Feb 21, 2018 Last Updated 9:27 AM, Feb 19, 2018
Nasional

Nasional (374)

Komisi II DPRD Kota Batam menyoroti anggaran 2018 untuk konsumsi nasi kotak di Sekretariat Pemko Batam dalam Rapat Dengar Pendapat, Kamis (9/11).

 

Menurut sejumlah anggota dewan harga tersebut terlalu mahal dan kurang masuk akal. Apalagi saat ini Pemko sedang defisit.

“Nasi kotak apa yang harganya sampai Rp 50 ribu. Sedangkan yang harga 30 ribu aja sekarang sudah dapat dua lauk,” kata anggota komisi II, Idawati.

Ia juga protes karena harga setiap nasi kotak untuk kegiatan yang berbeda tidak sama. Misalkan,anggaran untuk petugas penjaga keamanan dengan anggaran untuk petugas lainnya bisa sama. Ada yang harganya Rp 35 ribu satu kotak dan ada yang harganya Rp 50 ribu satu kotak.

“Misalnya di sini, ada anggaran untuk anak yatim piatu Rp 35 ribu satu kotak. Tetapi ada anggaran untuk kegiatan lain Rp 50 ribu.Kenapa tidak diseragamkan saja Rp 30 ribu,”katanya.

Menurutnya pembelian konsumsi untuk kegiatan yang bukan untuk internal pegawai ini kelihatan kecil. Tetapi sesungguhnya sangat besar. Ini karena satu acara bisa dihadiri ratusan atau ribuan orang misalnya Mtq, atau kegiatan lainnya.

Anggota komisi II lainnya, Ucok Tambusai juga menilai, anggaran untuk nasi kotak ini perlu dipertanyakan. Kenapa bisa untuk satu nasi kotak harganya Rp50 ribu. Tetapi di lain sisi,ada satu nasi kotak yang masih bisa dijangkau diharga Rp 35 ribu.

“Ini perlu diperbaiki lagi penganggarannya.Kok bisa dibeda-bedakan. Dan kenapa tidak disamakan saja di harga yang terendah,”katanya.

Sementara Dandis Rajagukguk anggota komisi II dari fraksi PDI Perjuangan melihat kurang bagusnya perencanaan anggaran oleh sekretariat Pemko Batam. Ia melihat untuk satu pos anggaran dan kegiatan yang sama harusnya nilai anggarannnya sama.

“Kalau memang sama-sama satu kegiatan kenapa sampai beda-beda anggarannya. Itu tidak boleh,” katanya.

Sementara itu Faisal Riza dari bagian administrasi pembangunan Setda Kota Batam mengatakan anggaran untuk nasi kotak Rp50 ribu itu besar karena selain nasi sudah termasuk makanan ringan. Meski demikian, ia mengaku bahwa ini masih akan diperbaiki lagi.

“Ini mungkin sudah termasuk teh ataupun snack. Tapi akan diperbaiki lagi,”katanya. 

(http://batampos.co.id/2017/11/10/pemko-batam-anggarkan-1-nasi-kotak-seharga-rp-50-ribu-dprd-meradang/)

Perekonomian yang lesu menimbulkan efek domino bagi masyarakat Batam. Bukan hanya membuat sekitar 200 ribu orang kehilangan pekerjaan, kondisi ini juga mengakibatkan kesehatan masyarakat menurun. Baik fisik maupun psikis.

 

PRIA berkemeja liris putih-biru itu tampak serius. Dengan penuh seksama, ia menempelkan stetoskop di dada seroang pasien. Sesekali ia menggeser posisi alat tersebut.

Usai memeriksa, pria ini berbincang dengan pasiennya mengenai penyakit yang diderita. Sejurus kemudian tangannya menarik kertas di meja kerjanya. Pena di antara ibu jari dan telunjuknya menari di atas kertas itu. Ia menulis resep obat untuk si pasien.

Dia adalah dr Brain Gantoro SpGK, dokter spesialis gizi Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) Batam. Jumat siang (3/11) pekan lalu Batam Pos menemuinya di ruang praktiknya di lantai enam RSAB Batam.

