Nov 16, 2018 Last Updated 9:46 AM, Nov 16, 2018
Movie

Movie (41)

Aktris Ha Ji Won secara mengejutkan memutuskan mundur dari perannya sebagai Chae Eun Seo, agen mata-mata Badan Intelijen Korea Selatan dalam drama Prometheus: War of Fire. Hal itu pertama kali dipublikasikan oleh media lokal, TVReport, pada Kamis (11/10/2018).

Media itu mengungkapkan, Ha Ji Won telah berdiskusi dengan tim produksi sebelum akhirnya memutuskan untuk mundur dari mega-proyek tersebut. Sementara itu, agensi sang aktris enggan berkomentar banyak. “Kami akan merilis alasan mundurnya Ha Ji Won dalam beberapa waktu ke depan,” ujar Sun and Moon Entertainment seperti dilansir dari Soompi.

Proses pencarian pemain Prometheus: War of Fire memang terbilang rumit mengingat besarnya bujet drama tersebut, mencapai USD26,5 juta atau setara Rp397,5 miliar. Sebelum akhirnya Ha Ji Won menerima pinangan JL Media Group, rumah produksi itu harus menunggu selama lebih dari 5 bulan.

Pada awal Juli silam, Story Rhyme, perusahaan public relations yang mewakili proyek tersebut mengatakan, karakter Chae Eun Seo memang dari awal sengaja ditujukan untuk Ha Ji Won. Seminggu kemudian, JL Media Group mengumumkan Jin Goo juga bergabung dalam proyek tersebut menggantikan Joo Ji Hoon. 

Aktor Descendants of the Sun itu didapuk untuk memerankan karakter Park Hoon, anggota militer yang ditugaskan di Kedutaan Besar Korea Utara di Moskow. Di sana, dia terlibat insiden yang membuatnya terdampar di Korea Selatan.

Setelah Jin Goo, JL Media Group akhirnya mengumumkan berita baik dengan bergabungnya Lee Ki Hong pada 24 Agustus 2018. Aktor Maze Runner itu didapuk untuk berperan sebagai Frank Lee, agen CIA yang menyamar menjadi turis.

Dengan mundurnya Ha Ji Won dari Prometheus: War of Fire, maka kemungkinan besar JL Media Group harus mengundur jadwal produksi serial tersebut. Pasalnya, rumah produksi itu belum mengumumkan siapa aktris yang tengah didekati untuk menggantikan Ha Ji Won.

Sebelumnya, Prometheus: War of Fire dijadwalkan syuting pada September silam dan serial itu ditargetkan tayang pada awal 2019.

 

(https://celebrity.okezone.com/read/2018/10/11/206/1962530/ha-ji-won-mundur-jadwal-produksi-prometheus-mundur)

Avengers 4 akan terus melanjutkan tradisi untuk memberikan kostum baru untuk Tony Stark alias Iron Man dalam concept art bocoran terbaru. Terlihat tampilan baru dari armor baru Tony Stark untuk Avengers 4.

Dilansir dari MovieWeb, gambar tersebut memperlihatkan sesuatu yang menarik dari topeng Iron Man ini. Apabila concept art ini memang akan digunakan, kita akan melihat topeng yang sangat berbeda dari topeng-topeng Iron Man sebelumnya.

 

 

Lihat gambar di TwitterLihat gambar di TwitterLihat gambar di Twitter
Brady Visco@bvisco5
 
 

Superior Iron Man Suit Leaked? What do you think, real or fake? @ManaByte

 

Ditambah lagi dengan adanya beberapa desain untuk arm canon dan sebuah pisau. Juga di concept art ini kita dapat melihat apa yang ada dibalik armor, menunjukan bagaimana kostum ini akan bekerja dengan tubuh Tony lebih dari sebelumnya. Meskipun demikian, masih belum jelas apakah kostum ini akan dipakai di Avengers 4 atau tidak.

Gambar ini juga menunjukkan senjata baru yang kemungkinan bisa menjadi milik Captain Marvel. Film terakhir fase ketiga dari Marvel Cinematic Universe ini tengah melakukan proses syuting ulang di Atlanta untuk menyelesaikan film ini. Dipercaya bahwa proses syuting ulang ini akan selesai dalam beberapa minggu kedepan.

