Sep 25, 2018 Last Updated 10:24 AM, Sep 25, 2018
Movie

Movie (38)

Setelah membintangi film bergenre drama, penyanyi dangdut Ayu Ting Ting kini mulai mencoba ambil peran dalam film horor. Arwah Tumbal Nyai, menjadi film horor perdana yang dibintangi oleh penyanyi dangdut asal Depok ini.

Membintangi sebuah film horor, ternyata memberikan tantangan tersendiri bagi Ayu. Terlebih, ibu satu anak ini sempat mengalamai kejadian yang cukup menakutkan.

“Saya orangnya penakut. Berapa kali saya mendengar dan merasa (hal mistis). Ada satu kejadian, lagi syuting lalu ada suara cewek kencang banget. Saya pikir pas di-cut karena ada orang ketawa. Bahkan dari HT asisten sutradara saya, kedengaran kencang banget suara dia (wanita) tertawa,” ujar Ayu kepada awak media saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

 

 

Menurut pelantun Alamat Palsu ini, lokasi syuting yang digunakan pun cukup menyeramkan. Kendati demikian, ia tetap menjalani aktivitas syuting sebagaimana mestinya.

“Kita syuting itu di rumah tua dan di salah satu gudang yang enggak pernah dipakai. Ya sudah mau gimana lagi,” lanjutnya.

Mengalami kejadian yang menyeramkan itu, Ayu pun berujar dalam hati seakan berbicara kepada makhluk halus yang ada. Ia meminta agar tak diganggu selama proses syuting berlangsung.

“Setelah kejadian tersebut, saya turun, saya istirahat dulu. Maksdnya saya orangnya enggak pernah percaya sama gitu-gituan. Kadang kalau kejadian saya bilang dalam hati 'sudah ya saya pengecut jangan diunjukin karena saya penakut',” imbuhnya.

Untuk meminimalisir efek dari kejadian menyeramkan itu, Ayu pun memiliki cara tersendiri. Ia pun menghindari agar tak diikuti oleh makhluk-makhluk tak kasat mata.

 

“Tapi pas sampai rumah, Saya enggak langsung masuk. Nunggu di luar dulu karena takutnya nanti kebawa. Kan saya ada anak juga,” pungkasnya.

Meskipun sempat mengalami kejadian menakutkan, nyatanya pemilik nama lengkap Ayu Rosmalina ini tak kapok untuk bermain film horor. Wanita 26 tahun ini pun seakan tertarik untuk kembali membintangi film yang dapat membuat para penonton bergidik ngeri.

 

(https://celebrity.okezone.com/read/2018/08/31/206/1943938/syuting-film-horor-ayu-ting-ting-alami-kejadian-mistis)

Pevita Pearce kembali menunjukan kualitas aktingnya dalam film terbarunya yang bertajuk ‘Sebelum Iblis Menjemput’. Menjadi film perdananya melakoni adegan-adegan horor, cukup membuat aktris 25 tahun ini dibuat stress.

Mulai dari adegan berdarah-darah, pendalaman karakter sebagai Maya, membuatnya sadar bahwa begitu sulit berakting pada genre horor.

“Syuting ini cukup intense, dari yang kalian lihat, kebutuhan psikis karakternya seperti apa, karena syutingnya dari matahari terbenam sampai terbit, jadi secara badan, adjusting itu lumayan stres kok,” kata Pevita Pearce saat dijumpai dikawasan Thamrin, Jakarta Pusat pada Jumat 3 Agustus 2018.

 

Lebih lanjut, dalam proses syuting, Pevita Pearce kembali menambahkan bahwa menjadi hari-hari yang melelahkan. Saking lelahnya, ketika disinggung mengenai pengalaman horor saat syuting, Pevita justru tak merasakannya.

“Makanya kan, suka ditanya. Kayak ada pengalaman seram enggak syuting film horor? kita berdua kayaknya sudah terlalu into untuk syutingnya karakternya,” ungkapnya.

