Mar 19, 2019 Last Updated 10:33 AM, Mar 19, 2019

KULIT sehat bukan sekadar tanpa kerutan, tanpa jerawat, dan kencang. Jika Anda masih menganggap sebatas ini, maka Anda mesti mengubah pandangan tersebut.

Sebab, sekarang itu goals dalam memiliki kulit sehat dan cantik adalah tidak sekadar kencang, tetapi tekstur kulit halus dan lembap. Dengan kondisi kulit wajah seperti itu, maka Anda akan terlihat lebih menarik dan ini yang sedang banyak diimpikan perempuan zaman sekarang.

Nah, untuk mendapatkan wajah yang lembut dan halus, Anda memang perlu melakukan treatment tambahan. Mengandalkan asupan makanan sehat tanpa bahan pengawet memang dianjurkan, tapi tidak memberikan hasil yang maksimal.

Begitu juga dengan perawatan skin care. Menurut Professional Certificated in Aesthetic Doctor dr. Eliza Ennio Gunawan, perawatan wajah dengan skin care memang penting. Tapi, ada satu hal yang harus ditegaskan.

 

"Anda mesti sadar, kalau skin care itu, Anda hanya memberikan treatment pada lapisan terluar kulit. Sedangkan untuk bagian dalamnya, kebanyakan krim wajah itu tidak sampai ke sana. Alhasil, tetap saja kurang maksimal," terangnya saat dijumpai di Peluncuran New Treatment Alphabooster and Rejuran EuroSkinLab di kawasan Jakarta Selatan, Selasa (13/3/2019).

Dokter Eliza melanjutkan, makanya perlu bagi siapapun yang ingin memiliki kulit yang sehat dan cantik maksimal melakukan treatment wajah di klinik kecantikan. Bukan hanya menyoal perawatan, tapi menurut dr Eliza, di sana juga Anda akan mengenali betul bagaimana kulit Anda dan ini akan baik untuk maintanance.

Kembali ke pembahasan bagaimana mendapatkan tekstur wajah yang lembut dan halus, Eliza menyarankan untuk mencoba serum DNA Salmon. Teknik ini terbukti baik untuk menciptakan kulit wajah yang halus dan lembap.

"Kita semua kan tahu kalau ikan Salmon itu sangat baik untuk tubuh dan baik juga untuk kecantikan kulit tubuh dan wajah. Dengan dasar itu, makanya disarankan untuk mencoba treatment serum DNA salmon," ungkapnya.

Di sisi lain, mungkin Anda berpikir "lalu apa bedanya dengan rutin mengonsumsi ikan salmon langsung?"

Dokter Eliza punya jawaban mengenai itu. "Kalau daging ikan salmon yang dimakan, khasiatnya memang baik untuk anti inflamasi, meremajakan bagian dalam tubuh, dan tentunya memberi manfaat baik juga untuk kulit. Tapi, karena kalau makan langsung harus melewati proses pencernaan, maka bisa dibilang, efeknya ke kulit kurang maksimal. Beda dengan serum ekstrak DNA salmon yang disuntikkan langsung ke kulit wajah. Si serum akan berfokus ke wajah dan hasilnya akan lebih maksimal," paparnya lengkap.

Sebelum menjajalnya, ada beberapa hal yang mesti diperhatikan. Dokter Eliza menjelaskan, treatment ini tidak disarankan pada mereka yang memiliki wajah berjerawat atau sedang memiliki radang.

"Kalau kondisi kulitnya demikian, ada baiknya diperbaiki dulu masalah jerawatnya. Kalau sudah normal, baru bisa menjajal serum DNA Salmon ini. Ini dilakukan guna meminimalisir infeksi atau masalah yang bisa terjadi karena jerawat yang masih ada di wajah," tambahnya.

 

(Okezone.com)

Tagged under

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan pembukaan rapat koordinasi dan diskusi nasional Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Tahun 2019 di Istana Negara, Jakarta, Selasa (19/3/2019).

Dalam kesempatan itu, Kepala Negara memaparkan bagaimana pencapaian program reforma agraria dan dana desa.

"Memang dalam pembangunan 4,5 tahun ini kita memang masih konsentrasi dan fokus pada pembangunan infrastruktur baik di desa, berupa jalan produksi menuju kebun menuju ke sawah dengan anggaran dana desa," kata Jokowi.

 S

Menurut Jokowi, jalur-jalur logistik yang dibangun meliputi tol, pelabuhan, bandara guna mendekatkan produsen ke konsumen, dan dari produsen ke pasar.

Ia melanjutkan bahwa reforma agraria yang dilakukan pemerintah tidak bisa diwujudkan secara instan. Menurut dia, swasembada pangan bisa lebih mudah dilakukan bila pembangunan infrastruktur mendukung hasil pertanian.

