Oct 18, 2018 Last Updated 12:56 PM, Oct 16, 2018

Anggota Perbakin berinisial I, yang diduga melakukan tembakan nyasar ke arah Gedung DPR RI baru mendapatkan sertifikat tembak reaksi. Hal itu dikatakan Ketua DPR RI yang sekaligus menjabat Ketua Bidang Hukum dan Penegakan Disiplin Anggota Perbakin, Bambang Soesatyo.

"Yang bersangkutan memang baru bikin sertifikat tembak reaksi. Dia baru memiliki kemampuan itu," ujar pria yang akrab disapa Bamsoet itu di DPR, Selasa, (16/10/2018).

Bamsoet mengatakan, peristiwa terjadi saat anggota tersebut tengah latihan tembak reaksi. Saat itu Ia hendak melakukan pengisian magasin.

"Jadi saat dia reloading membuka magasin dia terpencet dia tidak tahu bahwa masih ada pelurunya dan melakukan tembakan otomatis maka yang keluar dari senjata itu lebih dari satu peluru," terangnya.

 

Barang bukti penembakan ke Gedung DPR (Foto : Badriyanto/Okezone)

Terkait dengan pengamanan di Gedung DPR, Bamsoet menyerahkan kepada pemerintah. Menurut Bamsoet, Gedung DPR merupakan objek vital negara yang harus dijaga keamanannya.

"Saya udah minta ke Perbakin segera memasang pengamanan dan kemudian menyerahkan kepada pihak pemerintah. Apakah pemerintah sudah memikirkan untuk memindahkan lokasi itu atau tetap di situ dengan catatan dipasang pengamanan lebih tinggi sekarang dipasnag pake seng besi tapi mungkin kurang tinggi," tambahnya.

Bamsoet juga menolak peristiwa tersebut dikaitkan dengan kasus Ratna Sarumpaet. Ia meyakini tidak ada kaitannya dengan kasus tersebut.

"Enggak ada itu spekulasi yang tidak bertanggung jawab karena yang bersangkutan sudah ditemukan, sudah diperiksa," tukasnya.

 

(https://news.okezone.com/read/2018/10/16/337/1964909/bamsoet-pelaku-yang-lepaskan-peluru-nyasar-ke-gedung-dpr-baru-dapat-sertifikat-tembak)

Tagged under

Petugas dan jamaah haji Indonesia 2018 berhasil mengumpulkan dana bantuan senilai Rp 3,1 Miliar untuk korban gempa Lombok. Dana bantuan tersebut hari ini diserahkan oleh Direktur Bina Haji Khoirizi kepada Sekjen Kemenag M Nur Kholis Setiawan. Serah terima berlangsung di kantor Kemenag, Jakarta, Selasa, (16/10/2018).

"Ini bantuan dari petugas dan jemaah haji 1439H. Ini menjadi bagian tak terpisahkan dari bantuan tali asih Kemenag untuk saudara kita di Nusa Tenggara Barat (NTB)," terang M Nur Kholis Setiawan.

Menurut M Nur Kholis, ketika terjadi gempa di NTB, Menag meminta jajarannya untuk menghimpun dana tali asih. Ajakan ini juga disambut para petugas dan jemaah haji. Hasilnya, terkumpul dana sekitar Rp17,2 miliar, tiga miliar di antaranya dari petugas dan jamaah.

"Amanah dari petugas dan jemaah, dana ini akan diperuntukan untuk membangun masjid," jelas M Nur Kholis Setiawan.

 

M Nur Kholis mengaku sudah berkoordinasi dengan Kabag TU Kanwil Kemenag NTB. menurutnya, sudah ditentukan titik area pembangunan masjid. Nantinya, ada dua masjid yang akan dibantu, masing-masing satu miliar. Keduanya berlokasi di Lombok Utara dan Lombok Timur.

"Lombok timur termasuk daerah kurang mampu. Masyarakat di sana sangat membutuhkan bantuan untuk membangun kembali masjid yang sudah rata dengan tanah," terangnya.

"Di Lombok Utara, ada masjid yang belum tersentuh bantuan. Kemenag sudah memberikan bantuan di salah kecamatan. Nah ini masjidnya di kecamatan yang lain yang kondisinya juga roboh rata dengan tanah," sambungnya.

Sementara dana yang 1,1 miliar lainnya, kata M Nur Kholis akan digunakan untuk merenovasi beberapa masjid di daerah Sumbawa. Sebab, korban terdampak bencana NTB tidak hnya di Lombok, tapi juga di Sumbawa.