“Dan syutingnya sudah sangat melelahkan, jadi mungkin digangguin, tapi enggak sadar kali ya, karena udah terlalu capek,” sambungnya.

Kendati demikian, dapat bermain dalam sebuah projek film horor, menjadi hal yang baru baginya. Terlebih Pevita berhasil membuktikan pada publik, berhasil keluar dari zona nyamannya dalam berakting.

Sempat merasakan gugup, tetapi hal itu berhasil diatasi oleh aktris 25 tahun ini.

“Ini sesuatu yang baru buat aku karena sebelumnya dari drama ke horor, di awal ada rasa nervous tapi juga excited penasaran karakter ini nguliknya kayak gimana,” tandasnya.

Film ‘Sebelum Iblis Menjemput’ mengisahkan pengalaman Alfie yang diperankan oleh Chelsea yang mencari tahu misteri yang terjadi pada sang ayah (Ray Sahetapy). Ia pun dibantu oleh Maya (Pevita Pearce) untuk menguak misteri yang ada dalam villa tua.

Film besutan Timo Tjahjanto ini akan mulai tayang serentak pada 9 Agustus 2018 mendatang.

 

(https://celebrity.okezone.com/read/2018/08/04/206/1931622/syuting-film-horor-bikin-pevita-pearce-stress)

Film Along with The Gods: The Last 49 Days masih menunjukkan dominasinya di box office Korea. Sepanjang periode 3-5 Agustus 2018, Badan Perfilman Korea (KOFIC) mencatat, film itu sukses membukukan 3,84 juta penonton dengan pendapatan mencapai USD29,85 juta.

Dengan begitu, sepanjang 5 hari penayangannya, film itu mendulang total pendapatan sebesar USD46,18 juta dari penjualan 6,19 juta tiket. Hasil itu sekaligus menggeser capaian sekuel perdana Along with the Gods: The Two Worlds yang rilis pada 20 Desember 2017.

Kala itu, The Two Worlds hanya bisa menggaet 5,87 juta penonton dengan pendapatan sekitar USD42,15 juta. Capaian itu sekaligus menempatkan The Last 49 Days di peringkat kedua daftar film terlaris Korea sepanjang 2018. Posisi puncak, sejauh ini masih didominasi oleh Avengers: Infinity War yang mengumpulkan USD88,95 juta dari penjualan 11,21 tiket.

Capaian itu setidaknya cukup untuk menjegal langkah Mission Impossible Fallout yang menduduki peringkat kedua dengan pendapatan USD6,78 juta dari penjualan 850.919 tiket. Sejauh ini, Fallout sudah mengumpulkan 5,49 juta penonton dengan pendapatan mencapai USD41,45 juta, sejak dirilis pada 25 Juli 2018.

Yang cukup menarik dari daftar box office Korea pada pekan ini adalah performa Hello Carbot the Movie yang sukses merangsek ke peringkat ketiga. Debut di hari yang sama dengan The Last 49 Days, film animasi lokal bertema theme park itu mampu menarik perhatian 327.970 penonton dan mendulang pendapatan sebesar USD2,3 juta.

Capaian itu juga sukses mematahkan popularitas Incredibles 2 yang pekan ini hanya mampu mengumpulkan USD1,42 juta dari 199.168 tiket. Berikut adalah daftar lengkap box office Korea periode 3-5 Agustus 2018 seperti dilansir dari Badan Perfilman Korea, Senin (6/8/2018).

