Sep 21, 2018 Last Updated 9:19 AM, Sep 21, 2018
Lifestyle

Lifestyle (171)

KANKER bisa disebabkan oleh hal-hal yang tidak pernah Anda bayangkan sebelumnya. Misalnya, barang, benda, serta perabot di rumah dapat meningkatkan risiko kanker!

 

Hal ini diketahui karena beberapa barang atau benda tersebut bersifat karsinogenik. Beberapa lainnya juga mengandung senyawa atau bahan kimia yang dapat memicu perkembangan kanker.

 

Berikut barang atau benda di rumah yang dapat memicu kanker seperti dilansir dari Boldsky, Senin (12/6/2017):

 

Pengharum ruangan

 

Tidak ada yang menginginkan rumah atau mobil bau. Tapi, pengharum ruangan hanya membantu menyamarkan bau busuk tersebut. Pengharum ruangan sebenarnya mengandung zat kimia tertentu yang memengaruhi reseptor penciuman di lubang hidung. Hal ini membuat indra penciuman tidak mampu mengenali bau lainnya. Selain itu, pengharum ruangan juga menyebarkan bahan kimia berbahaya lainnya ke udara, seperti acetaldehyde, benzaldehyde dan methyl pyrrolidone.

 

Lilin

 

Lilin yang terbuat dari parafin, bila dibakar mengandung karsinogen seperti toluena, aldehid, keton dan komponen berbahaya lainnya yang bisa terbentuk di dalam rumah. Pencahayaan lilin sesekali tidak akan menimbulkan masalah, tapi pembakaran lilin secara teratur harus dihindari.

 

Kosmetik

 

Bahan kimia tertentu yang ditemukan dalam kosmetik seperti benzofenon-3 serta karsinogen, seperti formaldehid, benzena, toluena dan dioksan dapat diserap oleh tubuh. Hal ini dapat menyebabkan kanker kulit jika digunakan secara berlebihan.

 

Granit

 

Granit diketahui memancarkan radon, gas radioaktif yang bisa meningkatkan risiko kanker. Hal ini dikenal sebagai bahan produk peluruhan radium.

 

Pasta gigi

 

Kehadiran fluoride dalam pasta gigi telah dihubungan dengan jenis kanker tulang yang disebut osteosarcoma. Pasta gigi juga mengandung triclosan yang bisa menyebabkan perkembangan tumor di dalam tubuh. Inilah salah satu hal terpenting yang meningkatkan risiko kanker, jadi tak boleh sering digunakan.

 

 

 

(okezone.com)

ISLAM memiliki sebuah aturan yang tegas dalam menjalani kehidupan. Baik hal yang salah dan yang benar semuanya sudah diatur.

 

Seperti halnya berbusana atau pakaian, dalam Alquran dan hadist banyak sekali dijumpai penjelasan tentang pakaian. Perihal berbusana untuk wanita dan laki-laki juga harus sesuai syariat agama.

 

Tak ayal jika terdapat ancaman khusus bagi orang-orang yang berbusana yang tidak sesuai syar'i. Bila seorang wanita harus menutup auratnya dan hanya menyisakan wajah dan telapak tangan, bagaimana dengan pria?

 

Mengutip berbagai sumber, laki-laki Muslim dianjurkan tidak berpakaian menyerupai pakaian perempuan, tidak menyerupai pakaian orang musyrik, sopan, dan tidak isbal. Apa itu isbal?

 

Isbal adalah membiarkan panjang celana, sarung, atau busana sejenisnya berada di bawah mata kaki. Kini banyak pria Muslim yang belum menyadari atau mungkin sengaja membiarkan panjang celana yang digunakan berada di bawah mata kaki. Alih-alih ingin tampil keren dan modis, sesungguhnya hal tersebut bisa mendatangkan dosa, karena dibarengi niat menyombongkan diri.

 

"Ada tiga golongan manusia pada hari kiamat nanti. Allah Subhanahu wata'ala tidak berbicara kepada mereka, tidak memandang ke arah mereka, juga tidak menyucikan mereka. Untuk mereka azab yang pedih.

