Apr 20, 2018 Last Updated 7:16 AM, Apr 19, 2018
Movie

Movie (32)

Film horor Saw tampaknya akan terus berlanjut hingga seri kesembilan. Desas-desus mengenai kabar kembalinya teror John Kramer itu bahkan sudah terdengar sejak Februari silam.

Kala itu, situs Bloody Disgusting mengklaim, Peter Goldfinger dan Josh Stolberg, tengah mengembangkan skenario film tersebut. Sementara, Spierig bersaudara (Michael dan Peter Spierig) digadang-gadang akan kembali menggarap seri terbaru Saw.

 

“Ada banyak hal yang terjadi sepanjang 14 tahun penayangan Saw. Kami telah berdiskusi tentang kemungkinan penggarapan seri terbarunya film tersebut. Ada potensi kemunculan karakter dan gagasan baru dalam film terbarunya nanti,” ujar Peter Spierig seperti dilansir dari Screenrant.

Namun Peter mengungkapkan, keterlibatan dirinya dan Michael Spierig dalam serial terbaru Saw masih belum pasti. Menurut dia, menggarap Saw yang sudah memiliki beberapa serial sebelumnya tidaklah mudah. Meski begitu, Spierig bersaudara enggan menolak kesempatan emas tersebut apabila kembali dipercayakan kepada mereka.

“Ada enam seri Saw yang tayang sejak 2004. Sementara kami baru terlibat dalam penggarapan Jigsaw pada tahun lalu. Ini tentu sulit, karena berarti harus ada sesuatu yang berbeda dari apa yang telah ditampilkan pada seri sebelumnya,” ungkap Peter seperti dikutip dari ComicBook.

Meski dituntut berimprovisasi, namun Spierig bersaudara diharamkan menyimpang terlalu jauh dari konsep awal film tersebut. “Kalau kami melakukan itu (improvisasi berlebihan), maka penggemar Saw pasti akan kecewa. Sebagian besar penggemar film ini adalah ‘pelanggan’ yang telah mengikutinya sejak versi original keluar,” imbuh Peter Spierig.

Peter memberikan sedikit bocoran tentang ide apa yang akan dilakukannya apabila Saw kesembilan dipercayakan kepada mereka. Sutradara Predestination itu mengungkapkan, dia ingin lebih fokus mengembangkan genre thriller pada film tersebut, sehingga tak sekadar mempertontonkan adegan pembantaian.

Tahun lalu, di bawah arahan Spierig bersaudara, Jigsaw terbilang sukses di pasaran dengan keuntungan mencapai USD102,9 juta. Jigsawbercerita tentang kematian-kematian misterius yang merenggut nyawa banyak orang. Menariknya, kasus tersebut disebut-sebut dilakukan oleh seorang pembunuh berantai bernama John Kramer yang telah mati sejak 10 tahun silam.

Sementara untuk seri Saw selanjutnya, diduga tak akan rilis dalam waktu dekat. Pasalnya, serial Saw hanya dirilis setiap setahun sekali. Bahkan, penggarapan serial kedelapannya memakan waktu hingga 7 tahun. Dengan begitu, para penggemar Saw harus sedikit bersabar untuk bisa menyaksikan kembali film itu di layar lebar.

 

(https://celebrity.okezone.com/read/2018/04/10/206/1884571/skrip-terbaru-saw-sedang-digarap-teror-john-kramer-akan-berlanjut)

Kehadiran Lara Croft lewat Tomb Raider nyatanya masih tak mampu menggeser dominasi Black Panther di box office Amerika. Buktinya, Black Panther masih merajai box office di minggu kelimanya, menang tipis dari Tomb Raider.

Black Panther tetap kokoh di posisi puncak dengan penghasilan USD27 juta. Tambahan pemasukan ini membuat film arahan Ryan Coogler ini mengumpulkan penghasilan domestik lebih dari USD600 juta.