1. Along with the Gods: The Last 49 Days USD29,85 juta

2. Mission Impossible Fallout USD6,77 juta

3. Hello Carbot the Movie USD2,3 juta

4. Incredibles 2 USD1,42 juta

5. The Haunted House: The Secret of the Cave USD685.650

6. Mamma Mia! Here We Go Again USD508.160

7. Shoplifters USD192.349

8. Illang: The Wolf Brigade USD137.905

9. The Square USD31.308

10. Ant-Man and the Wasp USD29.530

 

(https://celebrity.okezone.com/read/2018/08/06/206/1932380/jegal-mi-fallout-the-last-49-days-tembus-6-juta-penonton)

 

Jika pada film Ada Apa Dengan Cinta 1 dan 2, karakter Milly dinilai sebagai sosok wanita yang bodoh. Namun pada film Milly & Mamet, Ernest Prakasa selaku sutradara akan mengungkap sisi lain dari tokoh yang diperankan oleh Sissy Priscillia itu.

Wanita 33 tahun tersebut mengungkapkan kalau tokoh yang diperankannya dalam film Milly & Mamet tidak memiliki karakter bodoh. Di tangan Ernest Prakasa, Milly menjadi sosok wanita yang pintar.

"Aku senang banget ada film Milly & Mamet ini karena setelah sempat brainstroming dengan Ernest terungkap lah kalau Milly ini tidak bodoh," ujar Sissy Priscillia di perilisan teaser trailer film Milly & Mamet, di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (12/7/2018).

"Film ini akan menunjukkan pada hai kalian semua kalau Milly dianggap lemot atau telmi itu semua tidak. Sebenarnya dia tidak begitu. Itu /aja sedikit yang bisa aku kasih tahu. Hanya Ernest yang percaya kalau Milly itu pintar," ungkapnya.

 

Sissy

Baca Juga: Sissy Priscilla Sedih Rayakan Lebaran Tanpa Vanesha Prescilla

Selain membicarakan mengenai karakternya, kakak dari Vanesha Prescilla tersebut pun menceritakan tantangan yang harus ditaklukannya ketika memerankan Milly, yakni salah satunya yang harus dilakukannya adalah untuk melucu.

"Oh jelas, semua film Ernest itu jokesnya sangat smart, lucu bisa bikin ketawa yang asik. Sedangkan saya orangnya enggak bisa ngelucu, di sini tuh kan Milly enggak harus jadi badut," papar Sissy Priscillia.

"Sekian lama jadi Milly, kala ditanya ada tantangan lagi atau enggak, ya yang pasti ada, ibaratnya di film ini kita akan ditelanjangi Milly seperti apa sih, Mamet seperti apa sih," tutupnya.

Vanesha Priscilla dan Sissy Priscilla

 

(https://celebrity.okezone.com/read/2018/07/12/206/1921627/karakter-milly-yang-sebenarnya-akan-diungkap-di-film-milly-mamet)

Korea Selatan dikenal sebagai negara dengan produksi drama romantis berkualitas. Tak heran, setiap bulannya tiap stasiun televisi di Korea selalu berlomba-lomba menyajikan drama terbaik mereka untuk para penonton.

Namun jangan salah, bukan hanya drama bergenre romantis saja yang diproduksi di Korea Selatan. Film-film bergenre lain, khususnya horor thriller produksi Negeri Ginseng ini juga tak kalah menyeramkan dari film Hollywood.

Penasaran seseram apa film horor thriller Korea Selatan? Berikut ulasan horor thriller Korea Selatan terbaik untuk menemani akhir pekanmu.

1. Train to Busan (2016)


Film ‘Train to Busan’ menjadi salah satu film terbaik asal Korea Selatan. Dibintangi oleh aktor Gong Yoo, Jung Yu Mi, Kim Su An dan Ma Dong Seok, film ini berhasil menggaet sederet penghargaan salah satunya dinobatkan sebagai Asian Blockbuster Film 2016 di ajang Fil Festival & Award Macao. Bahkan film ini juga ditayangkan di Cannes Film Festival 2016 sebagai ‘Special Midnight Movie’.

Film ini menceritakan tentang seorang ayah yang akan mengantarkan anaknya ke rumah sang ibu di Busan dengan menaiki kereta. Namun siapa sangka, ternyata kereta itu telah terinfeksi oleh zombie. Sang ayah berjuang mati-matian demi menjaga agar sang anak tetap bertahan hidup.