Brain menjelaskan kondisi ekonomi sangat besar pengaruhnya pada kesehatan masyarakat. Saat ekonomi lesu, daya beli masyarakat menurun. Efeknya, yang biasanya belanja makanan yang bergizi demi memenuhi standar kebutuhan gizi tubuhnya dan keluarganya, terpaksa belanja makanan yang standar gizinya lebih rendah.

“Gizi itu didapat menggunakan apa? Ya dengan duit. Kalau duit tak ada bagaimana mau memenuhi asupan gizinya,” katanya.

Saat krisis, kata dia, masyarakat cenderung memilih makanan yang harganya relatif murah. Masyarakat tak lagi berpikir apakah kandungan gizinya cukup atau tidak. Masyarakat tak lagi melihat apakah kadar lemaknya tinggi, bervitamin atau tidak. Yang penting harganya ekonomis dan mengeyangkan.

“Akibatnya, gizi menjadi tak seimbang. Penyakit degeneratif akan cepat datang, seperti jantung, stroke, kanker, dan diabetes,” ungkapnya.

Penyakit degeneratif itu, menurut Brain, tidak langsung timbul. Melainkan ditandai dengan gejala gangguan kejiwaan dan tubuh.

“Awalnya pikiran, lalu ke saluran cerna seperti muntah, mencret, konstipasi, tak nafsu makan. Ditambah pola makan salah, ya sudah muncul penyakit degeneratif itu,” jelasnya.Brain mengungkapkan, di era krisis seperti sekarang ini memang harus hati-hati dan lebih cermat dalam memilih makanan. Ia menyebutkan sebagian besar pasien yang datang kepadanya adalah pasien dengan masalah gizi karena faktor pikiran.

“75 persen pasien yang saya urus itu karena faktor stres. Ada akibat masalah ekonomi, ada juga akibat faktor-faktor lainnya,” ungkapnya.

Direktur RSAB Batam, dr Widya Putri. MARS menyebutkan, akhir-akhir ini pihaknya banyak menerima pasien dengan indikasi non infeksi seperti jantung, diabetes mellitus, hipertensi, stroke, hingga kanker. Ada dua tipe penyakit dengan intensitas tinggi di RSAB, yakni penyakit infeksi seperti diare, ISPA, DB Dengue, dispepsi atau mag. Sedangkan penyakit non infeksi seperti jantung, diabetes mellitus, hypertensi, stroke, dan kanker.

“Persentasenya 70 persen pasien kategori penyakit infeksi, dan 30 persen kategori non infeksi,” ujar Widya, Kamis (2/11) lalu.

Apakah itu ada pengaruhnya dengan kondisi ekonomi saat ini sehingga berpotensi mempengaruhi kesehatan? Widya mengaku belum bisa menyimpulkan ke arah tersebut. Butuh survei khusus dan tentunya harus atas persetujuan keluarga pasien. “Itu sudah masuk ranah privasi,” jelas Widya.

Namun, Widya membenarkan penyakit timbul memang bisa akibat kesalahan konsumsi dan kurang gizi. Namun bukan itu saja, pemicunya, banyak akibat pengaruh pikiran. Misalnya stres yang bisa memicu penyakit berbahaya lainnya.

“Stres itu bisa menimbulkan berbagai macam penyakit, mulai dari gangguan saluran pencernaan, asam lambung, dada berdebar-debar, keringat dingin. Ini kalau tak segera ditangani secara medis, atau lewat pemikiran positif si penderita ya bisa fatal,” jelasnya.

Manajer Pengembangan Bisnis RSAB, dokter Shinta Trilusita menyebutkan dibanding 2016 lalu, untuk gangguan saluran cerna akibat stres terjadi peningkatan kunjungan untuk tahun ini.

Untuk melihat faktor penyebabnya, Shintia mengaku tak bisa hanya melihat dari satu sisi indikasi, tapi harus melibatkan konsultasi psikiater. Apakah itu diakibatkan masalah rumah tangga, pekerjaan, atau murni sakit.