Selain itu, Black Panther juga menjadi film pertama yang mampu memuncaki box office selama lima pekan berturut-turut sejak Avatar delapan tahun silam. Black Panther juga selangkah lagi dapat menyamai, bahkan melewati, rekor The Avengers sebagai film superhero dengan grossing tertinggi di Amerika Utara. Sejauh ini, Avengers memegang rekor dengan USD623 juta.

 

Sementara itu, Tomb Raider memulai debut box office-nya dengan sedikit mengecewakan setelah hanya memperoleh penghasilan USD23,5 juta. Film yang dibintangi oleh Alicia Vikander ini gagal mengikuti kesuksesan film series yang dibintangi oleh Angelina Jolie di awal 2000an silam.

“Aku benar-benar berharap kami bisa mendapatkan lebih dari USD25 juta di pasar domestik. Tapi, fakta bahwa kami adalah nomor satu secara global adalah kabar buruk. Kami selalu melihat ini sebagai sebuah permainan internasional,” tutur kepala distributor domestik Warner Bros, Jeff Goldstein dilansir Hollywood Reporter, Senin (19/3/2018).

Nyatanya Tomb Raider memang menuai hasil apik di luar Amerika. Selama akhir pekan lalu, Tomb Raider mengumpulkan total USD126 juta dari pemutaran di seluruh dunia. Mereka juga memuncaki box office China dengan penghasilan USD41,1 juta.

Berikut adalah top 10 box office Amerika edisi 16-18 Maret 2018 dilansir box office mojo:

1. Black Panther – USD27 juta

2. Tomb Raider – USD23,5 juta

3. I Can Only Imagine – USD17 juta

4. A Wrinkle in Time – USD16,5 juta

5. Love, Simon – USD11,5 juta

6. Game Night – USD5,5 juta

7. Peter Rabbit – USD5,2 juta

8. Strangers: Prey at Night – USD4,8 juta

9. Red Sparrow – USD4,4 juta

10. Death Wish – USD3,36 juta

 

(https://celebrity.okezone.com/read/2018/03/19/206/1874634/menang-tipis-dari-tomb-raider-black-panther-tetap-rajai-box-office)

 Chris Hemsworth segera mengucapkan selamat tinggal pada Thor. Hal itu disampaikannya kembali saat tampil dalam Sunrise, program morning show yang ditayangkan Channel 7, Australia, belum lama ini.

Hemsworth mengonfirmasi, kontraknya dengan Marvel Studios akan resmi berakhir setelah Avengers 4 tayang di bioskop pada 4 Mei 2018.

"Kontrakku akan segera berakhir. Saat ini, kami telah menyelesaikan syuting untuk dua seri terakhir Avengers," katanya seperti dilansir dariComicbook.

Terlepas dari kenyataan Thor: Ragnarok mendapat sambutan luar biasa dari penonton dibanding dua pendahulunya, namun Hemsworth menilai, ini adalah akhir riwayat Thor. Kecuali, Marvel Studios dan sutradara Taika Waititi mampu menjanjikan kejutan dalam seri selanjutnya.

"Kau tak bisa menebak apa yang disediakan masa depan untukmu, bukan? Kami merasa menemukan kembali Thor saat menggarapRagnarok. Aku tak akan menampik peran Thor apabila ada skenario hebat selanjutnya. Tapi untuk saat ini, aku rasa sudah cukup," katanya.

Penggemar Marvel tampaknya cukup menyadari bahwa seiring berjalannya waktu, para jagoan lawas tak akan tampil lebih banyak. Dua film Avengers yang tersisa akan menjadi penampilan pamungkas bagi sejumlah karakter Marvel Cinematic Universal (MCU), seperti Captain America, Thor, dan Iron Man. Sebagai gantinya, panggung akan diisi oleh grup superhero baru, semisal Spider-Man, Black Panther, Doctor Strange, dan Valkyrie.

Meski berat mendengar Hemsworth mengucap selamat tinggal pada Thor, namun aktor 34 tahun itu telah menjalankan perannya dengan sangat baik dalam 10 tahun terakhir. Dia bermain dalam tiga seri Thor dan empat franchise Avengers. Dia bahkan sempat tampil sebagai Thor dalam film Doctor Stranger. Kini, saatnya Thor pensiun.