2. The Wailing (2016)


‘The Wailing’ yang dirilis di Korea Selatan pada 2016 ini telah sukses memenangkan berbagai penghargaan. Film yang dibintangi oleh Kwak Do Won, Hwang Jung Min, dan Chyn Woo Hee ini juga lolos untuk ditayangkan di Cannes Film Festival pada 18 Mei 2016.

Film yang disutradarai oleh Na Hong Jin ini menceritakan tentang seorang polisi yang melakukan investigasi terhadap sejumlah kasus pembunuhan misterius dan wabah penyakit di suatu wilayah. Na Hong-jin menggabungkan unsur horor-thriller dalam film ini dengan menunjukkan adanya exorsism dan zombie serta scene yang penuh darah.

3. The Tale of Two Sisters (2003)

‘The Tale of Two Sisters’ juga menjadi film yang tak kalah menyeramkan dan menegangkan dari film-film sebelumnya. Sama seperti judulnya, film ini menceritakan tentang dua kakak beradik perempuan yang mengalami kejadian tragis.

Sang kakak mengalami syok berat dan di rawat di rumah sakit jiwa. Setelah dinyatakan sembuh ia kembali ke rumahnya. Sejak saat itu kejadian menegangkan terus terjadi, mereka harus melawan ibu tiri mereka yang kejam. Kisah kakak beradik ini dijamin berhasil membuat penonton ketakutan dengan penampakan yang muncul selama film berlangsung.

4. Death Bell (2008)


Disutradarai oleh Chang, film ‘Death Bell’ sukses menebarkan teror ketakutan kepada para pelajar. Dibintangi oleh Nam Gyu Ri, film ini menceritakan tentang sebuah sekolah elit yang berisi anak-anak orang kaya. Saat sedang mengerjakan soal ujian, tiba-tiba terdengar pengumuman dari speaker sekolah. Isi pengumumannya memperingatkan bagi pelajar yang salah mengerjakan soal akan mati.

Awalnya mereka tak menggubris pengumuman tersebut, namun ternyata kematian benar-benar terjadi. Satu per satu pelajar yang salah menjawab soal tewas dengan cara yang tragis. Kesuksesan film yang dirilis pada 2008 ini pun melahirkan film sekuel berjudul ‘Death Bell 2: Bloody Camp’ pada 2010.

5. Wishing Stairs (2003)


Film horor besutan Korea Selatan yang sukses menebar ketakutan adalah ‘Wishing Stairs’ film yang dibintangi oleh Song Ji Hyo dan Park Han Byul ini menceritakan tentang sebuah legenda yakni jika ada seseorang yang menaiki tangga dengan 28 anak tangga, tetapi dia menemukan anak tangga yang ke-29 maka dia akan menemui sesosok bayangan misterius yang akan mengabulkan semua permintaanya.

Salah seorang pelajar pun melakukannya dan berhasil bertemu bayangan misterius inu. Permintaan yang diinginkannya pun terkabul, namun sayang ia tidak mengetahui konsekuensi dari terkabulnya permintaannya. Teror kematian terus menghampirinya.

 

(https://celebrity.okezone.com/read/2018/07/13/206/1921862/bikin-merinding-ini-5-film-horor-thriller-korea-yang-wajib-ditonton)

 Priyanka Chopra merupakan artis yang memiliki talenta luar biasa. Bahkan, aktris asal India yang kini berkarier di industri film Hollywood dipastikan memerankan tokoh utama perempuan pada film besutan Ali Abbas Zafar itu bertajuk Bharat.

Dilansir Sindonews, setelah analis dan kritikus film, Taran Adarsh membocorkannya di akun Twitternya, pada Selasa (17/4/2018).