Selain kostum Tony Stark, concept art ini juga menunjukan kapak bermata dua. Saat ini kita masih belum tahu siapa yang akan memakai senjata ini, namun Captain Marvel telah memakai senjata yang serupa di komiknya. Senjata buatan orang-orang Asgard ini telah digunakan di komik Fear Itself, dan Carol Denvers menggunakan kapak yang cukup mirip dengan gambar bocoran ini. Namun, Doctor Strange juga pernah memakai kapak sebagai senjatanya, jadi senjata ini bisa menjadi milik siapa saja.

 

Lihat gambar di TwitterLihat gambar di Twitter
SuperHeroNexus@SuperHeroNexus
 
 

Looks like Captain Marvel is getting a sick axe.

 

 

Di Avengers 4 banyak sekali fans yang berspekulasi mengenai bagaimana Russo Bersaudara akan mengakhiri cerita Avengers, tapi semua masih belum di ungkap secara resmi sampai saat ini. Dipercaya bahwa trailer pertama dari Avengers 4, beserta degan judul resminya akan dirilis pada akhir tahun 2018.

 

(https://celebrity.okezone.com/read/2018/10/09/206/1961604/concept-art-kostum-baru-iron-man-di-avengers-4-asli)

Nama Jose Poernomo sudah dikenal luas masyarakat Indonesia sebagai sutradara film horor berbakat. Semua itu tak lepas dari film Jelangkung yang sukses besar ketika dirilis di tahun 2001.

Horor dan Jose selanjutnya selalu berjalan berdampingan satu sama lain. Kekasih Angel Karamoy ini terus mengeksplorasi dunia horor melalui karya-karya sinematografinya.

 

Tahun ini, Jose pun akan ikut meramaikan persaingan film horor di pasar Indonesia. Lewat film REVA, sutradara berusia 51 tahun ini akan bereksperimen dengan horor di siang hari.

“Saya mau coba membangun suasana horor di siang hari. Siang malam enggak ada batasan. Di film ini mencoba enggak ada batasan waktu, itu PR yang paling sulit yah,” kata Jose saat ditemui di peluncuran trailer REVA di Metropole XXI.

Jose Poernomo

Film horor memang identik dengan nuansa malam. Ketegangan dan keseraman acap kali dibangun dengan memanfaatkan gelapnya malam.

Namun menurut Jose, hal tersulit dalam membuat film horor adalah mempermainkan emosi penonton. Ia tidak bisa membuat orang merasa ketakutan jika emosi orang tersebut menolak untuk ditakut-takuti.

“Sebenarnya bikin film horor itu beratnya membuat orang takut, padahal takut tergantung sama emosi orangnya sendiri. Itu sulit banget yah, emosi penonton sangat sulit. Membangun suasana takut harus digiring dan menjadi seram,” paparnya.

Selain mencoba menampilkan horor di siang hari, Jose Poernomo juga akan mengangkat sosok makhluk gaib bernama Gemet Arsane di film ini.

Dalam film REVA sendiri, Jose mempercayakan pemeran utama kepada sang kekasih, Angel Karamoy. Beberapa pemain lain seperti Ferry Salim, Wulan Guritno, Marcelino Lefrandt, Pamela Bowie dan Dewi Rezer juga akan tampil dalam film garapan Spectrum Film, Maxima Pictures dan Unlimited Production ini.

Jose Poernomo

 

(https://celebrity.okezone.com/read/2018/10/09/206/1961619/eksperimen-baru-jose-poernomo-di-film-horor-reva)

Setelah membintangi film bergenre drama, penyanyi dangdut Ayu Ting Ting kini mulai mencoba ambil peran dalam film horor. Arwah Tumbal Nyai, menjadi film horor perdana yang dibintangi oleh penyanyi dangdut asal Depok ini.

Membintangi sebuah film horor, ternyata memberikan tantangan tersendiri bagi Ayu. Terlebih, ibu satu anak ini sempat mengalamai kejadian yang cukup menakutkan.

