Mar 19, 2019 Last Updated 10:33 AM, Mar 19, 2019

Menteri Pertahanan (Menhan) Arab Saudi Mohammed bin Salman mengklaim bahwa Indonesia, sebagai negara berpenduduk mayoritas Islam, turut mendukung pembentukan koalisi internasional baru pimpinan Saudi dalam memerangi terorisme, termasuk ISIS.

“Saya pikir Indonesia sebagai negara yang memiliki mayoritas penduduk Islam turut mendukung pembentukan koalisi negara-negara Islam yang kami bentuk, untuk memerangi terorisme,” demikian laporan media Saudi, SPA, mengutip pernyataan Menhan Salman, seperti dilansir dari BBC, Selasa (15/12/2015).

“Pembentukan koalisi internasional yang baru ini berangkat dari kekhawatiran dan kewaspadaan negara-negara Islam dalam memerangi penyakit (radikalisme yang mengatasnamakan Islam) ini, yang jelas sudah merusak dunia Islam,” sambungnya.

Pemerintah Saudi mengklaim akan mendapat dukungan dari Indonesia, kendati negara pimpinan Presiden Joko Widodo itu, tidak tercatat dalam 34 negara koalisi yang diumumkan Menhan Salman pada hari ini.

Pemerintah Indonesia sendiri hingga kini belum memberikan keterangan resmi soal dukungan terhadap koalisi internasional negara-negara Islam pimpinan Arab Saudi itu.

“Sejatinya, negara-negara ini memiliki prosedur yang harus dilalui sebelum bergabung dalam koalisi internasional baru ini. Namun, dari kemauan yang diutarakan para negara-negara Islam, baru 34 negara yang telah diumumkan,” ucap Menhan Salman.

Sebagaimana diberitakan, Menhan Saudi Mohammed bin Salman pada hari ini resmi mengumumkan koalisi internasional baru yang terdiri dari 34 negara-negara Islam dalam memerangi terorisme, termasuk kelompok ISIS di Irak dan Suriah. Meski begitu,Iran dilaporkan tidak diajak dalam koalisi tersebut.34 negara yang tergabung dalam koalisi internasional baru untuk memerangi terorisme itu memang terpisah dari tim koalisi besutan Pemerintah Amerika Serikat (AS).

Kendati demikian, koalisi pimpinan Saudi ini tetap akan berkoordinasi dengan koalisi pimpinan AS dan organisasi internasional lainnya.

Sementara itu, Iran yang selama ini dicurigai membantu kelompok radikal (Houthi) untuk merebut pemerintahan Yaman dilaporkan tak diajak untuk bergabung dalam koalisi 34 negara Islam pimpinan Arab Saudi tersebut. Hal itu disampaikan Menhan Saudi, Mohammed bin Salman.

Negara-negara yang sudah pasti bergabung dalam koalisi anti-teroris itu, antara lain Arab Saudi, Bahrain, Bangladesh, Benin, Chad, Komoro, Djibouti, Mesir, Gabon, Guinea, Pantai Gading, Yordania, Kuwait, Lebanon, Libya, Malaysia, Maladewa, Mali, Maroko, Mauritania, Niger, Nigeria, Pakistan, Palestina, Qatar, Senegal, Sierra Leone, Somalia, Sudan, Togo, Tunisia, Turki, UEA, dan Yaman.

(okezone)

Tagged under

Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) akan bekerjasama dengan Interpol dalam rangka menangani permasalahan TKI di luar negeri. Masalah tersebut termasuk di antaranya adalah maraknya tindak pidana perdagangan orang (TPPO) berkedok penempatan TKI. 

Demikian dikatakan oleh Direktur Pengamanan dan Pengawasan BNP2TKI, Brigjen Pol Nurwindianto yang hadir dalam acara Pertemuan Tim Koordinasi Interpol dengan pemangku kepentingan di Bogor, Jumat (11/12/2015).

“Kerjasama ini sangat penting mengingat Interpol memiliki jejaring ke 190 negara plus 3 negara yang akan di kukuhkan pada Sidang Interpol ke-85 tahun 2016 di Bali,” ujarnya.

“Interpol memiliki data informasi yang dapat BNP2TKI gunakan dalam rangka penanganan masalah TKI maupun menanggulangi tindak TPPO,” ujar Nurwindianto.

Dia mengakui permasalahan TKI sangat kompleks. Untuk itu, penanganannya membutuhkan kerjasama berbagai pihak, antara lain kementerian atau lembaga, serta pemangku kepentingan lainnya. 

“Untuk itu, terkait acara Interpol ini dibutuhkan adanya tindak lanjut yang nantinya akan diawali dengan MoU antara BNP2TKI dan Interpol untuk memperkuat jejaring dan informasi serta data untuk BNP2TKI,” jelas Nurwindianto.

Selain itu, masalah dan ancaman saat ini juga semakin dinamis. Menurut dia, potensi munculnya teroris dan paham ISIS yang mulai masuk ke Indonesia sangat rawan bagi para TKI. 

“Butuh penguatan menghadapi ancaman-ancaman dan isu-isu global, regional dan nasional di tengah lingkungan yang semakin dinamis ini,” sambungnya.

Sementara itu, Ses BNC Interpol Brigjen Polisi Azwar Emzet menyampaikan bahwa Interpol mendukung upaya perlindungan terhadap TKI yang dilakukan BNP2TKI di bawah kepemimpinan Nusron Wahid. Menurut dia, kerjasama antarlembaga harus semakin dioptimalkan. 