 

Kata-kata tersebut diulang sebanyak tiga kali oleh Rasulullah SAW, hingga para sahabat pun bertanya, "Siapa ketiga golongan tersebut, wahai Rasulullah?." Beliau menjawab,

 

"Orang musbil (memanjangkan pakaian bawahnya), orang yang selalu mengungkit-ungkit kebaikan, dan orang yang menjual barang dagangan dengan sumpah palsu." (H.R. Muslim).

 

Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa yang memanjangkan pakaiannya hingga ke tanah karena sombong, maka Allah SWT tidak akan melihatnya (mempedulikannya) pada hari kiamat." (Shahih al-Bukhari).

 

Sementara itu, sabda Rasulullah SAW yang tercantum dalam Hadits Abu Daud, Kitaabul Libaas (Catatan Pakaian), Juz 2, Bab Perkiraan Tempat Pakaian, yang memiliki arti: 

 

"Pakaian orang Islam itu sampai setengah betis dengan kedua mata kaki, pakaian yang melebihi kedua mata kaki itu dalam neraka. Barang siapa yang memanjangkan pakaiannya sampai melebihi kedua mata kakinya dengan sombong (sengaja menolak kebenaran dan meremehkan), maka Allah tidak akan memperhatikannya."

 

 

 

(okezone.com)

BERGAYA trendi dengan mengenakan busana yang modis memang penting, demi menunjang penampilan dan terlihat tampil menarik di hadapan orang banyak.

 

Tetapi, tidak bisa disangkal bahwa banyak juga orang yang lebih mengedepankan tren semata dalam berpakaian demi alasan untuk bergaya.

 

Hal inilah yang dirasakan oleh MC sekaligus mantan model terkenal, Aline Adita. Sebagai sosok pribadi yang sangat dekat dengan dunia fashion, ternyata bagi seorang Aline faktor kenyamanan itu adalah faktor utama untuk dirinya saat berpenampilan.

 

"Kalau ditanya bagaimana bisa terlihat selalu stylish, kalau aku sih yang pertama sih pasti akan pilih busana yang nyaman pas dipakai. Pilih juga outfit yang memang sesuai dengan karakter kepribadian diri kita sendiri," ungkap Aline saat dijumpai Okezone belum lama ini di kawasan Jakarta Pusat.

 

Aline menambahkan, walau menyadari akan perkembangan tren fashion itu penting. Namun, untuk dirinya sendiri ia memberikan peraturan jangan sampai termakan oleh tren mode yang sebetulnya tidak cocok dengan diri sendiri.

 

"Hal penting ya, jangan jadi korban mode deh istilahnya. Jangan hanya karena semua orang istilahnya sejuta umat sedang pakai baju model A, atau celana model B lalu kita langsung hajar ikut-ikutan juga pakai. Padahal nih pas dipakai, ih kok enggak banget gitu kelihatannya. Memakai busana yang memang bisa menunjang kelebihan yang kita punya itu lebih penting, ketimbang sekedar ikut-ikutan tren," pungkasnya.

 

 

 

(okezone.com)

SALAT 5 waktu yang merupakan kewajiban seluruh umat muslim menjadikan mukena menjadi sahabat karib bagi muslimah. Tak sembarangan memilih mukena, pakaian kedua untuk ibadah ini harus bersih dari najis atau kotoran dan juga nyaman ketika digunakan agar tidak mengganggu khidmatnya salat.

 

Ada banyak tersedia segala jenis bahan dan model mukena yang dijual di pasaran. Namun jangan sampai sampai pilih, alih-alih ingin mengikuti tren justru bahan yang dipilih membuat salat tidak khusyuk.

 

Agar tidak salah pilih berikut jenis bahan yang nyaman digunakan sebagaimana tips yang dibagikan oleh penyanyi cantik, Anisa Rahma kepada Okezone beberapa waktu lalu di Senopati, Jakarta.

 

Katun

 

“Mukena dengan bahan ini menjadi pilihan utama aku untuk dipakai sehari-hari di rumah. Katun itu memiliki tekstur yang kuat halus dan lembut jadi nyaman saat digunakan. Bahannya juga elastis gitu ya, fleksibel jadi bisa mengikuti gerakan-gerakan salat,” ungkapnya. Tambah Anisa, mukena dengan bahan katun juga lebih murah dari pada yang lain jadi selain nyaman ‘kantong’ juga aman.