“Saya orangnya penakut. Berapa kali saya mendengar dan merasa (hal mistis). Ada satu kejadian, lagi syuting lalu ada suara cewek kencang banget. Saya pikir pas di-cut karena ada orang ketawa. Bahkan dari HT asisten sutradara saya, kedengaran kencang banget suara dia (wanita) tertawa,” ujar Ayu kepada awak media saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

 

 

Menurut pelantun Alamat Palsu ini, lokasi syuting yang digunakan pun cukup menyeramkan. Kendati demikian, ia tetap menjalani aktivitas syuting sebagaimana mestinya.

“Kita syuting itu di rumah tua dan di salah satu gudang yang enggak pernah dipakai. Ya sudah mau gimana lagi,” lanjutnya.

Mengalami kejadian yang menyeramkan itu, Ayu pun berujar dalam hati seakan berbicara kepada makhluk halus yang ada. Ia meminta agar tak diganggu selama proses syuting berlangsung.

“Setelah kejadian tersebut, saya turun, saya istirahat dulu. Maksdnya saya orangnya enggak pernah percaya sama gitu-gituan. Kadang kalau kejadian saya bilang dalam hati 'sudah ya saya pengecut jangan diunjukin karena saya penakut',” imbuhnya.

Untuk meminimalisir efek dari kejadian menyeramkan itu, Ayu pun memiliki cara tersendiri. Ia pun menghindari agar tak diikuti oleh makhluk-makhluk tak kasat mata.

 

“Tapi pas sampai rumah, Saya enggak langsung masuk. Nunggu di luar dulu karena takutnya nanti kebawa. Kan saya ada anak juga,” pungkasnya.

Meskipun sempat mengalami kejadian menakutkan, nyatanya pemilik nama lengkap Ayu Rosmalina ini tak kapok untuk bermain film horor. Wanita 26 tahun ini pun seakan tertarik untuk kembali membintangi film yang dapat membuat para penonton bergidik ngeri.

 

(https://celebrity.okezone.com/read/2018/08/31/206/1943938/syuting-film-horor-ayu-ting-ting-alami-kejadian-mistis)

Pevita Pearce kembali menunjukan kualitas aktingnya dalam film terbarunya yang bertajuk ‘Sebelum Iblis Menjemput’. Menjadi film perdananya melakoni adegan-adegan horor, cukup membuat aktris 25 tahun ini dibuat stress.

Mulai dari adegan berdarah-darah, pendalaman karakter sebagai Maya, membuatnya sadar bahwa begitu sulit berakting pada genre horor.

“Syuting ini cukup intense, dari yang kalian lihat, kebutuhan psikis karakternya seperti apa, karena syutingnya dari matahari terbenam sampai terbit, jadi secara badan, adjusting itu lumayan stres kok,” kata Pevita Pearce saat dijumpai dikawasan Thamrin, Jakarta Pusat pada Jumat 3 Agustus 2018.

 

Lebih lanjut, dalam proses syuting, Pevita Pearce kembali menambahkan bahwa menjadi hari-hari yang melelahkan. Saking lelahnya, ketika disinggung mengenai pengalaman horor saat syuting, Pevita justru tak merasakannya.

“Makanya kan, suka ditanya. Kayak ada pengalaman seram enggak syuting film horor? kita berdua kayaknya sudah terlalu into untuk syutingnya karakternya,” ungkapnya.

“Dan syutingnya sudah sangat melelahkan, jadi mungkin digangguin, tapi enggak sadar kali ya, karena udah terlalu capek,” sambungnya.

Kendati demikian, dapat bermain dalam sebuah projek film horor, menjadi hal yang baru baginya. Terlebih Pevita berhasil membuktikan pada publik, berhasil keluar dari zona nyamannya dalam berakting.

Sempat merasakan gugup, tetapi hal itu berhasil diatasi oleh aktris 25 tahun ini.

“Ini sesuatu yang baru buat aku karena sebelumnya dari drama ke horor, di awal ada rasa nervous tapi juga excited penasaran karakter ini nguliknya kayak gimana,” tandasnya.

Film ‘Sebelum Iblis Menjemput’ mengisahkan pengalaman Alfie yang diperankan oleh Chelsea yang mencari tahu misteri yang terjadi pada sang ayah (Ray Sahetapy). Ia pun dibantu oleh Maya (Pevita Pearce) untuk menguak misteri yang ada dalam villa tua.