“Pasien yang mengalami stroke, jantung, misalnya. Penyebabnya apa karena masalah ekonomi, itu perlu dibuktikan lagi ke si pasiennya,” jelas Shinta.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi mengatakan gangguan kesehatan yang paling berdampak akibat permasalahan perekonomian adalah depresi.

Berdasarkan data yang dilaporkan pemberi fasilitas kesehatan ke Dinas Kesehatan Kota Batam, jumlah pasien depresi mengalami peningkatan di tahun 2017. Pada tahun 2016 penderita depresi hanya 14 orang, namun saat ini 49 orang.

“Ini masuk kategori cukup tinggi,” katanya, pekan lalu.

Namun jumlah tersebut bisa jadi hanya sebagian kecil dari jumlah sesungguhnya di lapangan. Sebab, bisa jadi ada penderita depresi tak dilaporkan pihak pemberi faskes ke Dinkes Batam.

Dari jumlah tersebut, gangguan depresi atau stres akut paling banyak dialami perempuan. Tahun 2016 dari 14 kasus depresi, delapan perempuan dan enam laki-laki. Sedangkan tahun ini, dari 49 kasus, 28 orang perempuan, sisanya 21 laki-laki.

Perempuan lebih rentan depresi karena perempuan yang mengatur keuangan rumah tangga. Saat kekurangan akibat krisis, perempuan yang pertama merasakan dampaknya. Apalagi jika sudah terbiasa setiap bulannya mengatur keuangan dengan jumlah yang cukup, lalu tiba-tiba berkurang jauh, kondisi ini membuat ibu rumah tangga depresi. Apalagi jika suami tak ada lagipenghasilan akibat tak memiliki pekerjaan setelah di-PHK.

Didi mengakui, tak semua kasus depresi itu penyebabnya akibat tekanan ekonomi. Ada juga faktor genetik, kepribadian, dan pengalaman buruk.

“Tapi melihat keadaan Batam sepertinya kesulitan ekonomi menjadi faktor pertama penyebab depresi itu,” ungkap Didi.

Menurutnya, depresi menjadi gangguan kesehatan yang paling terdampak dari krisis ekonomi yang dialami rumah tangga sebagai akibat dari krisis global. Sedangkan penyakit lainnya menyusul sesuai keadaan kesehatan pasien. Jenis penyakit yang akan menyusul antara lain jantung, diabetes melitus, hipertensi, penyakit pencernaan, stroke, dan beragam penyakit lainnya, khususnya yang terkait asupan gizi.

(http://batampos.co.id/2017/11/07/ekonomi-lemah-penderita-stres-di-batam-meningkat/)

Pasangan kekasih Kahiyang Ayu dan dan Bobby Nasution resmi menjadi suami istri. Akad nikah keduanya digelar di Graha Saba Buana, Solo, Jawa Tengah pada Rabu (8/11/2017).

Nuansa adat Jawa dipilih pasangan ini di hari istimewanya. Bergaya tradisional, keduanya tampak sumringah di atas pelaminan. Sejumlah tamu undangan dijadwalkan akan menghadiri resepsi keduanya di lokasi yang sama nanti malam. Salah satunya, dosen pembimbing tesis Kahiyang di Manajemen Bisnis Institut Pertanian Bogor (IPB), Arief Daryanto, PhD.

Arief menjadi tamu spesial yang diundang khusus oleh Kahiyang secara lisan. Tak hanya Arief, seluruh dosen di kelas yang mengajar Kahiyang pun turut diundang. Mereka sudah terbang ke Solo untuk menghadiri resepsi Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution malam nanti.

"Ketua Pembimbing Kahiyang Pak Arief Daryanto jauh hari sudah diundang secara lisan. Dosen Sekolah Bisnis yang diundang adalah yang mengajar di kelas Kahiyang Ayu, semua diundang," demikian informasi dari Sekretariat Manajemen Bisnis IPB dalam pesan singkat.

 

Seperti diberitakan, putri Presdien Joko Widodo (Jokowi), Kahiyang Ayu menempuh magister di Sekolah Bisnis Institut Pertanian Bogor (IPB). Kahiyang mengambil Program Studi Manajemen Bisnis.