 

Parasut

 

Kemudian, karena tuntutan pekerjaannya yang harus mobile, mukena yang simple dan ringkas seperti mukena berbahan parasut juga menjadi pilihan dara asal Bandung ini. “Bahan parasut itu juga sejuk, ringan, dan tidak ribet ketika dibawa pergi-pergi. Terus ringkas karena mudah dilipat kecil dan tidak membutuhkan ruang cukup besar di dalam tas,” bebernya.

 

Sutra

 

“Kalau untuk salat Hari Raya aku lebih memilih mukena berbahan sutra. Enggak ada alasan yang gimana gitu sih, mau lebih istimewa aja di Hari Raya pakai bahan sutra. Bahan ini kan adem juga lebih lembut soalnya,” pungkas Anisa.

 

(okezone.com)

SAMBIL menunggu waktu berbuka puasa enaknya melakuan apa ya? Selain keluar rumah membeli takjil, Anda juga bisa lho melakukan serangkaian perawatan kecantikan yang sudah ada dari zaman nenek moyang dulu.

 

Tak perlu repot-repot membeli bahannya, karena semua tersedia di rumah Anda. Jadi tak hanya cantik akhlak karena puasa, tapi juga cantik dari luar dari perawatan berikut ini.

 

Krim susu untuk bibir kering

 

Jika Anda memiliki permasalahan bibir kering yang ekstrem, coba ingat-ingat apa resep nenek moyang yang ampuh untuk mengatasinya? Ya, krim susu ini bisa dengan cepat mengembalikan kelembapan bibir lebih dari lipbalm terbaik apa pun.

 

Masker kunyit untuk mencerahkan

 

Siapa yang tak pernah mendengar masker tradisional dengan kandungan rempah ini? Sebagaimana diketahui kunyit sangat baik untuk kulit. Membuatnya pun mudah, cukup campurkan terigu dengan bubuk kunyit asli kemudian tambahkan perasan lemon dan krim susu hingga seperti masker. Kemudian aplikasikan, diamkan, bilas dan Anda akan merasakan kulit yang kenyal dan juga lebih cerahl.

 

Daun kari untuk rambut hitam alami

 

Mudah saja, cukup haluskan daun kari yang kering kemudian tambahkan minyak kelapa dan hangatkan. Diamkan selama 1 sampai 2 jam sebelum Anda keramas untuk menghitamkan rambut secara alami dan mengurangi rambut rontok.

 

Almond oil untuk mengurangi lingkaran hitam

 

Aktivitas boleh setumpuk, ketika lingkaran hitam muncul jangan melupakan bahan tradisional yang memang sudah ada sejak dulu ini. ya, almond oil yang dicampurkan dengan daun mint bisa memperlancar peredaran daran di bawah mata dan melembutkannya. Ini karena kandungan almond yang tinggi vitamin A sehingga memberikan kulit nutrisi penuh. Demikian dilansir TimesofIndia, Rabu (31/5/2017).

 

(okezone.com)

BUKA puasa bersama (bukber) menjadi salah satu agenda rutin yang kerap dilaksanakan banyak orang saat bulan puasa Ramadan. Bahkan bagi sejumlah orang, bukber seakan menjadi tradisi wajib yang tidak boleh terlewatkan.

Selain itu, kegiatan ini juga sekaligus dijadikan momen untuk berkumpul dan temu kangen teman lama. Tak heran jika banyak orang yang ingin tampil maksimal dan menarik. Desainer busana Muslim ternama, Dian Pelangi pun merekomendasikan beberapa item fashion yang wajib dimiliki di musim Ramadhan agar tampilan lebih stylish. Berikut ulasannya.

1. Gamis atau abaya
Pastikan Anda memiliki gamis atau abaya sedikitnya satu model. “Biar enggak keribetan sendiri dengan kostum yang dipakai saat beribadah, kita fokus pada beribadah saja. Kalau terlalu banyak styling, malah bikin gerahlah atau enggak nyaman sehingga mempengaruhi mood jadi enggak bagus,” papar Dian Pelangi.

