Aug 16, 2018 Last Updated 8:30 AM, Aug 6, 2018
Nasional

Nasional (465)

Kasus dugaan penistaan agama yang menjerat gubernur nonaktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok memasuki babak bari. Hari ini, Selasa (13/12/2016), sidang perdana kasus Ahok ini akan digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat.

Humas PN Jakarta Utara, Hasoloan Sianturi mengatakan, pihaknya sudah siap menggelar sidang kasus yang membelit petahana Pilgub DKI 2017 itu. Menurut dia, kini yang dipersiapkan hanya memastikan kehadiran lima anggota majelis hakim yang akan menyidangkan kasus tersebut.

Kelima hakim yang nanti bakal menyidangkan Ahok, yakni Dwiarso Budi Santiarto selaku ketua majelis, dengan masing-masing sebagai anggota, Jupriadi, Abdul Rosyad, Joseph V. Rahantoan dan I Wayan Wirjana. Sidang dijadwalkan digelar pukul 09.00 WIB.

“Persiapan menyiapkan hakim yang memimpin sidang, menyiapkan ruang sidang atas pelimpahan perkara,” kata Hasoloan ketika berbincang dengan Okezone, Senin 12 Desember 2016 malam.

Ahok ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penistaan agama oleh Bareskrim Polri pada 16 November 2016. Mantan Bupati Belitung Timur itu dijerat dengan Pasal 156 a Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Kasus dugaan penistaan agama ini berawal ketika Ahok melakukan kunjungan kerja ke Kepulauan Seribu pada September 2016. Di sana Ahok menyitir Surat Al Maidah ayat 51 dihadapan masyarakat setempat.

Kini, Ahok mesti duduk di kursi pesakitan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, meski telah meminta maaf kepada masyarakat Indonesia, khususnya umat Islam.

Korban gempa tektonik di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh terus bertambah. Data terbaru hingga pukul 13.00 WIB, korban meninggal dunia bertambah menjadi 40 orang. Korban terluka sekira 190 orang.

 

Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Penanggulangan Bencana Aceh Heni Via menerangkan, sampai saat ini korban masih saja bertambah, petugas gabungan bersama masyarakat terus melakukan upaya pencarian, dan penyelematan terhadap korban gempa yang terjadi pagi tadi.

 

 

“Petugas masih fokus melakukan pencarian, sampai sekarang terdata puluhan ruko rusak, dimungkinkan data korban akan bertambah,” terang Heni kepada Okezone, Rabu (07/12/2016).

 

 

 

Sebagaimana diketahui, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, diguncang gempa tektonik. Gempa terjadi sekira pukul 05.03 WIB dengan kekuatan 6,5 SR. Akibat gempa itu, sejumlah bangunan dilaporkan mengalami kerusakan. Warga yang panik pun berhamburan keluar rumah.

 

 

 

Tiga lokasi terparah diakibatkan oleh gempa sekira pukul 05.03 WIB di Pidie Jaya yang berada di tiga kecamatan yakni Kecamatan Merdu, Kecamatan Tringgadeng dan Kecamatan Samalaga 3.

 

 

 

Pusat gempa bumi terletak pada 5,25 LU dan 96,24 BT; tepatnya di darat pada jarak 106 kilometer arah tenggara Kota Banda Aceh pada kedalaman 10 km di Kabupaten Pidie Jaya. Gempa terasa hingga Kota Banda Aceh serta Aceh Besar, kemudian juga mencapai Aceh Jaya, Meulaboh, Aceh Barat, dan Kota Sabang.

Sebanyak 47 negara telah menyatakan kesiapannya untuk hadir dalam acara Asian and Pacific Regional Meeting (APRM) ke-16 di Nusa Dua Bali. Acara ini akan dibuka pada Selasa (6/12/2016) hari ini dan berlangsung hingga Kamis 9 Desember 2016.

Sekjen Kementerian Ketenagakerjaan Abdul Wahab Bangkona menyebut 47 perwakilan/kedutaan negara itu merupakan anggota Internasional Labour Organization (ILO) untuk Kawasan Asia Pasifik dan Negara Arab di Jakarta.

"Indonesia merasa terhormat telah dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan APRM ke-16 tahun ini, dan Indonesia siap untuk mensukseskan penyelenggaraan APRM ke-16 tahun ini, " kata Abdul Wahab Bangkona di Nusa Dua, Bali, Selasa (6/12/2016).

