadi.

Belum habis-habisnya memeriahkan ribuan penonton, konser Satu Project dilanjutkan oleh d'Masiv dengan melantunkan PD dan Nidji lewat lagu Biarlah.

"Nidji punya lagu untuk kalian yang kami bikin dengan om Iwan Fals. Kami dedikasi untuk generasi muda biar berhenti mengeluh, karena itu tidak membawa solusi. Tapi yang bisa bikin solusi asalah bergerak bagi nusa dan bangsa," tegas Giring di atas panggung sebelum melantunkan Hidup Yang Hebat bersama Iwan Fals.

Giring sangat lantang dan bergairah dalam melantunkan setiap lirik dalam lagu ini. Tak mau kalah, Iwan Fals juga menonjolkan karakter vokal lantang. Balutan musik khas Nidji dengan tempo up beat pun sukses menyemarakkan pagelaran konser ini.

Lagu Abadi ditulis oleh Iwan Fals bersama dua personil Nidji, Giring dan Randy ini menceritakan kegelisahan terhadap beberapa orang di media yang bukannya kerja dan berkarya untuk bangsa justru hanya lebih suka mengeluh dan mengkritik keadaan sekitar mereka.

Tak terasa, sudah di penghujung acara konser Satu Project. Suguhan dari seluruh musisi yang turut memeriahkan serta terlibat dalam album bertajuk Satu pun menjadi sajian penutup yang apik. Seluruh vokalis band dan perwakilan personil setiap band bersama Iwan Fals melantunkan lagu Kemesraan.

Meski tak rela berpisah, namun lagu yang juga ada dalam album kompilasi Satu ini menjadi lagu perpisahan yang hangat dengan ribuan penonton yang memadati lapangan parkir MNC Tv, Pondok Gede, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada Senin, 7 Desember.

Sukses dengan single sebelumnya, Iztambul meluncurkan lagu terbaru berjudul Betmen Galau. Berbeda dengan lagu sebelumnya ketika kolaborasi dengan Demitha di lagu Rinduku dan Karena Kamu bersama Dewi Perssik, kali ini mereka tak menggandeng penyanyi lain.

Band yang beranggotakan Zani (drum), Alan (bass), David (vokal), Andri (lead gitar) Edy Khoco (rhythm gitar) dan additional player Pramskiy (keyboard) ini ingin tampil beda.

"Dibawakan sendiri, tidak featuring. Ini yang membedakan single terbaru Iztambul Band dengan single-single sebelumnya," ujar Swajie, Produser Iztambul Management yang memayungi Iztambul Band saat dihubungi lewat telefon.

Dilihat dari judulnya, Betmen Galau merupakan lagu kocak dan jenaka. Mereka tetap mengusung musik pop melayu.

"Kita masih tetap mengusung soal percintaan, tapi sekarang dikemasnya lebih jenaka. Betmen Galau diciptakan oleh vokalis Iztambul Band, David. Single ini berkisah tentang seorang pria yang tangguh layaknya super hero Batman, namun tetap galau ketika harus memilih siapa wanita yang akan menjadi pujaan hatinya," jelasnya.

"Alasannya, diantara kedua wanita cantik itu sama-sama memiliki kriteria yang diinginkan sang pria, kendati statusnya berbeda, yaitu gadis dan janda. Inilah yang membuat dia pusing dibuatnya," tutupnya.

Dari sekian banyak mantan kekasih Ariel, belum satu pun wanita cantik pujaannya yang ia gandeng untuk terlibat dalam video klip band yang digawanginya.

Termasuk Sophia Latjuba yang kini menjadi tambatan hatinya, Ariel tak melibatkan wanita berdarah Jerman itu dalam video klip single terbarunya bersama Noah.

Namun, Ariel memiliki alasan mengapa ia tak menjadikan Sophia model video klipnya. Meski setiap personil band berhak untuk menentukan model, akan tetapi keputusan bulat berada di tangan sutradara dan pihak label.

"Pemilihan model video klip kita serahkan kepada sutradara, label dan band. Dari situ sutradara bilang karena ceritanya begini, kita saranin modelnya ini, kita juga bilang iya kalau ketemu yang pas," ceritanya saat ditemui di kawasan Cinere, Depok, Rabu (18/11/2015).

Diketahui, Noah malam tadi menggarap video klip single cover Rinto Harahap berjudul Cinta Bukan Dusta. Single ini juga tergabung dalam album kompilasi bertajuk Tribute to Rinto Harahap bersama musisi Tanah Air lainnya, seperti Iwan Fals, D' Massiv dan Nidji.

Setelah membuat para penggemarnya menunggu 3 tahun, penyanyi Adele akhirnya merilis lagu barunya yang berjudul Hello.

Lagu yang merupakan bagian dari album ketiga Adele, “25”, ini diluncurkan pada Jumat dinihari tadi. Video klipnya juga sudah dirilis di YouTube.

Pada bagian reffnya, Adele, dengan vokalnya yang kuat dan khas, menyanyikan, "Hello from the other side /I must have called a thousand times /To tell you I'm sorry for everything that I've done."

Lagu ini dirilis sehari setelah Adele mengumumkan bahwa album barunya akan diluncurkan pada 20 November. Pada hari yang sama ia juga mengumumkan daftar 11 lagu dalam album “25” beserta cover-nya, yang memperlihatkan wajah Adele secara close up.

Hello adalah lagu pertama Adele sejak ia membawakan lagu tema film James Bond, Skyfall, yang mengantarnya meraih Grammy pada 2012. Pada tahun yang sama ia melahirkan putranya dan memutuskan vakum dari dunia musik.

 

 

Cover album terbaru Adele, "25". (Foto: Billboard)

Selain karena jeda waktu yang cukup lama, penggemar begitu penasaran dengan lagu dan album baru Adele karena selama ini penyanyi 26 tahun itu terkesan menutup-nutupi proses albumnya kepada publik.

Beberapa hari lalu ia meminta maaf lewat Twitter karena telah membuat penggemarnya menunggu lama. "Maaf karena lama menunggu, tapi kalian tahu kan, banyak hal terjadi,” tulis Adele, yang menyebut albumnya kali ini lebih dewasa dalam hal tema dan nadanya.

Berikut daftar lagu dalam album “25”:

1. Hello

2. Send My Love (To Your New Lover)

3. I Miss You

4. When We Were Young

5. Remedy

6. Water Under The Bridge

7. River Lea

8. Love In The Dark

9. Million Years Ago

10. All I Ask

11. Sweetest Devotion

(Okezone)

Page 3 of 3

Asyik di Facebook