Pertanyaannya kemudian adalah, proyek apalagi yang akan diperankan suami Elsa Pataky tersebut? Masih dalam wawancaranya dengan Sunrisehost bertanya kemungkinannya untuk bermain dalam frachise James Bond, menggantikan Daniel Craig.

Meski tak menolak, namun Hemsworth mengatakan Bond terlalu lekat dengan nuansa Inggris. “Yeah, maksudku, akan banyak aktor yang mengambil kesempatan untuk menggantikan Daniel Craig. Selain itu, aku rasa fans Bond akan jauh lebih kritis dibanding penggemar komik Marvel," katanya.

Dia menambahkan, "Entahlah, aku rasa ada banyak aktor Inggris bertalenta yang lebih cocok memerankan Bond ketimbang aku."

 

(https://celebrity.okezone.com/read/2018/02/17/206/1860921/chris-hemsworth-pensiun-jadi-thor-kecuali)

Sukses menguasai box office Amerika Utara, Black Panthermenyebarkan pengaruhnya ke Korea Selatan. Berdasarkan data Badan Perfilman Korea, periode 16-18 Februari 2018, film arahan Ryan Coogler itu membukukan 1,9 juta penonton dengan pendapatan mencapai USD15,85 juta (Rp213,97 miliar).

Dengan begitu, Black Panther yang tayang di 1.620 layar bioskop itu naik ke puncak box office dengan komposisi pasar mencapai 51,32 persen. Sejak tayang perdana pada 14 Februari 2018, Black Panther sudah menjual 3,09 juta tiket dan pendapatan sekitar USD25,33 juta (Rp341,55).

Film produksi Marvel Studio ini bercerita tentang seorang raja baru Wakanda, T’Challa (Chadwick Boseman), yang berduka atas meninggalnya sang ayah, T’Chaka (John Kani). Ia kemudian memutuskan untuk meneruskan perjuangan sang ayah.

 

Ketika Wakanda berada dalam ancaman dua musuh berbahaya, T’Chala berusaha membuktikan dirinya sebagai raja sejati. Ia kemudian bertransformasi menjadi Black Panther untuk membela Wakanda.

Black Panther memang digadang-gadang sebagai film terobosan Marvel. Ini menjadi film superhero Marvel pertama yang penulis naskah, aktor utama, serta sutradaranya merupakan keturunan Afro-Amerika.

Ada alasan kenapa publik Korea cukup menantikan film ini. Pada November 2016, Marvel Studios mengumumkan tim produksi akan syuting di Busan, kota pelabuhan terbesar di Korea Selatan. Sejumlah spot dijadikan lokasi syuting, seperti Pantai Gwangalli, Jembatan Grangan, dan Pasar Ikan Jagalchi di dekat Nampodong.

“Kami akan syuting kejar-kejaran mobil di Busan. Jadi ada 150 mobil dan 700 talent untuk adegan itu. Akan ada juga helikopter, senjata, dan penutupan jalur lalu lintas,” ungkap Mr. Romance Film selaku rumah produksi lokal yang bekerja sama dengan Marvel kala itu.

Sementara Detective K: Secret of the Living Dead yang minggu lalu menjadi penguasa box office harus puas berada di peringkat kedua. Film itu sukses mengumpulkan 713.772 penonton dengan pendapatan sekitar USD5,6 juta (Rp76,15 miliar). Sejak dirilis pada 8 Februari 2018, film yang dibintangi Kim Ji Won itu sudah menjual 2,07 juta tiket dengan penghasilan mencapai USD15,91 juta (Rp215,77 miliar).

Sementara Golden Slumber berada di posisi ketiga dengan 628.498 penonton dengan pendapatan sekitar USD5 juta (Rp67,5 miliar). Sejak dirilis pada 14 Februari 2018, film yang diadaptasi dari novel karya Kotaro Isaka itu telah mengumpulkan 982.689 penonton dengan penghasilan USD 7,70 juta (Rp103,9 miliar).