Abdul Wahab mengatakan Wakil Presiden Jusuf Kalla dijadwalkan hadir dan membuka acara yang bertemakan "Building an inclusive future with decent work: Towards suistainable development in Asia and Pacific" ini.

Penunjukkan ILO kepada Indonesia sebagai tuan rumah (host country) pelaksanaan APRM tahun 2016 di Bali menurut Abdul Wahab dilatarbelakangi stabilitas politik dan keamanan Indonesia yang dinilai cukup baik. Selain itu Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat pertumbuhan ekonomi positif serta masuk dalam negara anggota G20.

"Sebagai anggota Governing Body (GB) ILO, kerjasama Indonesia dalam forum ILO selama ini terjalin dengan baik," jelasnya.

Menurut Abdul Wahab, APRM ILO merupakan forum yang digelar tiap lima tahun sekali sebagai ajang komunikasi dalam tata kelola ketenagakerjaan. Kegiatan ini biasanya juga dihadiri para Menteri Tenaga Kerja dan perwakilan unsur tripartit dari 47 negara anggota ILO di Kawasan Asia Pasifik dan Negara-Negara Arab.

Peserta pertemuan APRM ke-16 akan mendiskusikan isu prioritas tentang dunia ketenagakerjaan di kawasan regional dan visi ILO untuk mencapai kerja layak dalam periode 2016-2021.

"Tujuan pelaksanaan APRM tersebut adalah pembahasan program dan pelaksanaan kegiatan ketenagakerjaan di Kawasan Asia Pasifik, sebagai upaya untuk mendukung agenda Decent Work for All (kerja layak untuk semua)," pungkas Abdul Wahab.

Tim selam gabungan dari Kantor SAR Tanjungpinang dikerahkan untuk mencari bangkai atau puing pesawat Polri M-28 Skytruck P-4201 yang jatuh di perairan Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau (Kepri).

"Tim selam gabungan dari Kantor SAR Tanjungpinang bergerak ke TKP menggunakan Kapal Negara (KN) SAR Baladewa. Rencananya akan dilakukan penyelaman di beberapa titik yang telah dicurigai terdapat bangkai atau puing pesawat," kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Mabes Polri Kombes Pol Martinus Sitompul di Jakarta, Senin (5/12/2016).

Ia menjelaskan KN SAR Baladewa akan melaksanakan citra bawah laut menggunakan sonar scan, namun waktunya belum ditentukan. "Kemudian, Kapal Polisi (KP) Bisma dari Mabes Polri juga akan ditempatkan pada center area pencarian sebagai tempat landing helikopter BO P-1113," sambung mantan Kabid Humas Polda Jabar ini.

Selanjutnya, kata dia, Asisten Operasional (Asops) Kapolri bersama Kapolda Kepri akan melaksanakan giat pengawasan dan pengendalian (wasdal) Operasi SAR di Pulau Senayang.

"Unsur SAR di pangkalan Pulau Senayang juga telah bergerak menuju sektor pencarian. Sementara Direktur Operasi Basarnas dan Kepala Kantor SAR Tanjungpinang akan berangkat ke Pulau Senayang menggunakan Helikopter HR 3601 dopang milik Basarnas, namun waktu masih tentatif). Rencananya di Pulau Senayang juga akan dibuatkan posko SAR tambahan," tuturnya.

Ia juga menambahkan bahwa sektor area pencarian pada H+3 (hari ini) sesuai rencana operasi yang telah dibuat. Sebelumnya, pesawat M-28 Sky Truck terbang dari Jakarta menuju Pangkal Pinang dengan 16 orang di dalamnya. Di Pangkal Pinang tiga orang turun.

Sementara yang lain melanjutkan penerbangan menuju Batam sebanyak 13 orang terdiri lima kru dan delapan penumpang. Namun, pesawat tersebut hilang kontak saat terbang di atas wilayah Kabupaten Lingga dan kemudian diketahui jatuh di perairan utara Kabupaten Lingga pada Sabtu siang.

Marsih (55), warga Dusun Klumpit, Desa Nampirejo, Temanggung, Jawa Tengah (Jaetng) tewas dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Temanggung, akibat luka serius yang diterimanya dari seseorang yang kini dalam pencarian kepolisian.