 

(https://news.okezone.com/read/2017/11/08/65/1810463/di-hari-bahagia-kahiyang-undang-seluruh-dosen-manajemen-bisnis-ipb-di-resepsi-pernikahan?utm_source=news&utm_medium=news_box&utm_campaign=breaking38)

Setelah menghilang selama lebih kurang sepuluh hari, seorang ibu dan anaknya ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan. Jasad Dona Sitorus (30) serta anaknya Niconius Iraldo Simbolon (4) ditemukan di sebuah kebun sawit.

 

Sedangkan, seorang warga lain yang merupakan tetangga kedua korban yakni, Ita Susanti (44) belum ditemukan hingga kini. Salah seorang warga pekerja di PT. Tepil, Kusdar mengatakan, jasad kedua korban ditemukan warga di kebun sawit milik PT. Tepil pada Senin (6/11/2017) pukul 12.00 WIB.

"Tadi melihat orang ramai-ramai di sana, ternyata ada mayat di kebun sawit itu. Diduga yang ditemukan dua orang, yaitu Dona Sitorus dan Niconius Iraldo Simbolon," kata Kusdar kepada wartawan Senin (6/11/2017).

 

Sementara itu, Kapolres Tebo AKBP Budi Rachmat menuturkan, masih menyelidiki kasus temuan dua mayat yang diduga ibu dan anak tersebut. "Kami akan menelusuri kasusnya lagi, apakah ini pembunuhan atau murni kecelakaan," kata Budi kepada wartawan di lokasi penemuan mayat.

 

Jasad kedua korban akan dibawa ke Rumah Sakit Sultan Thata Saipuddin Tebo untuk mendalami lebih lanjut kasus tersebut."Yang ditemukan hanya jasadnya, sedangkan kendaraannya belum kita temukan. Itu akan segerah kita cari," ucapnya.

 

(https://news.okezone.com/read/2017/11/07/340/1809844/tragis-hilang-10-hari-ibu-dan-balitanya-ditemukan-tewas-mengenaskan?utm_source=news&utm_medium=news_box&utm_campaign=breaking11)

Pejabat pemerintah mengatakan, korban termuda dalam penembakan massal yang terjadi di sebuah gereja di Texas baru berusia 18 bulan. Sementara itu, rentang usia ke-27 korban tewas dikatakan antara 18 bulan sampai 77 tahun. Aksi penembakan itu juga melukai 20 lainnya.

Pihak berwenang mengatakan bahwa orang yang diduga melakukan serangan tersebut diperkirakan telah meninggal karena luka tembak yang ditimbulkannya sendiri setelah menabrak mobilnya. Devin Patrick Kelley dikejar oleh dua anggota komunitas Sutherland Springs saat dia terlibat dalam kecelakaan tersebut.

Pejabat mengidentifikasi Kelley sebagai orang yang mulai menembaki Gereja First Baptist Sutherland Springs, Texas. Laporan lain menunjukkan bahwa Kelley memiliki masa lalu yang kejam. Dia dikurung selama 12 bulan dan dipulangkan dari Angkatan Udara atas tuduhan bahwa dia menyerang istri dan anaknya.


"Tidak ada jalan bagi mereka yang berkumpul di gereja untuk melarikan diri," kata Sheriff Wilson County Joe D. Tackitt Jr  seperti dilansir dari International Business Times, Selasa (7/11/2017).

Ia menambahkan bahwa pria bersenjata itu mengenakan perlengkapan taktis berwarna hitam dan membawa senapan serbu serta dua pistol.

 

Pihak berwenang mengatakan bahwa ibu mertua Kelley telah menerima pesan teks yang mengancam dirinya. Mertua Kelley terkadang menghadiri ibadah di gereja tersebut, namun tidak ada pada saat serangan itu terjadi.

Direktur Regional Keamanan Wilayah Departemen Texas Freeman Martin mengatakan bahwa penembakan tersebut tidak bermotif ras atau agama.