Berikut adalah daftar 10 besar box office Korea periode 16-18 Februari 2018, seperti dikutip dari KOFIC.

1. Black Panther 1.900.429 penonton

2. Detective K: Secret of the Living Dead 713.772 penonton

3. Golden Slumber 628.498 penonton

4. Heung-boo: The Revolutionist 211.910 penonton

5. Detective Conan: Jolly Roger in the Deep Azure 85.444 penonton

6. COCO 69.311 penonton

7. Keys to the Heart 63.608 penonton

8. Paddington 2 50.722 penonton

9. Along with the Gods: The Two Worlds 31.873 penonton

10. The Greatest Snowman 8.110 penonton

 

(https://celebrity.okezone.com/read/2018/02/19/206/1861440/singkirkan-detective-k-black-panther-pimpin-box-office-korea)

Kajol, Ajay Devgan, dan Rani Mukerji nampaknya tak bisa menapik jika di antara mereka terlibat cinta segitiga. Hal itu terjadi setelah Yash Raj Film menawarkan peran untuk mereka dalam satu proyek film.

Menurut orang dalam rumah produksi tersebut, Rani dan Kajol teribat dalam cinta segitiga yang rumit. "Kajol dan Rani Mukerji bertemu saat syuting Aanand L. Rai's 'Zero', di mana keduanya sudah kembali dekat. Hal itu membuat Raj Films menawarkan peran kepada mereka untuk film terbarunya," kata orang dalam seperti dikutip Decan Chronicle.

Ketiga artis Bollywood ini juga tengah membahas proyek bersama, mengingat Ajay dan Kajol terlihat beberapa kali mengunjungi rumah produksi Yash bersama Rani.

"Mereka pun sudah kembali menjadi dekat, apalagi Kajol dan Ajay juga menghadiri pemakaman ayah Rani Ram Mukerji, kemudian bertemu. Semua ada di keputusan mereka," ujarnya.

Seperti diketahui, Kajol dan Ranin kembali beradu akting di film Zero. Kedua artis India ini sangat antusias beradu akting bersama.

 

 

(https://celebrity.okezone.com/read/2018/02/06/206/1855268/kajol-rani-mukerji-dan-ajay-devgan-terlibat-cinta-terlarang)

Film Padmaavat resmi jadikan Deepika Padukone aktris pemeran utama India pertama yang tujuh kali menembus box office INR100 crore (sekira Rp210,5 miliar).

Kontroversi seputar film tersebut bisa jadi membantunya jadi salah satu figur yang paling diperhatikan masyarakat India maupun internasional untuk saat ini.

Dirilis 25 Januari lalu, film yang sebelumnya berjudul Padmavati ini berhasil meraih box office sebesar INR 114 crore (sekira Rp24 triliun) di hari keempatnya tayang. Ini baru menghitung penghasilannya di India, sementara Padmaavat sudah tayang secara internasional.

 

Tak hanya itu, Padukone maju sebagai salah satu artis India paling dibicarakan di media sosial. Pemeran utama lainnya, yaitu Ranveer Singh dan Shahid Kapoor turut kena imbas terkait peran mereka yang tidak kalah kontroversial.

Kritikus Taran Adarsh adalah yang pertama kali memastikan pencapaian Padukone.

Di Twitter, ia menulis,”Deepika muncul sebagai Ratu tak terkalahkan dari klub ₹ 100 cr... #Padmaavat adalah film ketujuh @deepikapadukone yang melewati ambang ₹ 100 cr.”

Ia juga menyebut film Padukone yang sebelumnya menembus ambang tersebut, yaitu Chennai Express, Happy New Year, Yeh Jawaani Hai Deewani, Bajirao Mastani, Goliyon Ki Rasleela Ram-Leela, dan Race 2.

Yang TERTINGGI dari semua pemeran wanita utama..pencapaian yang bikin iri!” lanjutnya.