"Ini RESMI ... Priyanka Chopra bergabung dengan pemeran #Bharat ... Bintang Salman Khan ... #TigerZindaHai direktur Ali Abbas Zafar mengarahkan ... Diproduksi oleh Atul Agnihotri dan Bhushan Kumar ... # Eid2019 rilis," tulis sang kritikus.

Priyanka juga mengonfirmasi langsung kabar itu. Dia mengatakan sudah tak sabar untuk segera syuting dan bekerja sama lagi dengan Salman dan Ali.

“Saya belajar banyak dari mereka di kolaborasi sebelumnya dan sangat senang melihat apa yang ditawarkan ini. Saya juga ingin bekerja bersama seluruh tim Bharat. Bagi semua pendukung saya yang sudah sabar dan suportif, terima kasih atas dukungan kalian dan saya akan menyapa kalian semua di film,” papar Priyanka.

Kerja sama antata Priyanka dengan Zafar bukanlah pertama kalinya terjadi. Sebelumnya, mereka pernah bersatu dalam film Gunday pada 2014 lalu. Tidak hanya dengan Zafar saja.

Selama berkarir di industri film, Priyanka juga sempat beberapa kali bermain bersama Salman dalam film yang sama.

Sebelumnya, Zafar dikabarkan sempat bingung untuk memilih aktris yang akan bermain di film terbarunya itu. Selain Priyanka, sempat juga muncul nama Katrina Kaif untuk beradu peran dengan Salman sebagai pemeran utama perempuan.

“Ini adalah film homecoming Priyanka ke Bollywood setelah membuktikan dirinya sebagai penampil di film Hollywood dan serial televisi global. Bharat berakar di India dan budayanya. Priyanka adalah artis terbesar India secara internasional dan dia sempurna untuk film ini. Priyanka membawa daya tarik internasional untuk membuat film ini lebih besar dan bahkan lebih global,” papar Ali seperti dikutip Hindustan Times.

Bharat akan menjadi film pertama Bollywood Priyanka setelah Jai Gangaajal. Dalam beberapa tahun belakangan, Priyanka sibuk dengan proyeknya di Hollywood dan membintangi serial televisi ABC, Quantico.

Bharat adalah adaptasi resmi film asal Korea Selatan berjudul Ode to My Father yang dirilis pada 2014. Film ini sudah memulai persiapan di London dan kemudian akan pindah ke Spanyol, Polandia, Portugal, dan Malta.

Film ini akan menampilkan lima penampilan berbeda Salman dalam 60 tahun yang juga akan ditampilkan aktor itu saat berusia akhir 20an, dimana dia telrihat lebih muda.

Salman akan menciptakan ulang penampilan Karan Arjun-nya untuk Bharat.

 

(https://celebrity.okezone.com/read/2018/04/18/206/1888529/bareng-salman-khan-priyanka-chopra-bakal-bintangi-film-bharat)

Film horor Saw tampaknya akan terus berlanjut hingga seri kesembilan. Desas-desus mengenai kabar kembalinya teror John Kramer itu bahkan sudah terdengar sejak Februari silam.

Kala itu, situs Bloody Disgusting mengklaim, Peter Goldfinger dan Josh Stolberg, tengah mengembangkan skenario film tersebut. Sementara, Spierig bersaudara (Michael dan Peter Spierig) digadang-gadang akan kembali menggarap seri terbaru Saw.

 

“Ada banyak hal yang terjadi sepanjang 14 tahun penayangan Saw. Kami telah berdiskusi tentang kemungkinan penggarapan seri terbarunya film tersebut. Ada potensi kemunculan karakter dan gagasan baru dalam film terbarunya nanti,” ujar Peter Spierig seperti dilansir dari Screenrant.

Namun Peter mengungkapkan, keterlibatan dirinya dan Michael Spierig dalam serial terbaru Saw masih belum pasti. Menurut dia, menggarap Saw yang sudah memiliki beberapa serial sebelumnya tidaklah mudah. Meski begitu, Spierig bersaudara enggan menolak kesempatan emas tersebut apabila kembali dipercayakan kepada mereka.