"Beberapa titik sudah ditentukan. Nanti akan diputuskan apakah untuk sepuluh atau lima masjid di sana," tuturnya.

M Nur Kholis menambahkan, bantuan ini akan diserahkan oleh Menag Lukman Hakim Saifuddin pada Rabu (17/10) besok di NTB. kemenag sebelumnya sudah menyalurkan sekitar Rp7miliar. Sisanya, atau sekitar Rp10miliar, akan diserahkan besok.

"Ini tentu bagian dari kebersaman kita di Kemenag. Total 17,2 miliar yang sudah terhimpun adalah sebuah angka yang sangat luar biasa, bentuk empati saudara kita, seluruh stakeholders Kementerian Agama. Ini yang tidak dimiliki kementerian lain," tandasnya.

Direktur Bina Haji Khoirizi menambahkan bahwa menindaklanjuti arahan Menag, pihaknya mengajak petugas dan jemah untuk membantu saudara yang tertimpa musibah di NTB. "Alhamdulillah ajakan ini ditangkap dengan baik oleh petugas dan jemaah," jelasnya.

 

(https://news.okezone.com/read/2018/10/16/337/1964894/petugas-dan-jamaah-haji-2018-donasikan-rp3-1-m-untuk-korban-gempa-lombok)

Tagged under

Direktur Utama (Dirut) PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB) Iwan Agung Firstantara kembali masuk dalam agenda pemeriksaan tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada hari ini. Iwan Agung akan diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan suap kesepakatan kontrak kerja sama proyek pembangunan PLTU Riau-1.

"Yang bersangkutan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk tersangka IM (Idrus Marham),‎" kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jumat (12/10/2018).

Sekadar informasi, proyek pembangkit listrik mulut tambang itu merupakan bagian dari program 35 ribu Megawatt (MW) yang digagas oleh pemerintahan pusat. PLTU Riau-I itu ditargetkan bisa beroperasi pada 2020/2021, namun dihentikan sementara setelah adanya‎ kasus ini.

 

Eni Maulani Saragih Tebar Senyum Usai Jalani Pemeriksaan di Gedung KPK 

Pada proyek ini, PLN melalui PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB) menggarap proyek investasi senilai 900 juta dolar Amerika Serikat ini. Setelah dirancang memiliki saham 51 persen, PT PJB kemudian menunjuk Blackgold Natural, anak usaha Blackgold PT Samantaka Batubara, China Huadian Engineering, dan PT PLN Batu Bara untuk menggarap pembangunan PLTU Riau-I.

Diduga, ada penunjukan langsung dari PT PLN untuk para konsorsium menggarap proyek ini. Penunjukan langsung tersebut d‎imuluskan oleh Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Eni Maulani Saragih dan diketahui oleh Mantan Menteri Sosial (Mensos) Idrus Marham.

Eni dan Idrus pun telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap kesepakatan kontrak kerja sama proyek PLTU Riau-1. Selain Eni dan Idrus, KPK juga menetapkan Bos Blackgold Natural Resources Limited, Johannes Budisutrisno Kotjo yang saat ini sedang menjalani proses persidangan.

 

Selain itu, Eni juga diduga bersama-sama Idrus menerima hadiah atau janji dari Kotjo. Eni diduga menerima uang sebesar Rp6,25 miliar dari Kotjo secara bertahap. Uang itu adalah jatah Eni untuk memuluskan perusahaan Kotjo menggarap proyek senilai 900 juta dolar AS.

Penyerahan uang kepada Eni tersebut dilakukan secara bertahap dengan rincian Rp4 miliar sekitar November-Desember 2017 dan Rp2,25 miliar pada Maret-Juni 2018‎. Idrus juga dijanjikan mendapatkan jatah yang sama jika berhasil meloloskan perusahaan Kotjo.

 

(https://news.okezone.com/read/2018/10/12/337/1963009/dirut-pt-pjb-kembali-diperiksa-kpk-terkait-suap-pltu-riau-1)

Tagged under

Menteri Pariwisata Arief Yahya tiba di Nusa Dua, Bali, Kamis (11/10). Menteri asal Banyuwangi ini mengikuti rangkaian kegiatan Pertemuan Tahunan IMF-World Bank Group. Salah satunya menghadiri OECD Secretary General Meeting di Octopus Ristorante, Ayodya Hotel.

Saat bertemu OECD (organization for economic cooperation development), Menteri Pariwisata didampingi Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Nia Niscaya, dan Ketua Tim Percepatan Pembangunan 10 Destinasi Pariwisata Prioritas Kementerian Pariwisata Hiramsyah Thaib.