Sementara itu, seorang manajer resor mengatakan bahwa Kelley baru saja mulai bekerja menjadi satpam. Pejabat mengatakan bahwa dia tidak diizinkan secara hukum untuk membawa senjata api. Polisi mengatakan bahwa Kelley telah memanggil ayahnya setelah ditembak dan mengatakan kepadanya bahwa dia tidak berpikir dia akan bertahan hidup.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menggambarkan pria bersenjata itu sebagai "orang yang sangat gila" dan mengatakan bahwa penembakan tersebut disebabkan oleh "masalah kesehatan mental pada tingkat tertinggi".

 

(https://news.okezone.com/read/2017/11/07/18/1809866/memilukan-bayi-18-bulan-jadi-korban-penembakan-brutal-di-gereja-texas?utm_source=news&utm_medium=news_box&utm_campaign=breaking0)

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana menghapus larangan sepeda motor melintas di Jalan Sudirman-Thamrin. Untuk memuluskan rencana tersebut, Anies akan merevisi Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 141 tahun 2015 yang dikeluarkan Basuki Tjahja Purnama alias Ahok.

Terkait hal itu, Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Halim Paggara mengatakan pihaknya tidak ingin berpolemik dengan adanya hal tersebut. Dan saat ini masih melaksanakan peraturan tentang pelarangan sepeda motor di jalan MH Thamrin tersebut.

"Sekarang kami masih melakukan pelarangan sepeda motor di jalan MH Thamrin, tapi kalau ada perubahan sesuai arahan Gubernur DKI yang baru kita akan mengikutinya," ujar Halim Paggara kepada wartawan di Pasar Seni, Ancol, Jakarta Utara, Selasa (7/11/2017).

Menurutnya, apabila aturan tersebut dihapus, dirinya akan tetap memantau situasi lalu lintas di ruas jalan tersebut. Dengan adanya petugas yang tetap berjaga di jalan MH Thamrin akan disesuaikan dengan kebutuhan.

 

"Tetap kita laksanakan peraturan tersebut, setidaknya kita lihat situasi tertib, kita lakukan pemantauan dengan CCTV yang kita punya," pungkasnya.

 

(https://news.okezone.com/read/2017/11/07/338/1809836/anies-akan-cabut-aturan-larangan-motor-di-mh-thamrin-polda-metro-jaya-tidak-ingin-berpolemik?utm_source=news&utm_medium=news_box&utm_campaign=breaking7)

Sidang prapradilaan penetapan tersangka kepada Jonru Ginting terkait kasus penyebaran ujaran kebencian di sosial media, ditunda oleh hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel). Sidang ditunda pekan depan karena pihak termohon II, dalam hal ini Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta belum siap karena perwakilan mereka tak dilepangkapi surat kuasa.

"Persidangan kita tunda untuk penerimaan surat kuasa pada 13 November 2017" ucap hakim Lenny Wati Mulasimadhi dalam persidangan, Senin, (06/11/2017).

Sementara kuasa hukum Jonru, Juju Purwanto mengatakan pihaknya secara administratif sudah siap mengikuti sidang, demikian juga dengan pihak termohon satu, yakni pihak penyidik kepolisian.

"Tapi dari termohon II pihak Kejaksaan Tinggi (DKI), tampaknya di sidang perdana ini mereka belum siap. Jadi hanya surat perintah saja, tapi tidak dilengkapi dengan surat kuasanya," ucap Juju usai sidang ditunda.

 

Sidang perdana prapradilaan Jonru Ginting itu dalam agendanya perdananya akan membacakan permohonan dari pihak pemohon.

Jonru ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan oleh pihak kepolisian di Polda Metro Jaya pada 29 September 2017. Usai dilakukan penahanan pihak kepolisian langsung melakukan penggeledahan rumah Jonru dan menyita sejumlah barang bukti seperti flashdisk, laptop dan lainnya.