“Ada enam seri Saw yang tayang sejak 2004. Sementara kami baru terlibat dalam penggarapan Jigsaw pada tahun lalu. Ini tentu sulit, karena berarti harus ada sesuatu yang berbeda dari apa yang telah ditampilkan pada seri sebelumnya,” ungkap Peter seperti dikutip dari ComicBook.

Meski dituntut berimprovisasi, namun Spierig bersaudara diharamkan menyimpang terlalu jauh dari konsep awal film tersebut. “Kalau kami melakukan itu (improvisasi berlebihan), maka penggemar Saw pasti akan kecewa. Sebagian besar penggemar film ini adalah ‘pelanggan’ yang telah mengikutinya sejak versi original keluar,” imbuh Peter Spierig.

Peter memberikan sedikit bocoran tentang ide apa yang akan dilakukannya apabila Saw kesembilan dipercayakan kepada mereka. Sutradara Predestination itu mengungkapkan, dia ingin lebih fokus mengembangkan genre thriller pada film tersebut, sehingga tak sekadar mempertontonkan adegan pembantaian.

Tahun lalu, di bawah arahan Spierig bersaudara, Jigsaw terbilang sukses di pasaran dengan keuntungan mencapai USD102,9 juta. Jigsawbercerita tentang kematian-kematian misterius yang merenggut nyawa banyak orang. Menariknya, kasus tersebut disebut-sebut dilakukan oleh seorang pembunuh berantai bernama John Kramer yang telah mati sejak 10 tahun silam.

Sementara untuk seri Saw selanjutnya, diduga tak akan rilis dalam waktu dekat. Pasalnya, serial Saw hanya dirilis setiap setahun sekali. Bahkan, penggarapan serial kedelapannya memakan waktu hingga 7 tahun. Dengan begitu, para penggemar Saw harus sedikit bersabar untuk bisa menyaksikan kembali film itu di layar lebar.

 

(https://celebrity.okezone.com/read/2018/04/10/206/1884571/skrip-terbaru-saw-sedang-digarap-teror-john-kramer-akan-berlanjut)

Kehadiran Lara Croft lewat Tomb Raider nyatanya masih tak mampu menggeser dominasi Black Panther di box office Amerika. Buktinya, Black Panther masih merajai box office di minggu kelimanya, menang tipis dari Tomb Raider.

Black Panther tetap kokoh di posisi puncak dengan penghasilan USD27 juta. Tambahan pemasukan ini membuat film arahan Ryan Coogler ini mengumpulkan penghasilan domestik lebih dari USD600 juta.

Selain itu, Black Panther juga menjadi film pertama yang mampu memuncaki box office selama lima pekan berturut-turut sejak Avatar delapan tahun silam. Black Panther juga selangkah lagi dapat menyamai, bahkan melewati, rekor The Avengers sebagai film superhero dengan grossing tertinggi di Amerika Utara. Sejauh ini, Avengers memegang rekor dengan USD623 juta.

 

Sementara itu, Tomb Raider memulai debut box office-nya dengan sedikit mengecewakan setelah hanya memperoleh penghasilan USD23,5 juta. Film yang dibintangi oleh Alicia Vikander ini gagal mengikuti kesuksesan film series yang dibintangi oleh Angelina Jolie di awal 2000an silam.

“Aku benar-benar berharap kami bisa mendapatkan lebih dari USD25 juta di pasar domestik. Tapi, fakta bahwa kami adalah nomor satu secara global adalah kabar buruk. Kami selalu melihat ini sebagai sebuah permainan internasional,” tutur kepala distributor domestik Warner Bros, Jeff Goldstein dilansir Hollywood Reporter, Senin (19/3/2018).

Nyatanya Tomb Raider memang menuai hasil apik di luar Amerika. Selama akhir pekan lalu, Tomb Raider mengumpulkan total USD126 juta dari pemutaran di seluruh dunia. Mereka juga memuncaki box office China dengan penghasilan USD41,1 juta.