Film besutan Timo Tjahjanto ini akan mulai tayang serentak pada 9 Agustus 2018 mendatang.

 

(https://celebrity.okezone.com/read/2018/08/04/206/1931622/syuting-film-horor-bikin-pevita-pearce-stress)

Film Along with The Gods: The Last 49 Days masih menunjukkan dominasinya di box office Korea. Sepanjang periode 3-5 Agustus 2018, Badan Perfilman Korea (KOFIC) mencatat, film itu sukses membukukan 3,84 juta penonton dengan pendapatan mencapai USD29,85 juta.

Dengan begitu, sepanjang 5 hari penayangannya, film itu mendulang total pendapatan sebesar USD46,18 juta dari penjualan 6,19 juta tiket. Hasil itu sekaligus menggeser capaian sekuel perdana Along with the Gods: The Two Worlds yang rilis pada 20 Desember 2017.

Kala itu, The Two Worlds hanya bisa menggaet 5,87 juta penonton dengan pendapatan sekitar USD42,15 juta. Capaian itu sekaligus menempatkan The Last 49 Days di peringkat kedua daftar film terlaris Korea sepanjang 2018. Posisi puncak, sejauh ini masih didominasi oleh Avengers: Infinity War yang mengumpulkan USD88,95 juta dari penjualan 11,21 tiket.

Capaian itu setidaknya cukup untuk menjegal langkah Mission Impossible Fallout yang menduduki peringkat kedua dengan pendapatan USD6,78 juta dari penjualan 850.919 tiket. Sejauh ini, Fallout sudah mengumpulkan 5,49 juta penonton dengan pendapatan mencapai USD41,45 juta, sejak dirilis pada 25 Juli 2018.

Yang cukup menarik dari daftar box office Korea pada pekan ini adalah performa Hello Carbot the Movie yang sukses merangsek ke peringkat ketiga. Debut di hari yang sama dengan The Last 49 Days, film animasi lokal bertema theme park itu mampu menarik perhatian 327.970 penonton dan mendulang pendapatan sebesar USD2,3 juta.

Capaian itu juga sukses mematahkan popularitas Incredibles 2 yang pekan ini hanya mampu mengumpulkan USD1,42 juta dari 199.168 tiket. Berikut adalah daftar lengkap box office Korea periode 3-5 Agustus 2018 seperti dilansir dari Badan Perfilman Korea, Senin (6/8/2018).

1. Along with the Gods: The Last 49 Days USD29,85 juta

2. Mission Impossible Fallout USD6,77 juta

3. Hello Carbot the Movie USD2,3 juta

4. Incredibles 2 USD1,42 juta

5. The Haunted House: The Secret of the Cave USD685.650

6. Mamma Mia! Here We Go Again USD508.160

7. Shoplifters USD192.349

8. Illang: The Wolf Brigade USD137.905

9. The Square USD31.308

10. Ant-Man and the Wasp USD29.530

 

(https://celebrity.okezone.com/read/2018/08/06/206/1932380/jegal-mi-fallout-the-last-49-days-tembus-6-juta-penonton)

 

Jika pada film Ada Apa Dengan Cinta 1 dan 2, karakter Milly dinilai sebagai sosok wanita yang bodoh. Namun pada film Milly & Mamet, Ernest Prakasa selaku sutradara akan mengungkap sisi lain dari tokoh yang diperankan oleh Sissy Priscillia itu.

Wanita 33 tahun tersebut mengungkapkan kalau tokoh yang diperankannya dalam film Milly & Mamet tidak memiliki karakter bodoh. Di tangan Ernest Prakasa, Milly menjadi sosok wanita yang pintar.

"Aku senang banget ada film Milly & Mamet ini karena setelah sempat brainstroming dengan Ernest terungkap lah kalau Milly ini tidak bodoh," ujar Sissy Priscillia di perilisan teaser trailer film Milly & Mamet, di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (12/7/2018).

"Film ini akan menunjukkan pada hai kalian semua kalau Milly dianggap lemot atau telmi itu semua tidak. Sebenarnya dia tidak begitu. Itu /aja sedikit yang bisa aku kasih tahu. Hanya Ernest yang percaya kalau Milly itu pintar," ungkapnya.