 

(https://news.okezone.com/read/2017/11/06/338/1809227/kejaksaan-tinggi-dki-tak-siap-sidang-praperadilan-jonru-ginting-ditunda-pekan-depan?utm_source=news&utm_medium=news_box&utm_campaign=breaking6)

Korea Selatan (Korsel) menjatuhkan sanksi sepihak terhadap 18 warga Korea Utara (Korut) menjelang kedatangan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Langkah terbaru itu akan melarang semua transaksi finansial antara 18 warga Korut yang disanksi dengan warga Korsel, sebagai bagian dari upaya internasional mengeringkan aliran dana bagi rezim Kim Jong-un.

Berdasarkan pengumuman yang dicantumkan dalam laman resmi Kementerian Keuangan Korsel, 18 individu yang dijatuhi sanksi memiliki afiliasi langsung dengan bank-bank di Korsel. Seorang pejabat Korsel yang tidak disebutkan namanya mengatakan, mereka telah dihubungkan dengan program pengembangan rudal dan nuklir serta program upaya pengadaan valuta asing Korut.

"Melalui sanksi ini, kami berusaha untuk mendorong orang-orang menghindari transaksi bermasalah dengan Korut dan untuk berhati-hati dengan transaksi yang berkaitan dengan Korut pada umumnya," kata Juru Bicara Kementerian Unifikasi Korea, Baek Tae-hyun sebagaimana dilansir Reuters, Senin (6/11/2017).

 

"Kami berharap langkah ini akan berkontribusi untuk menghalangi sumber utama devisa Korut dan pengembangan senjata pemusnah massal," tambahnya.

Penjatuhan sanksi tersebut diumumkan sehari menjelang kunjungan Presiden AS Donald Trump ke Korsel yang diyakini akan membawa isu rudal dan senjata nuklir Korut sebagai salah satu agendanya. Namun, pejabat Korsel membantah adanya hubungan antara kunjungan tersebut dengan waktu pengumuman sanksi.   

Nama ke-18 orang yang dijatuhi sanksi itu adalah: Kang Min, Ko Chol Man, Ku Ja Hyong, Kim Kyong Il, Kim Tong Chol, Kim Sang Ho, Kim Jong Man, Kim Hyok Chol, Ri Un Song, Ri Chun Song, Ri Chun Hwan, Mun Kyong Hwan, Park Mun Il, Pak Bong Nam, Pang Su Nam, Pae Won Uk, Chu Hyok dan Choe Sok Min.

Berdasarkan keterangan dari pengumuman tersebut, dari 18 orang yang dijatuhi sanksi, 14 di antaranya berbasis di China, dua berbasis di Libya dan dua orang sisanya berbasis di Rusia. Mereka berafiliasi dengan sejumlah institusi keuangan termasuk Korea Daesong Bank, Foreign Trade Bank Korut, Korea United Development Bank dan ILSIM International Bank.

Dengan pengumuman sanksi pada Senin, 6 November tersebut, Korsel telah menjatuhkan sanksi kepada 97 individu dari Korut.

 

(https://news.okezone.com/read/2017/11/06/18/1809179/jelang-kedatangan-donald-trump-korsel-jatuhkan-sanksi-kepada-18-warga-korut?utm_source=news&utm_medium=news_box&utm_campaign=breaking19)

Kabar dahsyat datang dari Inggris.

 

Laman Dive Magazine yang bermarkas di London baru saja merilis hasil voting online tentang destinasi bawah laut dandive center terbaik dunia.

“Membanggakan! Tahun lalu, pilihan pembaca Dive Magazine juga menempatkan Indonesia sebagai nomor satu dunia! Tahun ini juga kita rebut kembali,” aku Menpar Arief yang tetap kalem dan cool itu.

Dia sekali lagi menyebut: “Kemenangan itu direncanakan! Kemenangan itu tidak datang ujug-ujug!” kata pria asli Banyuwangi yang doktor strategic management ini. Arief Yahya memang tidak pernah mempertontonkan cara kerja secara fisik ke khalayak. Tidak “show” secara vulgar, sekalipun tahun 2016 sudah diakui dunia dengan 46 penghargaan dari 22 negara.