"Jadi kalau orang menginginkan langsung bisa swasembada, langsung ketahanan pangan kita meloncat baik, kedaulatan pangan biasa sehari dua hari balik tangan jadi, itu tidak akan mungkin. Perlu proses. Jadi perlu tahapan tahapan," tandasnya.

 

(Okezone.com)

Tagged under

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD, mengaku akan membuka semua informasi yang ia ketahui perihal operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan, Romahurmuziy alias Romi.

Menurut Mahfud, ia akan membuka seluruh informasi itu lewat sebuah acara televisi malam nanti.

"Saya diundang untuk bicara disana. Karena memang saya pernah mengingatkan Romi, jauh sebelum di OTT. Saya sudah beritahu bahwa ada penjejakan. Yang terdaftar di KPK. Di KPK memang ada daftar itu, semua orang bisa baca. Tidak tertutup," sebut Mahfud usai menjadi pembicara pada Dialog Kebangsaan yang digelar Gerakan Suluh Kebangsaan di Kampus Universitas Islam Sumatera Utara (UINSU), Deliserdang, Selasa (19/3/2019).

Romi

Penjejakan yang dimaksud Mahfud adalah terkait pemberitaan yang muncul dari media massa, tentang apa yang dilakukan KPK. Termasuk tentang sidang-sidang perkara dugaan suap dan korupsi di pengadilan yang menyebut nama Romi.

Lewat penjejakan itu pula, lanjut Mahfud, akan tergambar secara jelas peran Rommy dalam pusaran korupsi tersebut. Apakah Rommy merupakan korban dari sistem yang ada, atau justru pelaku penabrak sistem.

"Makanya nanti kita lihat. Kita akan munculkan semuanya. (Termasuk dampak kasus ini yang merembet hingga ke kantor-kantor wilayah Kementerian Agama di daerah) Iya," katanya.

 

(Okezone.com)

 

Tagged under

Gempa bumi bermagnitudo 5,4 yang melanda Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Minggu, 17 Maret 2019 kemarin mengakibatkan dua warga negara Malaysia meninggal dunia. Satu warga negara Indonesia (WNI) juga turut menjadi korban jiwa dari musibah tersebut.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan, identitas kedua warga negara Malaysia yang meninggal dunia yakni Tai Sieu Kin dan Kim Sai Wan. Sementara, untuk WNI bernama Tomy (14).

"Korban meninggal dunia (akibat) gempa Lombok Timur berjumlah tiga orang," kata Sutopo di kantornya, Jakarta, Senin (18/3/2019).

Sutopo mengatakan, korban meregang nyawa saat sedang berada di lokasi wisata air terjun Tiu Kelep, Desa Senaru, Lombok Utara. Kala itu, batuan yang berada di air terjun longsor dan menimpa korban.

Sutopo Purwo Nugroho

BNPB juga mencatat korban luka-luka berjumlah 182 orang dengan rincian, 119 orang berasal dari Lombok Timur, 37 orang asal Lombok Utara dan 26 warga Malaysia. "2.108 penduduk terdampak, kerusakan rumah sebanyak 525 unit," tuturnya.

Lebih lanjut Sutopo mengatakan, gempa yang terjadi di Lombok Timur awalnya disampaikan oleh BNPB bermagnitudo 5,8 namun belakangan diralat menjadi 5,4.

Gempa magnitudo 5,1 juga kembali mengguncang selang beberapa jam dan gempa susulan terjadi sebanyak 37 kali hingga Senin hari ini pukul 11.00 WIB.\

 

(Okezone.com)

Tagged under

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar apel bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lapangan Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta Pusat. Tujuannya untuk menyukseskan Pemilu 2019 yang damai, demokratis, tanpa ada ujaran kebencian serta hoaks.

Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Hadi Prabowo mengatakan, apel tersebut dimaksudkan agar ASN senantiasa menjaga netralitas di Pemilu, serta turut melawan berita hoak yang menyebabkan perpecahan di masyarakat.

"Kami siap untuk mengawal persiapan dan pelaksanaan Pemilu Serentak yang tinggal 32 hari lagi," katanya kepada wartawan di Kemendagri, Jumat (15/3/2019).

 

 

ASN juga diminta untuk berperan memperkecil angka golongan putih (golput) dengan memberikan pemahaman ke masyarakat akan pentingnya menggunakan hak pilih di Pemilu. Namun, ASN dilarang mengarahkan pemilih ke salah satu calon.

"Kita upayakann ASN ikut sosialiasi, sehingga diharapkan memberikan penjelasan kepada masyarakat, asal jangan sebut salah satu (calon)," ujarnya.

 

(Okezone.com)

Tagged under

Asyik di Facebook