Adik kandung korban, Sodikin (52) mengatakan, Selasa pagi, korban keluar rumah untuk mencari kayu bakar, hingga sekira pukul 06.00 WIB, ada warga yang memberitahu jika bahwa kakaknya ditemukan terkapar dengan luka parah di kebun belakang rumah warga bernama Arif di Dusun Mantenan, Desa Greges Kecamatan Tembarak Temanggung. 

"Luka yang diderita, diantaranya muka lebam dan bocor pada kepala bagian kanan. Kakak dibawa ke RSUD menggunakan mobil patroli Polsek Tembarak," katanya, seperti dikutip dari KRjogja, Rabu (30/11/2016).

Sodikin mnembahkan, tidak terima atas pembunuhan tersebut dan telah melaporkan pada kepolisian tentang seseorang yang dicurigai sebagai pelaku pembunuhan. Semuanya kini diserahkan pada kepolisian untuk segera mengungkap dan menangkap pelaku untuk diproses hukum demi keadilan. 

"Setahun lalu kakak pernah hendak diperkosa lalu berteriak minta tolong. Pelakunya berhasil ditangkap dan mendapat sanksi sosial warga. Selama ini kakaknya juga tidak ada masalah dengan warga lain," ujar dia.

Kedutaan Besar Republik Indonesia Riyadh kembali berhasil dalam memberikan perlindungan kepada WNI kurang beruntung yang dihadapkan pada kasus hukum. Sepasang suami istri, Tohirin bin Mustofa dan Nurnengsih binti Tasdik dituduh majikannya melakukan sihir dan terancam hukuman mati pada Desember 2015.

“Sejak Januari 2016, setelah menerima laporan kasus pasutri tersebut, KBRI Riyadh langsung mengambil langkah-langkah perlindungan diantaranya menemui mereka di tahanan dan menunjuk seorang pengacara bernama Ali Al-Ghamdi untuk membantu penyelesaian kasus hukum keduanya,” kata Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel, lewat rilis yang diterima Tempo, Minggu, 27 November 2016.

Bulan Mei 2016, sang suami bebas dan disusul oleh istrinya pada bulan November 2016.

Saat ini keduanya telah bebas dari tahanan penjara Riyadh dan sekarang berkumpul kembali di rumah sewaan mereka bersama ketiga anaknya termasuk si bungsu yang masih bayi.

 

Keduanya juga melanjutkan pekerjaan mereka di Dar Al-Bayan, sekolah khusus untuk menghafal Al-Quran, dimana Tohirin menjadi sopir bus antar jemput sekolah dan istrinya sebagai cleaning service.
Kasus Tohirin dan Nurnengsih bermula sejak akhir Desember 2015, dimana mantan majikan keduanya yang bernama Sanad Al-Zouman telah menuduh mereka melakukan sihir terhadap istri sang majikan, padahal Tohirin telah bekerja dengan mereka selama 12 tahun hingga tahun 2013.

Atas tuduhan tersebut, Kepolisian Riyadh telah melakukan penahanan dan memproses kasus keduanya hingga berlanjut ke Pengadilan.

Setelah melalui proses persidangan pertama di bulan Apri 2016, kedua, ketiga dan keempat serta pengadilan banding, akhirnya Tohirin dan istri  berhasil diselamatkan dan telah bebas dari tuduhan sihir pada 25 November 2016.

Tohirin juga telah meminta pengacara Ali Al-Ghamdi untuk melakukan tuntutan balik kepada majikannya dan meminta kompensasi atas kerugian yang dialaminya akibat dituduh melakukan sihir.

Menurut Dubes Agus Maftuh, kasus sihir sering menimpa para WNI di Arab Saudi karena beberapa alasan baik yang berasal dari akal-akalan majikan maupun karena kekurangtahuan sebagian WNI.

Beberapa WNI memiliki kebiasaan menyimpan jimat, isim atau coretan-coretan rajah yang ditulis dalam selembar kertas. Hal ini kerap dijadikan alasan majikan Arab Saudi untuk menuduh telah melakukan sihir dikaitkan dengan peristiwa yang menimpa anggota keluarga mereka seperti sakit atau meminta perceraian.