Juara dunia di underwater ini, memperkuat reputasi Arief Yahya di global level. “Produk yang hebat, jika dipromosikan dengan baik, melalui saluran dan cara yang tepat, akan mendapatkan hasil sempurna! Atraksi nature and culture kita rata-rata hebat dan world class. Terbukti kan? Jika disentuh dengan baik, kita langganan juara dunia,” papar Arief Yahya.

Dari voting yang digelar pada 1-31 Oktober itu, Indonesia kembali menjadi jawaranya. Indonesia selama dua tahun berturut-turut menjadi jawara versi Dive Magazine berdasar pilihan ribuan netizens dari berbagai penjuru jagat.

Polling online itu sebenarnya sudah dimulai pada Mei lalu hingga menghasilkan 13.845 suara dengan ratusan opsi destinasi. Selanjutnya, jumlah nominasinya dipersempit berdasar ranking voters sehingga mengecil menjadi 25 opsi untuk setiap kategori.

Polling dilanjutkan selama sebulan pada Oktober lalu dengan jumlah opsi yang lebih kecil. Ada tiga jenis kategori yang disodorkan ke voters untuk dipilih secara online. Yakni destinasi terbaik (best detination), dive center atau resor selam terbaik, serta liveaboards (kapal pesiar atau yacht untuk tinggal bagi wisatawan) terbaik.

Dari polling itu, Indonesia merajai 10 besar destinasi terbaik mengalahkan rival kelas berat seperti Fiilipina, Azires, Meksiko, Maldives, Mesir, Bahama, Thailand, Fiji dan Papua Nugini. Indonesia mengantongi 1.067 suara atau 11,45 persen dari total 9.399 suara.

Sedangkan Filipina yang berada di peringkat kedua hanya meraih 749 suara atau 7,97 persen. Pesona negeri kepulauan di sisi barat Samudra Pasifik itu belum bisa menandingi keindahan Indonesia yang memiliki beragam habitat dan spesies serta titik-titik menyelam kelas wahid.

Sedangkan di peringkat ketiga adalah Azores, sebuah kepulauan di Samudra Atlantik. Namun, wilayah otonomi Portugal itu hanya meraih 576 suara (6,13 persen).

“Indonesia memenangi destinasi top dunia selama dua tahun berturut-turut,” tulis Dive Magazine.

Itu baru untuk kategori destinasi terbaik. Sebab, ada kategori lain yang juga menjadi milik Indonesia, yakni dive center atau resor selam terbaik.

Juara dunia dari Indonesia itu adalah Siladen Resort and Spa di Manado. Resor di kawasan Taman Nasional Bunaken itu meraih 820 suara atau 26,31 persen dari total 3.117 suara.

Pesaing terdekatnya adalah Helengeli Island Resort di Maldives. Namun, raihan resor di Samudra Hindia itu hanya 469 suara.

Dive Magazin menulis, Siladen sebagai resor mewah di jantung Taman Nasional Bunaken memang sudah dikenal lama karena kualitas penyelamannya. Yang tak kalah menakjubkan, Indonesia benar-benar mendominasi untuk kategori dive center terbaik.

Berdasar survei online itu, tujuh dari 10 dive center terbaik versi Dive Magazine ada di Indonesia. Selain Siladen di peringkat pertama, ada pula Wakatobi di urutan ketiga.

Selanjutnya, peringkat dive center terbaik secara berurutan adalah Lembeh Resorts (Sumatera Barat), Atmosphere Dauin (Filipina), Misool (Papua Barat), Papua Paradise (Papua Barat), Atlantis International Diving (Bali), Blue Corner (Bali), serta Aiyanar (Filipina).

Hanya saja, Indonesia meleset untuk kategori liveaboards. Pemenangnya adalah Cocos Sea Hunter asal Costa Rica dengan 233 suara dari total 1.338 suara.

Untuk kategori liveboards, dari Indonesia hanya ada MY Pelagian. Namun, MY Pelagian berhasil menduduki peringkat kedua dan hanya selisih satu suara dari Cocos Sea Hunter.