Berikut adalah top 10 box office Amerika edisi 16-18 Maret 2018 dilansir box office mojo:

1. Black Panther – USD27 juta

2. Tomb Raider – USD23,5 juta

3. I Can Only Imagine – USD17 juta

4. A Wrinkle in Time – USD16,5 juta

5. Love, Simon – USD11,5 juta

6. Game Night – USD5,5 juta

7. Peter Rabbit – USD5,2 juta

8. Strangers: Prey at Night – USD4,8 juta

9. Red Sparrow – USD4,4 juta

10. Death Wish – USD3,36 juta

 

(https://celebrity.okezone.com/read/2018/03/19/206/1874634/menang-tipis-dari-tomb-raider-black-panther-tetap-rajai-box-office)

 Chris Hemsworth segera mengucapkan selamat tinggal pada Thor. Hal itu disampaikannya kembali saat tampil dalam Sunrise, program morning show yang ditayangkan Channel 7, Australia, belum lama ini.

Hemsworth mengonfirmasi, kontraknya dengan Marvel Studios akan resmi berakhir setelah Avengers 4 tayang di bioskop pada 4 Mei 2018.

"Kontrakku akan segera berakhir. Saat ini, kami telah menyelesaikan syuting untuk dua seri terakhir Avengers," katanya seperti dilansir dariComicbook.

Terlepas dari kenyataan Thor: Ragnarok mendapat sambutan luar biasa dari penonton dibanding dua pendahulunya, namun Hemsworth menilai, ini adalah akhir riwayat Thor. Kecuali, Marvel Studios dan sutradara Taika Waititi mampu menjanjikan kejutan dalam seri selanjutnya.

"Kau tak bisa menebak apa yang disediakan masa depan untukmu, bukan? Kami merasa menemukan kembali Thor saat menggarapRagnarok. Aku tak akan menampik peran Thor apabila ada skenario hebat selanjutnya. Tapi untuk saat ini, aku rasa sudah cukup," katanya.

Penggemar Marvel tampaknya cukup menyadari bahwa seiring berjalannya waktu, para jagoan lawas tak akan tampil lebih banyak. Dua film Avengers yang tersisa akan menjadi penampilan pamungkas bagi sejumlah karakter Marvel Cinematic Universal (MCU), seperti Captain America, Thor, dan Iron Man. Sebagai gantinya, panggung akan diisi oleh grup superhero baru, semisal Spider-Man, Black Panther, Doctor Strange, dan Valkyrie.

Meski berat mendengar Hemsworth mengucap selamat tinggal pada Thor, namun aktor 34 tahun itu telah menjalankan perannya dengan sangat baik dalam 10 tahun terakhir. Dia bermain dalam tiga seri Thor dan empat franchise Avengers. Dia bahkan sempat tampil sebagai Thor dalam film Doctor Stranger. Kini, saatnya Thor pensiun.

Pertanyaannya kemudian adalah, proyek apalagi yang akan diperankan suami Elsa Pataky tersebut? Masih dalam wawancaranya dengan Sunrisehost bertanya kemungkinannya untuk bermain dalam frachise James Bond, menggantikan Daniel Craig.

Meski tak menolak, namun Hemsworth mengatakan Bond terlalu lekat dengan nuansa Inggris. “Yeah, maksudku, akan banyak aktor yang mengambil kesempatan untuk menggantikan Daniel Craig. Selain itu, aku rasa fans Bond akan jauh lebih kritis dibanding penggemar komik Marvel," katanya.

Dia menambahkan, "Entahlah, aku rasa ada banyak aktor Inggris bertalenta yang lebih cocok memerankan Bond ketimbang aku."