Padahal, film Padmaavat sempat dirundung kontroversi. Penggambarannya tentang peperangan umat Muslim dan Hindu membuatnya dilarang tayang di Malaysia, dan mendapat peringatan oleh badan sensor di India.

Film itu bercerita tentang pemimpin Muslim bernama Alauddin Khilji (diperankan Ranveer Singh), yang berperang melawan raja Chittor keturunan Rajput, yang punya istri bernama Rani Padmavati (diperankan Padukone), beragama Hindu.

Kendati demikian, Padukone selalu aktif mendukung filmnya tersebut. Menurut Express.co.uk dari Times of India, Padukone kerap mengaku orangtuanya bangga ia mendapatkan peran yang kini justru membuatnya hampir dibunuh itu.

Ini pun sejalan dengan figur-figur publik lain di India yang berkomentar positif.

 

“Akhirnya nonton #Padmaavat semalam dan menikmati seluruhnya. Tak ada yang menggambar di kanvas 70mm seperti SLB (Sanjay Leela Bhansali, sutradara). @deepikapdukone & @shahidkapoor dalam kondisi prima! @RanveerOfficial juga istimewa. Kalian menuju yang terbaik sepanjang sejarah! #Inspired,” tulis penyanyi, aktor, dan figur TV Aditya Narayan.

 

(https://celebrity.okezone.com/read/2018/01/30/206/1852081/film-padmavaat-penuh-kontroversi-deepika-padukone-malah-pecahkan-rekor)

Film Jumanji: Welcome to the Jungle masih cukup tangguh oleh para pesaingnya. Hingga memasuki pekan kedua Januari, film yang dibintangi Dwayne ‘The Rock’ Johnson ini mendominasi box office di Amerika Utara.

Diberitakan Aceshowbiz, film besutan Jake Kasdan ini mengantongi pendapatan sebesar USD27 juta. Dibanding para pesaingnya, raihan Jumanji: Welcome to the Jungle terbilang fanstastis. Hal tersebut terlihat dari raihan penjualan para pesaingnya yang jauh berada di bawah film itu.

The Post yang berada di posisi 2 hanya mengantongi sekitar USD18,6 juta. Kendati pemasukan The Post terpaut jauh dengan Jumanji, tapi raihan film tersebut pun dianggap cukup istimewa. Sebab, film itu hanya merilis dengan jumlah terbatas.

Pemasukan yang cukup ketat terjadi di posisi 3 sampai 5. The Commuter yang duduk di tempat ketiga mendapatkan USD13.5 juta. Di belakangnya, dengan pemasukan sebesar USD12.1 juta, jatuh kepada Insidious: The Last Key.

Berikut 10 film di weekend Box Office untuk 12-14 Januari 2018:

1. Jumanji: Welcome to the Jungle - USD27 juta

2. The Post - USD18.6 juta

3. The Commuter - USD13.5 juta

4. Insidious: The Last Key - USD12.1 juta

5. The Greatest Showman - USD11.8 juta

6. Star Wars: The Last Jedi - USD11.3 juta

7. Paddington 2 - USD10.6 juta

8. Proud Mary - USD10 juta

9. Pitch Perfect 3 - USD5.7 juta

10. Darkest Hour - USD4.5 juta

 

(https://celebrity.okezone.com/read/2018/01/16/206/1845499/film-jumanji-masih-kokoh-di-puncak-box-office-pada-pekan-kedua)

Penantian fans Harry Potter di seluruh dunia untuk menonton film Voldemort buat penggemar akhirnya berakhir. Film berjudul Voldemort: Origins of the Heir tersebut akhirnya dirilis pada 13 Januari 2018 waktu setempat.

“Apa yang membuat Tom Riddle menjadi Voldemort? Apa yang terjadi di tahun-tahun itu dan apa yang benar-benar terjadi di Hogwarts ketika dia kembali?” demikian tertulis di bagian sinopsis.

Film dibuka dengan adegan kalung yang nampak seperti kalung Slytherin yang ada di film Harry Potter. Setelah itu, adegan berganti memperlihatkan seseorang yang berkemas dan potongan foto bergerak dalam pigura khas dunia sihir.