 

Sissy

Baca Juga: Sissy Priscilla Sedih Rayakan Lebaran Tanpa Vanesha Prescilla

Selain membicarakan mengenai karakternya, kakak dari Vanesha Prescilla tersebut pun menceritakan tantangan yang harus ditaklukannya ketika memerankan Milly, yakni salah satunya yang harus dilakukannya adalah untuk melucu.

"Oh jelas, semua film Ernest itu jokesnya sangat smart, lucu bisa bikin ketawa yang asik. Sedangkan saya orangnya enggak bisa ngelucu, di sini tuh kan Milly enggak harus jadi badut," papar Sissy Priscillia.

"Sekian lama jadi Milly, kala ditanya ada tantangan lagi atau enggak, ya yang pasti ada, ibaratnya di film ini kita akan ditelanjangi Milly seperti apa sih, Mamet seperti apa sih," tutupnya.

Vanesha Priscilla dan Sissy Priscilla

 

(https://celebrity.okezone.com/read/2018/07/12/206/1921627/karakter-milly-yang-sebenarnya-akan-diungkap-di-film-milly-mamet)

Korea Selatan dikenal sebagai negara dengan produksi drama romantis berkualitas. Tak heran, setiap bulannya tiap stasiun televisi di Korea selalu berlomba-lomba menyajikan drama terbaik mereka untuk para penonton.

Namun jangan salah, bukan hanya drama bergenre romantis saja yang diproduksi di Korea Selatan. Film-film bergenre lain, khususnya horor thriller produksi Negeri Ginseng ini juga tak kalah menyeramkan dari film Hollywood.

Penasaran seseram apa film horor thriller Korea Selatan? Berikut ulasan horor thriller Korea Selatan terbaik untuk menemani akhir pekanmu.

1. Train to Busan (2016)


Film ‘Train to Busan’ menjadi salah satu film terbaik asal Korea Selatan. Dibintangi oleh aktor Gong Yoo, Jung Yu Mi, Kim Su An dan Ma Dong Seok, film ini berhasil menggaet sederet penghargaan salah satunya dinobatkan sebagai Asian Blockbuster Film 2016 di ajang Fil Festival & Award Macao. Bahkan film ini juga ditayangkan di Cannes Film Festival 2016 sebagai ‘Special Midnight Movie’.

Film ini menceritakan tentang seorang ayah yang akan mengantarkan anaknya ke rumah sang ibu di Busan dengan menaiki kereta. Namun siapa sangka, ternyata kereta itu telah terinfeksi oleh zombie. Sang ayah berjuang mati-matian demi menjaga agar sang anak tetap bertahan hidup.

2. The Wailing (2016)


‘The Wailing’ yang dirilis di Korea Selatan pada 2016 ini telah sukses memenangkan berbagai penghargaan. Film yang dibintangi oleh Kwak Do Won, Hwang Jung Min, dan Chyn Woo Hee ini juga lolos untuk ditayangkan di Cannes Film Festival pada 18 Mei 2016.

Film yang disutradarai oleh Na Hong Jin ini menceritakan tentang seorang polisi yang melakukan investigasi terhadap sejumlah kasus pembunuhan misterius dan wabah penyakit di suatu wilayah. Na Hong-jin menggabungkan unsur horor-thriller dalam film ini dengan menunjukkan adanya exorsism dan zombie serta scene yang penuh darah.

3. The Tale of Two Sisters (2003)

‘The Tale of Two Sisters’ juga menjadi film yang tak kalah menyeramkan dan menegangkan dari film-film sebelumnya. Sama seperti judulnya, film ini menceritakan tentang dua kakak beradik perempuan yang mengalami kejadian tragis.

Sang kakak mengalami syok berat dan di rawat di rumah sakit jiwa. Setelah dinyatakan sembuh ia kembali ke rumahnya. Sejak saat itu kejadian menegangkan terus terjadi, mereka harus melawan ibu tiri mereka yang kejam. Kisah kakak beradik ini dijamin berhasil membuat penonton ketakutan dengan penampakan yang muncul selama film berlangsung.