“Pertemuan dengan OECD dilakukan untuk membicarakan perihal kerjasama dalam bidang pariwisata. Tujuannya adalah mendukung pencapaian target kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia,” terang Menteri Arief Yahya.

Dalam kesempatan itu, Menpar menerima Sekjen OECD, Jose Angel Guírra bersama jajaran di sela-sela Meeting IMF-WB di Bali. Pembahasan seputar pengembangan kepariwisataan Indonesia untuk kedepannya. Caranya dengan bantuan expertise dari OECD.

 

“Tiga poin utama adalah tentang kebijakan deregulasi. Kebijakan ini semakin digalakkan untuk memudahkan ease of entering Indonesia dan ease of doing business di Indonesia,” paparnya.

Poin kedua terkait dengan investasi dan pembiayaan. Tujuannya adalah pengembangan destinasi pariwisata untuk sustainable tourism development. Dan yang terakhir pengembangan SDM.

“Sumber daya manusia pariwisata di Indonesia, harus terus meningkatkan skills and competence. Tujuannya, agar para pelaku pariwisata di Indonesia bisa memiliki daya saing,” jelas Menpar.

Sedangkan Sekjen OECD Jose Angel Guírra, menyatakan Indonesia sudah tepat memilih pariwisata sebagai salah satu sektor prioritas. Sebab pengembangan kepariwisataan di Indonesia goes beyond the scope of just tourism.

Menurut Jose, pariwisata adalah kontributor untuk peningkatan devisa, PDB dan tenaga kerja yang paling mudah dan murah. Ia juga menilai pariwisata sebagai faktor utama inclusive growth.

“Melalui kerjasama, OECD berharap dapat membantu Indonesia. Khususnya dalam hal analisis dan riset di bidang kepariwistaaan. Tujuannya tentu untuk masa depan Indonesia yang lebih baik,” katanya.

Tagged under

Demam Falling Stars Challenge rupanya masih diminati para selebriti tanah air, termasuk salah satunya penyanyi dangdut Inul Daratista.

Falling Stars Challenge yang bertujuan untuk memamerkan barang mahal lewat barang yang berserakan karena terjatuh, justru tidak dilakukan oleh Inul Daratista. Pelantun lagu Buaya Buntung ini justru lebih memilih menggunakan sayur-sayuran sebagai obyek barang yang berserakan.

“Ikutan latah iki, #Fallingstarschallenge,” tulis Inul di instagram, Rabu (10/10/2018).

 

Terlihat beberapa jenis sayur mulai dari sawi, bayam, labu, cabai hingga pare terlihat disana. Bahkan saking totalnya, Inul juga memakai daster saat terjatuh dari mobilnya.

Pemandangan ini tentu bertolak belakang dengan yang banyak dilakukan oleh artis lainnya. Sebut saja seperti Jessica Iskandar hingga Olla Ramlan yang memamerkan tas mewahnya.

 

 

 

Padahal jika boleh dibilang, Inul Daratista pun memiliki kemewahan yang tak kalah dari artis lainnya. Belum hilang di ingatan bagaimana ibu satu anak itu naik jet pribadi. Selain itu, Inul pun kerap menggunakan tas bermerek ternama.

Misalnya, salah satu koleksi miliknya dengan merek Hermes seharga lebih dari Rp288 juta, belum lagi sepatu Inul yang bernilai belasan juta. Dengan koleksi barang mewahnya, harusnya Inul tak akan kesulitan melakukan Falling Stars Challeng dengan barang-barang itu bukan?

 

 

 

Namun alih–alih memamerkan barang mewah tersebut, Inul seperti ingin terlihat sederhana. Bahkan tidak jarang ia menyebut dirinya sebagai wong ndeso dengan rezeki kota.

Meski tak diketahui siapa yang memulai tantangan ini namun Falling Stars Challenge diketahui bermula di Rusia. Mengutip dari Know Your Meme, tantangan ini merupakan cara kalangan atas Rusia untuk memamerkan kekayaan mereka.

Salah satu pose Falling Stars Challenge yang cukup menarik perhatian publik adalah ketika Kate R terjatuh dari tangga jet pribadinya dengan tas tangan masih terselip di tangan model asal Ukraina tersebut. Kate pun kemudian diklaim sebagai sosialita pertama yang mengunggah aksi Falling Stars Challenge pada 9 Agustus 2018.

 

(https://celebrity.okezone.com/read/2018/10/11/33/1962524/disebut-orang-kaya-inul-daratista-justru-lakukan-falling-stars-challenge-sederhana)

Tagged under

Asyik di Facebook