 

Sesuai dengan judulnya, Voldemort: Origins of the Heir memang berfokus pada masa Voldemort ketika masih menjadi Tom Riddle. Voldemort: Origin of the Heir memperkenalkan tokoh-tokoh baru seperti Wiglaf Sigurdsson, keturunan Rowena Ravenclaw, dan Lazarus Smith, keturunan Helga Hufflepuff.

 

Gianmaria Pezzato dan Stefano Prestia dari Tryangle Films memproduksi Voldemort: Origin of the Heir karena merasa tak puas dengan cerita tentang sang Pangeran Kegelapan yang dihadirkan di delapan film Harry Potter. Berdasarkan petunjuk yang didapat di novel Harry Potter dan penjelasan JK Rowling, Pezzato membuat Voldemort: Origin of the Heir.

Pezzato mengaku terinspirasi memproduksi film tersebut setelah membaca ulang novel ke-6 Harry Potter yang berjudul Harry Potter and the Half Blood Prince. Menurut penulis skenario sekaligus sutradara asal Italia itu, ada sejumlah detail masa lalu Voldemort yang ada di dalam novel tak dikisahkan pada filmnya.

 

Voldemort: Origins of the Heir merupakan proyek non-profit dari Tryangle Films. Mereka merilis film berdurasi hampir satu jam itu di akun YouTube resminya. Hingga hari ini, Selasa (16/1/2018) siang, Voldemort: Origins of the Heir sudah ditonton sebanyak 5.865.308 kali.

Warner Bros dan JK Rowling telah merestui pembuatan Voldemort: Origin of the Heir. Sebagai syarat untuk memproduksi Voldemort: Origins of the Heir, Warner Bros meminta Tryangle Films untuk tak mengambil untung sedikit pun dari film ini.

 

(https://celebrity.okezone.com/read/2018/01/16/206/1845689/film-voldemort-origins-of-the-heir-buatan-fans-akhirnya-resmi-dirilis)

Jumanji: Welcome to the Jungle akhirnya masuk bioskop untuk bersaing dengan beberapa film Natal lainnya. Film reboot dari Jumanji (1995) ini membawa sebuah permainan lama dengan cita rasa baru yang jauh berbeda.

Dilihat dari line-up pemainnya, Jumanji: Welcome to the Jungle sudah dipastikan menawarkan unsur komedi kuat. Dwayne “The Rock” Johnson, Kevin Hart, dan Jack Black adalah tiga nama yang tak pernah lepas dari film-film komedi dengan drama ringan. Hal itu kembali dibuktikan dengan kehadiran mereka dalam Jumanji terbaru.

 

Boardgame atau permainan papan Jumanji mungkin dirasa sudah usang jika harus kembali diterapkan dalam film baru ini. Maka dari itu, sutradara Jake Kasdan mengganti permainannya menjadi sebuah permainan digital atau lebih tepatnya dengan menggunakan Nintendo. Sayangnya, cara mereka untuk menggiring penonton menerima pemikiran di atas terasa terlalu memaksa dan kurang keren.

Selain tiga nama di atas, Jumanji juga menghadirkan Karen Gillan sebagai salah satu tokoh utamanya. The Rock, Kevin Hart, Jack Black, dan Karen menjadi empat karakter di dalam permainan yang siap untuk dimainkan.

Dikisahkan terdapat empat anak SMA yang bermasalah di sekolahnya. Mereka adalah Spencer (Alex Wolff), Fridge (Ser'Darius Blain), Bethany (Madison Iseman), dan Martha (Morgan Turner). Keempat anak ini mendapat hukuman untuk membersihkan sebuah ruangan kotor di sekolah sebelum akhirnya menemukan permainan Jumanji.

Singkat cerita keempatnya tersedot ke dunia Jumanji layaknya Alan Parrish (Robin Williams) pada tahun 1995. Lucunya, Spencer berubah menjadi The Rock, Fridge menjadi Kevin Hart, Bethany menjadi Jack Black, dan Martha menjadi Karen Gillan.