“Penting diketahui para WNI bahwa ancaman hukum bagi tindakan sihir apabila terbukti di Arab Saudi adalah hukuman mati. Karenanya para WNI diharapkan untuk waspada dan meningkatkan pengetahuan tentang kebiasan hukum yang berlaku di suatu negara,” kata Dubes Agus Maftuh.

Dia menegaskan KBRI Riyadh terus berkomitmen untuk siap membantu semua ekspatriat Indonesia yang menghadapi kasus hukum di Arab Saudi, dalam rangka melindungi hak-hak mereka di hadapan hukum agar diperlakukan secara adil dan tidak dizalimi.

KBRI Riyadh selama tahun 2016 telah menangani ribuan kasus hukum, baik kasus pelanggaran hukum berat, keimigrasian maupun ketenagakerjaan.

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian (Lemkapi) Edi Hasibuan meminta Polri terus bekerja dan menindak pelaku provokasi dengan mengeluarkan ujaran kebencian yang marak terjadi di media sosial terutama menjelang demonstrasi Bela Islam Jilid III pada 2 Desember 2016.

Mantan Komisioner Kompolnas itu mengapresiasi langkah Polri yang bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dengan menutup sejumlah website yang kerap melakukan provokasi di balik kasus dugaan penistaan agama yang menjerat Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

"Saya kira polisi terus bergerak dan Polda Metro juga terus bekerjasama Kominfo dan itu bagus dan saya berharap polisi tidak boleh membiarkan banyak ujaran kebencian di medsos, apalagi menyampaikan pesan yang provokasi jangan biarkan itu terjadi karena menghasut," kata Edi saat berbincang dengan Okezone, Senin (28/11/2016).

Edi menambahkan, Tim Cyber Bareskrim Polri juga harus bekerja ekstra maksimal agar medsos tak membuat gaduh terkait rencana Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF-MUI) yang akan menggelar ibadah Salat Jumat di sepanjang Jalan MH Thamrin-Sudirman, Jakarta, pada demo 2 Desember yang salah satunya menuntut agar Ahok ditangkap dan ditahan usai ditetapkan sebagai tersangka.

"Saya kira Tim Cyber sudah ada yang diproses seperti yang kemarin dan harus lebih maksimal untuk proses siapa saja yang melakukan ujaran kebencian. Apalagi melakukan fitnah karena itu membuat situasi tidak kondusif," tegasnya.

Sementara Presiden Joko Widodo (Jokowi) berulang kali mengingatkan agar masyarakat menggunakan media sosial dengan cerdas dan menghindari aksi saling menghujat. Ia prihatin dengan penyalahgunaan medsos yang marak sekarang ini.

"Dalam tiga minggu belakangan yang ada di medsos adalah saling menghujat, ejek, memaki, fitnah, adu domba. Banyak berita bohong, itu bukan nilai Islami kita, bukan tata nilai keindonesiaan kita," kata Jokowi saat membuka Kongres XVII Muslimat NU di Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis 24 November 2016.

Bukan hanya ujaran kebencian, menurut Jokowi, media sosial juga menjadi sarang pornografi jika tak digunakan dengan bijak. Hal inilah yang berpotensi merusak budi pekerti anak-anak Indonesia.

"Anak-anak kita baik mulai dari PAUD, TPA, Madrasah kita ingatkan, menggunakan medsos utk kepentingan yang positif," ujar dia. 

Bayi perempuan yang dibungkus kain ditemukan di tumpukan karpet di samping lemari di musala Dusun Bangunrejo, Desa Rejosari, Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jawa Timur (Jatim), Kamis 24 November 2016.

Bayi perempuan tersebut pertama kali diketahui oleh Imam Khudori (60), yang saat itu sedang adzan Subuh di musala setempat. Saat itu, Imam dikagetkan dengan suara tangisan bayi di dalam musala.

Imam pun mencari sumber suara itu dan ternyata suara tersebut merupakan tangisan bayi yang ditaruh di tumpukan karpet musala. Imam langsung melaporkan penemuan bayi itu ke petugas Polsek Kebonsari.

Kapolsek Kebonsari, AKP Edy Riyanto mengatakan, bayi perempuan itu dalam kondisi sehat dan terbungkus kain selimut. Edy menambahkan, di samping bayi perempuan itu juga terdapat sebotol susu yang masih hangat, beberapa baju, dan secarik kertas berisi pesan.