4. Death Bell (2008)


Disutradarai oleh Chang, film ‘Death Bell’ sukses menebarkan teror ketakutan kepada para pelajar. Dibintangi oleh Nam Gyu Ri, film ini menceritakan tentang sebuah sekolah elit yang berisi anak-anak orang kaya. Saat sedang mengerjakan soal ujian, tiba-tiba terdengar pengumuman dari speaker sekolah. Isi pengumumannya memperingatkan bagi pelajar yang salah mengerjakan soal akan mati.

Awalnya mereka tak menggubris pengumuman tersebut, namun ternyata kematian benar-benar terjadi. Satu per satu pelajar yang salah menjawab soal tewas dengan cara yang tragis. Kesuksesan film yang dirilis pada 2008 ini pun melahirkan film sekuel berjudul ‘Death Bell 2: Bloody Camp’ pada 2010.

5. Wishing Stairs (2003)


Film horor besutan Korea Selatan yang sukses menebar ketakutan adalah ‘Wishing Stairs’ film yang dibintangi oleh Song Ji Hyo dan Park Han Byul ini menceritakan tentang sebuah legenda yakni jika ada seseorang yang menaiki tangga dengan 28 anak tangga, tetapi dia menemukan anak tangga yang ke-29 maka dia akan menemui sesosok bayangan misterius yang akan mengabulkan semua permintaanya.

Salah seorang pelajar pun melakukannya dan berhasil bertemu bayangan misterius inu. Permintaan yang diinginkannya pun terkabul, namun sayang ia tidak mengetahui konsekuensi dari terkabulnya permintaannya. Teror kematian terus menghampirinya.

 

(https://celebrity.okezone.com/read/2018/07/13/206/1921862/bikin-merinding-ini-5-film-horor-thriller-korea-yang-wajib-ditonton)

 Priyanka Chopra merupakan artis yang memiliki talenta luar biasa. Bahkan, aktris asal India yang kini berkarier di industri film Hollywood dipastikan memerankan tokoh utama perempuan pada film besutan Ali Abbas Zafar itu bertajuk Bharat.

Dilansir Sindonews, setelah analis dan kritikus film, Taran Adarsh membocorkannya di akun Twitternya, pada Selasa (17/4/2018).

"Ini RESMI ... Priyanka Chopra bergabung dengan pemeran #Bharat ... Bintang Salman Khan ... #TigerZindaHai direktur Ali Abbas Zafar mengarahkan ... Diproduksi oleh Atul Agnihotri dan Bhushan Kumar ... # Eid2019 rilis," tulis sang kritikus.

Priyanka juga mengonfirmasi langsung kabar itu. Dia mengatakan sudah tak sabar untuk segera syuting dan bekerja sama lagi dengan Salman dan Ali.

“Saya belajar banyak dari mereka di kolaborasi sebelumnya dan sangat senang melihat apa yang ditawarkan ini. Saya juga ingin bekerja bersama seluruh tim Bharat. Bagi semua pendukung saya yang sudah sabar dan suportif, terima kasih atas dukungan kalian dan saya akan menyapa kalian semua di film,” papar Priyanka.

Kerja sama antata Priyanka dengan Zafar bukanlah pertama kalinya terjadi. Sebelumnya, mereka pernah bersatu dalam film Gunday pada 2014 lalu. Tidak hanya dengan Zafar saja.

Selama berkarir di industri film, Priyanka juga sempat beberapa kali bermain bersama Salman dalam film yang sama.

Sebelumnya, Zafar dikabarkan sempat bingung untuk memilih aktris yang akan bermain di film terbarunya itu. Selain Priyanka, sempat juga muncul nama Katrina Kaif untuk beradu peran dengan Salman sebagai pemeran utama perempuan.

“Ini adalah film homecoming Priyanka ke Bollywood setelah membuktikan dirinya sebagai penampil di film Hollywood dan serial televisi global. Bharat berakar di India dan budayanya. Priyanka adalah artis terbesar India secara internasional dan dia sempurna untuk film ini. Priyanka membawa daya tarik internasional untuk membuat film ini lebih besar dan bahkan lebih global,” papar Ali seperti dikutip Hindustan Times.