Kekuatan utama dari film Jumanji: Welcome to the Jungle justru terdapat dalam komedinya. Dialog-dialog lucu dipastikan akan selalu berhasil mengocok perut penonton dengan tawa lepas. Apalagi ketika semua bersangkutan dengan perbedaan karakter salah satu tokoh di dalam dan luar permainan. Jack Black patut mendapat acungan jempol karena berhasil menjadi ‘wanita’ seutuhnya selama memerankan Bethany. Semua gerak-gerik Jack Black dalam film ini benar-benar menunjukkan bahwa ia adalah seorang komedian sejati yang hebat.

Jumanji: Welcome to the Jungle merupakan sebuah film yang seru untuk dinikmati di libur Natal tahun ini. Namun, film ini tidak begitu banyak memunculkan unsur nostalgia di dalamnya. Penghormatan untuk mendiang Robin Williams, seperti apa yang dikatakan The Rock dalam setiap wawancaranya, pun rasanya kurang begitu terasa menyentuh. Sebuah nilai minus dari film reboot Jumanji yang sudah memiliki banyak pasar.

Okezone memberikan nilai 6,5 untuk Jumanji: Welcome to the Jungle. Film ini sangat layak untuk ditonton bagi Anda yang mencari hiburan atau hanya sekadar mencari tawa di dalam bioskop. Jumanji: Welcome to the Jungle akan mulai tayang di Indonesia dari hari Rabu 20 Desember 2017.

 

(https://celebrity.okezone.com/read/2017/12/20/206/1833382/movie-review-jumanji-welcome-to-the-jungle-permainan-lama-dengan-cita-rasa-baru)

Film Naura & Genk Juara besutan sutradara Eugene Panji mendapatkan kritikan karena diduga mengandung unsur SARA. Sang tokoh antagonis dinilai mendiskreditkan umat Islam dengan penampilannya. Sang sutradara pun akhirnya angkat bicara atas kisruh ini.

Eugene Panji mengaku tak ada niatan sedikit pun untuk memasukan unsur SARA dalam film garapannya. Ia menjamin film ini semata-mata untuk menjadi hiburan untuk anak-anak.

“Aku tuh setiap ditanya soal agama aku enggak berani bicara. Bukannya aku takut, tapi aku bukan ahlinya ngomongin agama. Itu bukan domainku. Tapi toh pada keyantaannya kan kemarin (Jumat, 24/11) baru saja dirilis dari wakil ketua MUI bahwa film ini tidak ada penistaan sama sekali. Film ini baik-baik saja. Dan memang recommended untuk anak-anak,” ucap Eugene Panji.

Untuk menghibur anak-anak, Eugene Panji bersama Kitacomm dan NU Care-LAZISNU menggelar nonton bareng beserta 135 Anak Yatim. Hal ini sekaligus menjamin jika film Naura & Genk Juara aman untuk ditonton untuk anak-anak.

“Film ini berbicara soal kejujuran, hubungan sesama manusia, dan juga mengajarkan anak-anak untuk mencitai alamnya, hubungan sesama makhluk,” kata Syamsul Huda, Ketua NU Care-LAZISNU.

Eli, pengurus Yayasan Mizan Amanah Eli Ismabela (20), Cinere Jakarta Selatan turut senang dengan kegiatan ini. Baginya banyak pesan yang diambil dari film Naura tersebut.

"Dengan adanya kegiatan ini, menyatukan hati anak-anak. Juga ada silaturahmi dengan yayasan yatim yang lain,” jelas Eli.

Pemain film Naura & Genk Juara Adryan Sulaiman Bima yang berperan sebagai Kipli dan Joshua Rundengan sebagai Okky turut hadir dalam acara nonton bareng tersebut. Usai nonton, 135 anak yatim pun berfoto bersama.

 

(https://celebrity.okezone.com/read/2017/11/28/206/1821661/kisruh-film-naura-sutradara-mengkritisi-silakan-tapi)

Page 1 of 3

Asyik di Facebook