2. Kaftan
Dian menilai, hingga saat ini kaftan masih diminati para wanita. "Hanya yang akan ngetren adalah modelnya akan lebih banyak bermain pada cutting. Bermain pada tema deconstructionreconstruction. Selain itu, ada banyak model baju yang akan menjual model pecah pola yang sedikit rumit,” kata dia.

3. Scarf motif menarik
Tahun ini, beberapa label busana Muslim tengah berbondong-bondong merancang scarf dengan beragam motif unik dan menarik. Oleh karena itu, penggunaan kerudung segi empat semakin diminati lantaran juga lebih praktis menggunakannya.

"Tekstur kain yang lebih tipis dan kadang kasar, print scarf ideal dikenakan untuk segala jenis umur," jelasnya.

4. Warna netral
Dian menilai, saat ini warna netral tengah diminati.“Orang akan lebih menyukai warna-warna netral dan monokrom. Kalau pun ada yang suka dengan pastel, ya tidak apa-apa juga. Hanya saja, usahakan pilih gradasi warna tetap berpegang pada prinsip monokrom, jika ingin terlihat lebih modis,” pungkasnya.

TREN soal make-up hingga skincare memang berjalan sangat cepat, dari hari ke hari. Di mana, Instagram salah satunya menjadi wadah platform media yang tepat untuk penyebaran tren seputar kecantikan ini.

 

Seperti contohnya, setelah belum lama ini tren alis naga dan craving eyebrow ramai menghiasi Instagram. Kini, ada satu lagi tren terbaru yang sedang viral. Seperti dikutip Teenvogue, Jumat  (26/5/2017) disebutkan bahwa bubble mask atau yang biasa disebut cloud mask sekarang sedang ramai beredar di Instagram.

 

Masker awan ini disebutkan ialah salah satu produk dari produk skincare asal Korea Selatan yakni "oxygen mask". Yaitu masker wajah biasa, yang ketika diaplikasikan ke wajah maka masker tersebut berubah menjadi gumpalan busa yang menyerupai gumpalan awan. Di mana gumpalan busa tersebut, menandakan bahwa masket tersebut sedang bekerja dengan baik.

 

Namun, tidak banyak orang awam yang tahu bahwa proporsi gumpalan busa tersebut bisa semakin banyak dan membesar dari waktu ke waktu saat dikenakan. Masker awan ini awalnya ramai menjadi perbincangan, diawali oleh seseorang bernama ZeApollo yang menunggah foto selfie dirinya yang sedang mengenakan masker awan tersebut, sambil menuliskan "I am a cloud, It won't stop," dalam keterangan foto wajah dirinya yang tertutupi oleh gumpalan busa.

 

Sementara itu, sebetulnya busa-busa tersebut disebutkan berfungsi untuk mengeluarkan tumpukan kotoran dan debu dari dalam pori-pori wajah. Sehingga membuat hasil akhir kulit wajah yang bersih

 

(okezone.com)

USIA tak lagi muda masih bisa jerawatan? Tak menuntut umur, ketika seseorang telah menginjak usia yang dewasa juga bisa mengalami permasalahan kulit seperti jerawat.

 

Mengapa tidak, jerawat dewasa bisa muncul kapan saja ketika hormon di dalam tubuh Anda tidak seimbang. Tak peduli usia Anda sekarang, umur 40 atau 50-an misalnya, bisa saja muncul satu jerawat yang tak dinyana.

 

Selain hormon yang tidak seimbang, biasanya jerawat dewasa ini muncul karena diet yang salah, polusi dan stress. Berikut penjelasan selengkapnya sebagaimana dilansir Mirror, Selasa (16/7/2017).

 

Polusi

 

Asap knalpot dan bahan kimia beracun dapat menyebabkan peradangan, penyumbatan pori-pori dan risiko jerawat yang lebih tinggi. Dan seseorang di usia dewasa pun bisa terkena dampaknya.

 

Ketidakseimbangan hormon

 

Fluktuasi selama siklus menstruasi, kehamilan dan menopause bisa menyebabkan jerawat. Ketika ini kadar testosteron lebih tinggi, lalu meningkatkan sebum yang sebagai salah satu sebab munculnya jerawat.