Dalam kertas itu, tertulis nama bayi tersebut yaitu Zairah Mistaqul Ima dan lahir pada 3 Agustus 2016 di Madiun.

“Saya bukannya membuang bayi ini, tapi keadaan,” kata Edy, membacakan isi pesan di kertas yang ada di samping bayi perempuan itu, seperti dikutip dari Madiunpos.com, Jumat (25/11/2016).

Saat ini, bayi perempuan itu dirawat di Poliklinik Rawat Inap Ponet Desa Mojorejo, Kecamatan Kebonsari. Polisi masih melakukan penyelidikan mengenai orang tua yang tega membuang bayi tersebut.

Memanasnya situasi nasional paska demonstrasi 4 November 2016 malam lalu di depan Istana Negara yang berujung bentrok. Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) pun mengatakan aksi tersebut telah disusupi oleh aktor politik yang memanfaatkan momen tersebut.

Tak mau terus berlarut dalam masalah itu, Presiden Jokowi pun langsung melancarkan strateginya dengan melakukan safari politik ke seluruh elemen masyarakat. Hal itu dilakukan untuk segera menurunkan tensi perpolitikan yang sempat memanas.

"Tentu saja, presiden harus segera bertindak untuk meredakan aksi yang berbau SARA tersebut. Jika presiden tidak segera bertindak maka situasi bisa semakin membara dan tidak terkendali," ujar Peneliti Senior Indonesian Public Institute Karyono Wibowo kepada Okezone, Rabu (23/11/2016).

Oleh karena itu, Karyono yang juga pengamat politik itu menilai langkah Jokowi yang segera melakukan silahturahmi dan berdialog dengan alim ulama, pimpinan organisasi Islam, dan pimpinan partai politik merupakan langkah tepat.

Karyono menambahkan, dari seluruh konsolidasi yang dilakukan oleh Jokowi, dapat dikatakan bahwa polanya adalah pendekatan dialogis dan hukum dalam menyelesaikan masalah.

"Pada konteks ini, saya melihat ada tiga pendekatan, yaitu pendekatan dialogis, pendekatan hukum, dan pendekatan keamanan," ujarnya.

Di sisi lain, kata Karyono, kunjungan Jokowi ke institusi TNI dan Polri beberapa waktu lalu sebagai pesan yang dapat disiratkan adalah untuk memastikan aparat keamanan dalam posisi siap siaga jika terjadi gerakan inkonstitusional yang mengancam stabilitas nasional.

"Presiden juga ingin menegaskan bahwa TNI dan Polri akan berada di garis terdepan bersama-sama dengan rakyat dalam menjaga dan mengawal Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika," tuturnya.

"Sehingga, siapapun dan kekuatan manapun yang mengganggu empat prinsip kebangsaan tersebut akan berhadapan dengan TNI dan Polri bersama-sama dengan rakyat," imbuhnya.

Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dengan bus terjadi di Jalan Raya Tawangsari-Weru, di Desa Tawang, Weru, Sukoharjo, Jawa Tengah (Jateng). Dalam kejadian tersebut, satu orang tewas ditempat karena mengalami luka parah.

Kasatlantas Polres Sukoharjo, AKP Finan Sukma Radipta mengatakan, korban tewas yakni Wenang Satrio Pambudi (16), warga Dukuh Ngasinan Desa Watubonang Kecamatan Tawangsari.

Kronologis kejadian bermula saat korban mengendarai sepeda motor AD 4802 YT dari arah Utara ke Selatan melintas di Jalan Raya Tawangsari–Weru. Saat hendak mendahului kendaraan di depannya, dari arah berlawanan datang sebuah bus dengan nomor polisi AD 1742 AH yang dikemudikan Sudari (50), warga Ngunut, Karangpandan, Karanganyar. Kecelakaan tidak bisa terhindarkan setelah sepeda motor korban menabrak bus.

Kejadian tersebut dilihat oleh warga sekitar dan pengguna jalan yang kemudian mendekat untuk memberikan pertolongan. Kondisi korban mengalami luka parah pendarahan di kepala. Warga selanjutnya melaporkan kecelakaan tersebut ke Satlantas Polres Sukoharjo. Petugas kemudian datang untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

“Korban meninggal dunia dilokasi kejadian usai kecelakaan,” ujar AKP Finan, seperti dikutip dari KRjogja, Selasa (22/11/2016).

Asyik di Facebook