Apa sih value menjadi juara pilihan netizens ini? “Rumus saya tetap! 3C, kemenangan itu secara internal, buat bangsa Indonesia akan menaikkan Confidence Level. Makin pede bahwa kita bangsa juara, bukan bangsa pecundang!” jelasnya.

“C” kedua, secara eksternal Credible atau menaikkan kepercayaan publik dunia. Kehebatan kita diakui dunia. “Kita tidak jago kandang, kita bisa kalahkan semua yang terbaik dunia! Karena kita memang punya mental juara!” tegasnya.

“C” yang satu lagi adalah Calibration! Kemenangan itu sudah dikalibrasi dengan standar kriteria dunia. Sama dengan bangsa lain, dengan ukuran dan pisau analisa yang sama.

Tiga “C” itulah yang menjadikan brand pariwisata Indonesia terus menanjak! Ketika menyadari anggaran promosi terbatas, salah satu kreativitas untuk dipromosikan secara alamiah adalah memenangkan pertarungan di setiap kompetisi dunia.

Penggamar Sun Tzu, art of war atau seni berperang ini sangat tekun, disiplin dan konsisten dalam mengejar reputasi dunia. Menaikkan Indonesia dengan spirit “Incorporated.” Dia berprinsip, kenali dirimu, kenali musuhmu, kenali medan tempurmu, maka kau akan memenangkan pertempuran!

“Musuh kita bukan kita! Musuh kita adalah pesaing kita! Kalau kita kompak, Indonesia Incorporated, tidak ada yang bisa mengalahkan Indonesia!” aku Arief Yahya! Congratulation.

(http://batampos.co.id/2017/11/03/indonesia-sabet-dua-jawara-versi-dive-magazine/ )

Seorang majikan di Singapura dijatuhi hukuman 14 bulan penjara karena terbukti bersalah melakukan pelecehan seksual terhadap seorang tenaga kerja asal Indonesia (TKI). Kasus tersebut terungkap setelah istri sang majikan melihat secarik catatan di tas milik pembantunya.

Dalam catatan yang ditujukan kepada anak sulung keluarga itu, perempuan tersebut mengaku sangat malu untuk menceritakan perilaku sang majikan, Saffie Supa’at. Istri sang majikan lantas mengusir korban yang saat itu berusia 23 tahun dari rumahnya pada 31 Januari 2016.

Setelah pergi, perempuan itu menemui temannya yang juga berasal dari Indonesia dan menceritakan semua yang dialaminya. Dari situ, korban kemudian diantar ke seorang rekan yang lantas melaporkan kasus pelecehan seksual itu kepada polisi.

Ironisnya, korban baru bekerja di rumah tersebut pada 14 Desember 2015. Perempuan yang namanya dirahasiakan itu awalnya senang bekerja di rumah sang majikan. Akan tetapi, tidak lama kemudian Saffie mulai melakukan tindakan tidak senonoh tersebut hanya dalam waktu dua pekan.

 

Saffie Supa’at dijerat dengan enam pasal dakwaan pelecehan seksual dan menghina kesopanan perempuan pada September lalu. Hakim John Ng menolak pembelaan terdakwa yang mengatakan si pembantu berbohong untuk menjebloskannya ke penjara.

Saffie dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman 14 bulan dan dua minggu penjara pada Kamis 2 November. Jaksa Penuntut Umum Kavita Uthrapathy mengatakan, pria itu tidak butuh waktu lama untuk melakukan pelecehan seksual terhadap korban yang baru hitungan hari bekerja.

“Pelecehan seksual itu terencana. Jika bukan karena penemuan catatan itu oleh sang istri, mungkin saja terdakwa akan terus melakukan tindakan tidak terpuji dan bahkan lebih,” ujar Kavita, melansir dari The Star, Jumat (3/11/2017).

Semua tindakan pelecehan itu dilakukan Saffie Supa’at ketika istrinya tengah bekerja. Ia bahkan tidak menyesal telah melakukan pelecehan seksual terhadap korban. Vonis yang dijatuhkan lebih ringan dari tuntutan jaksa yang meminta terdakwa dihukum 16 bulan penjara.

Asyik di Facebook