 

Makanan

 

Semakin bertambah usia, mungkin saja ada beberapa makanan yang tak bisa diterima dengan baik oleh tubuh terutama pada kulit yang memicu jerawat. Makanan tersebut seperti, susu, gluten, kafein, alkoho dan kacang tanah.

 

Stres

 

Orang dewasa banyak yang dipikirkan. Ya, inilah pemicunya, ketika stress kortisol yang merupakan hormone stress meningkat. Kemudian gula darah juga akan naik yang membuat peradangan dan akhirnya menimbulkan jerawat. Ini juga mempengaruhi kesehatan usus, mempengaruhi pencernaan dan penyerapan nutrisi.

 

(okezone.com)

PIGMENTASI kulit menjadi masalah pada wajah yang seringkali dikeluhkan oleh banyak wanita Indonesia. Tak ayal jika banyak wanita yang melakukan sejumlah perawatan khusus untuk menghilangkan masalah pigmentasi di klinik kecantikan.

 

Pigmentasi merupakan akar dari permasalahan kulit wajah. Hal ini terjadi akibat produksi pigmen melanin pada kulit yang berlebih. Lantas, bagaimana trik mencegahnya?

 

"Kalau akibat paparan matahari, bisa pakai sunscreen. Saya menyarankan minimal pakai SPF 30-40 karena terlalu tinggi seperti 50, misalnya, akan kurang stabil dan menjadi berminyak," papar dokter Christie Anggana Harijani, kepada Okezone, beberapa waktu lalu.

 

Penggunaan sunscreen disarankan untuk berulang. Pasalnya, setiap jenis sunscreen memiliki daya tahan lama yang berbeda pada kulit.

 

"Misalnya, untuk SPF 30 bisa tahan enam jam. Jadi, penting untuk re-apply. Kalau benar-benar di bawah sinar matahari, mungkin 3-4 jam re-apply," ujar dr Christie.

AGAR mendapatkan wajah lebih bersih dan bebas dari masalah kulit, penting untuk melakukan perawatan wajah yang ekstra. Salah satunya dengan melakukan tindakan facial yang tersedia di berbagai salon atau klinik kecantikan.

 

Facial sendiri merupakan sebuah tindakan yang bertujuan untuk membersihkan wajah dari komedo dan jerawat. Meski sudah familiar, facial rupanya kerap dipandang sebagai sesuatu yang mahal dan menyakitkan.

 

Padahal, tak ada salahnya untuk melakukan perawatan satu ini secara rutin. Oleh karena itu, berikut adalah beberapa hal yang perlu diketahui sebelum melakukan facial, seperti dilansir Stylecraze, Senin (15/5/2017).

 

Berkonsultasi dengan terapis atau dokter kecantikan

 

Menurut Laura Benge, National Spa Director, salah satu yang perlu dipersiapkan sebelum facial adalah berkonsultasi dengan terapis atau dokter kecantikan yang menangani facial wajah. Anda bisa bercerita mengenai masalah wajah yang mengganggu dan hasil yang ingin didapat. Terapis atau dokter kecantikan pun dapat memberikan saran terkait jenis facial atau perawatan wajah apa yang seharusnya dilakukan.

 

Hindari paparan sinar matahari

 

Sebelum melakukan facial wajah, sebisa mungkin hindari paparan sinar matahari. Jika ingin fokus terhadap pembersihan pori-pori wajah, paling baik melakukan facial setelah beraktivitas di mana Anda tidak akan melakukan aktivitas apa pun.

 

Disarankan tidak menggunakan make-up setelah facial

 

Perawatan setelah facial berbeda-beda yang dilakukan setiap orang. Perihal penggunaan make-up, Anda memang bisa menggunakannya setelah facial. Namun, sebaiknya berikan waktu agar kulit wajah dapat bernapas.

 

Lakukan facial secara rutin

 

Sebaiknya lakukan perawatan facial secara rutin di salon atau klinik kecantikan. Namun, ini bergantung pada masalah pada wajah yang Anda alami. Jika mengalami jerawat atau hiperpigmentasi, sebaiknya lakukan setiap satu pekan sekali.

Asyik di Facebook