 

(https://celebrity.okezone.com/read/2018/02/17/206/1860921/chris-hemsworth-pensiun-jadi-thor-kecuali)

Sukses menguasai box office Amerika Utara, Black Panthermenyebarkan pengaruhnya ke Korea Selatan. Berdasarkan data Badan Perfilman Korea, periode 16-18 Februari 2018, film arahan Ryan Coogler itu membukukan 1,9 juta penonton dengan pendapatan mencapai USD15,85 juta (Rp213,97 miliar).

Dengan begitu, Black Panther yang tayang di 1.620 layar bioskop itu naik ke puncak box office dengan komposisi pasar mencapai 51,32 persen. Sejak tayang perdana pada 14 Februari 2018, Black Panther sudah menjual 3,09 juta tiket dan pendapatan sekitar USD25,33 juta (Rp341,55).

Film produksi Marvel Studio ini bercerita tentang seorang raja baru Wakanda, T’Challa (Chadwick Boseman), yang berduka atas meninggalnya sang ayah, T’Chaka (John Kani). Ia kemudian memutuskan untuk meneruskan perjuangan sang ayah.

 

Ketika Wakanda berada dalam ancaman dua musuh berbahaya, T’Chala berusaha membuktikan dirinya sebagai raja sejati. Ia kemudian bertransformasi menjadi Black Panther untuk membela Wakanda.

Black Panther memang digadang-gadang sebagai film terobosan Marvel. Ini menjadi film superhero Marvel pertama yang penulis naskah, aktor utama, serta sutradaranya merupakan keturunan Afro-Amerika.

Ada alasan kenapa publik Korea cukup menantikan film ini. Pada November 2016, Marvel Studios mengumumkan tim produksi akan syuting di Busan, kota pelabuhan terbesar di Korea Selatan. Sejumlah spot dijadikan lokasi syuting, seperti Pantai Gwangalli, Jembatan Grangan, dan Pasar Ikan Jagalchi di dekat Nampodong.

“Kami akan syuting kejar-kejaran mobil di Busan. Jadi ada 150 mobil dan 700 talent untuk adegan itu. Akan ada juga helikopter, senjata, dan penutupan jalur lalu lintas,” ungkap Mr. Romance Film selaku rumah produksi lokal yang bekerja sama dengan Marvel kala itu.

Sementara Detective K: Secret of the Living Dead yang minggu lalu menjadi penguasa box office harus puas berada di peringkat kedua. Film itu sukses mengumpulkan 713.772 penonton dengan pendapatan sekitar USD5,6 juta (Rp76,15 miliar). Sejak dirilis pada 8 Februari 2018, film yang dibintangi Kim Ji Won itu sudah menjual 2,07 juta tiket dengan penghasilan mencapai USD15,91 juta (Rp215,77 miliar).

Sementara Golden Slumber berada di posisi ketiga dengan 628.498 penonton dengan pendapatan sekitar USD5 juta (Rp67,5 miliar). Sejak dirilis pada 14 Februari 2018, film yang diadaptasi dari novel karya Kotaro Isaka itu telah mengumpulkan 982.689 penonton dengan penghasilan USD 7,70 juta (Rp103,9 miliar).

Berikut adalah daftar 10 besar box office Korea periode 16-18 Februari 2018, seperti dikutip dari KOFIC.

1. Black Panther 1.900.429 penonton

2. Detective K: Secret of the Living Dead 713.772 penonton

3. Golden Slumber 628.498 penonton

4. Heung-boo: The Revolutionist 211.910 penonton

5. Detective Conan: Jolly Roger in the Deep Azure 85.444 penonton

6. COCO 69.311 penonton

7. Keys to the Heart 63.608 penonton

8. Paddington 2 50.722 penonton

9. Along with the Gods: The Two Worlds 31.873 penonton

10. The Greatest Snowman 8.110 penonton

 

(https://celebrity.okezone.com/read/2018/02/19/206/1861440/singkirkan-detective-k-black-panther-pimpin-box-office-korea)

Page 1 of 3

Asyik di Facebook