Bharat akan menjadi film pertama Bollywood Priyanka setelah Jai Gangaajal. Dalam beberapa tahun belakangan, Priyanka sibuk dengan proyeknya di Hollywood dan membintangi serial televisi ABC, Quantico.

Bharat adalah adaptasi resmi film asal Korea Selatan berjudul Ode to My Father yang dirilis pada 2014. Film ini sudah memulai persiapan di London dan kemudian akan pindah ke Spanyol, Polandia, Portugal, dan Malta.

Film ini akan menampilkan lima penampilan berbeda Salman dalam 60 tahun yang juga akan ditampilkan aktor itu saat berusia akhir 20an, dimana dia telrihat lebih muda.

Salman akan menciptakan ulang penampilan Karan Arjun-nya untuk Bharat.

 

(https://celebrity.okezone.com/read/2018/04/18/206/1888529/bareng-salman-khan-priyanka-chopra-bakal-bintangi-film-bharat)

Film horor Saw tampaknya akan terus berlanjut hingga seri kesembilan. Desas-desus mengenai kabar kembalinya teror John Kramer itu bahkan sudah terdengar sejak Februari silam.

Kala itu, situs Bloody Disgusting mengklaim, Peter Goldfinger dan Josh Stolberg, tengah mengembangkan skenario film tersebut. Sementara, Spierig bersaudara (Michael dan Peter Spierig) digadang-gadang akan kembali menggarap seri terbaru Saw.

 

“Ada banyak hal yang terjadi sepanjang 14 tahun penayangan Saw. Kami telah berdiskusi tentang kemungkinan penggarapan seri terbarunya film tersebut. Ada potensi kemunculan karakter dan gagasan baru dalam film terbarunya nanti,” ujar Peter Spierig seperti dilansir dari Screenrant.

Namun Peter mengungkapkan, keterlibatan dirinya dan Michael Spierig dalam serial terbaru Saw masih belum pasti. Menurut dia, menggarap Saw yang sudah memiliki beberapa serial sebelumnya tidaklah mudah. Meski begitu, Spierig bersaudara enggan menolak kesempatan emas tersebut apabila kembali dipercayakan kepada mereka.

“Ada enam seri Saw yang tayang sejak 2004. Sementara kami baru terlibat dalam penggarapan Jigsaw pada tahun lalu. Ini tentu sulit, karena berarti harus ada sesuatu yang berbeda dari apa yang telah ditampilkan pada seri sebelumnya,” ungkap Peter seperti dikutip dari ComicBook.

Meski dituntut berimprovisasi, namun Spierig bersaudara diharamkan menyimpang terlalu jauh dari konsep awal film tersebut. “Kalau kami melakukan itu (improvisasi berlebihan), maka penggemar Saw pasti akan kecewa. Sebagian besar penggemar film ini adalah ‘pelanggan’ yang telah mengikutinya sejak versi original keluar,” imbuh Peter Spierig.

Peter memberikan sedikit bocoran tentang ide apa yang akan dilakukannya apabila Saw kesembilan dipercayakan kepada mereka. Sutradara Predestination itu mengungkapkan, dia ingin lebih fokus mengembangkan genre thriller pada film tersebut, sehingga tak sekadar mempertontonkan adegan pembantaian.

Tahun lalu, di bawah arahan Spierig bersaudara, Jigsaw terbilang sukses di pasaran dengan keuntungan mencapai USD102,9 juta. Jigsawbercerita tentang kematian-kematian misterius yang merenggut nyawa banyak orang. Menariknya, kasus tersebut disebut-sebut dilakukan oleh seorang pembunuh berantai bernama John Kramer yang telah mati sejak 10 tahun silam.

Sementara untuk seri Saw selanjutnya, diduga tak akan rilis dalam waktu dekat. Pasalnya, serial Saw hanya dirilis setiap setahun sekali. Bahkan, penggarapan serial kedelapannya memakan waktu hingga 7 tahun. Dengan begitu, para penggemar Saw harus sedikit bersabar untuk bisa menyaksikan kembali film itu di layar lebar.

 

(https://celebrity.okezone.com/read/2018/04/10/206/1884571/skrip-terbaru-saw-sedang-digarap-teror-john-kramer-akan-berlanjut)

Page 1 of 3

Asyik di Facebook