“Kami siap kalau BNP2TKI mengundang kami untuk menjadi pembicara dalam acara yang diselenggarakan BNP2TKI atau dalam event apapun,” ujarnya.

Tagged under

Iman Komunitas Muslim Kota Milan, Mouelhi Mohsen, mengatakan tidak ada hubungan antara Burka dengan Islam. Burka disebutnya merupakan bagian dari sebuah kebudayaan di sebagian Negara-Negara Islam.

Pernyataan tersebut dikeluarkan untuk merespons rencana Provinsi Lombardia, Italia untuk melarang penggunaan burka di fasilitas umum termasuk untuk fasilitas kesehatan. Meski begitu, Mohsen mengakui cara berpakaian seseorang tidak perlu diatur seketat itu dan malah akan menimbulkan ketakutan publik.

Milan merupakan salah satu kota yang berada di provinsi paling populer dan sejahtera di Negeri Pizza itu. Pelarangan akan mulai berlaku pada 1 Januari 2016 di Lombardia.

Sebelumnya, Italia sudah melarang penggunaan helm atau pakaian apa pun yang dapat membuat seseorang sulit dikenali wajahnya di fasilitas publik. Meski begitu, burka masih diperbolehkan karena merupakan bagian dari kebebasan beragama.

“Siapa pun yang ingin memasuki rumah sakit di Lombardia wajahnya wajib dikenali dan tidak ada yang boleh ditutupi. Atas dasar itu lah burka dilarang,” ujar Kepala Keamanan, Perlindungan Sipil, dan Imigrasi Lombardia, Simona Bordonali, seperti diberitakan Russia Today, Senin (14/12/2015).

Beberapa pihak termasuk Menteri Kehakiman Italia, Andrea Orlando, mengecam rencana tersebut. Menteri 46 tahun itu melabeli rencana tersebut merupakan propaganda simbolis.

“Propaganda terhadap simbol-simbol harusnya tak perlu kita lakukan. Propaganda tersebut merupakan senjata utama kelompok ekstremis. Itu hanya akan menambah kekuatan mereka,” ujar Orlando.

Pria asal Spezia itu menyarankan lebih baik meningkatkan keamanan publik daripada berfokus pada ketakutan akan simbol tertentu. Kepala daerah provinsi lain di Italia menyatakan tidak akan mengikuti rencana pelarangan Lombardia tersebut.

Tagged under

Indonesia dalam pekan ini, dihiasi oleh hiruk pikuk pesta demokrasi dengan diselenggarakannya Pilkada Serentak di 264 daerah. Ada banyak cerita yang menghiasi pemilihan kepala daerah tersebut.

Selain itu, dalam sepekan ini, masyarakat juga dihebohkan dengan kembali terjadi kasus kriminal yang melibatkan ojek online. Kali ini, seorang pengemudi ojek online harus meregang nyawa akibat berselisihi paham dengan juru parkir di dekat Mall Sunter, jakarta Pusat. Selain kejadian tersebut, mendekati akhir pekan, masyarakat juga dikejutkan dengan terjun bebasnya lift di Kantor Nestle, Jakarta Selatan, yang menewaskan dua karyawannya. Selain itu, rakyat Indonesia kembali dihebohkan dengan penangkapan artis yang berprofesi ganda sebagai pemuas nafsu lelaki hidung belang dengan bayaran puluhan juta rupiah.

Berikut rangkuman berita yang menyedot perhatian sepanjang pekan lalu.

1. Pilkada Serentak

Pesta demokrasi untuk menentukan kepala daerah berlangsung 9 Desember 2015. Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hadar Nafis Gumay mengatakan, ada 264 daerah yang menggelar Pilkada, dari rencana awal sebanyak 269 daerah. Pengurangan itu karena ada lima daerah yang mengalami penundaan. Kelima daerah tersebut, antara lain Kalimantan Tengah, Pematang Siantar, Fakfak, Pematang Siantar, Simalungun, dan Manado.

KPU melewati drama yang panjang untuk bisa melaksanakan Pilkada Serentak 2015. Berbagai masalah pun merintangi perjalanan Pilkada Serentak pertama yang berlangsung di Indonesia ini.

Isu paling mencolok yang merintangi KPU adalah sepinya peminat. Sejumlah daerah seperti Tasikmalaya di Jawa Barat, Blitar di Jawa Timur, dan Timor Tengah Utara di NTT hanya memiliki calon tunggal. Selain polemik calon tunggal, KPU juga disibukkan dengan pecah kongsi partai politik. Misalnya, konflik kepengurusan PPP. Masih-masing kubu mengklaim sebagai pihak pengurus yang sah dan lebih berhak maju di pilkada. Sementara kubu yang lain bersikap serupa.

Aral yang menghalangi KPU untuk melanggengkan Pilkada Serentak 2015 tak hanya dinamika politik, bencana juga menjadi problem. Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menjelaskan, pelaksanaan pilkada serentak dapat ditunda di daerah yang terkena bencana. Memasuki musim kemarau, sejumlah daerah di Tanah Air memang dirundung bencana.

2. Pengemudi Go-Jek Tewas Ditusuk Juru Parkir

Septian alias Pian, warga Jalan Baru Ancol Selatan, Sunter, yang tewas ditusuk sekelompok juru parkir liar di depan Ruko Karaoke Nav Mal Sunter.

Kanit Reskrim Polsek Tanjung Priok AKP Tihar mengatakan, peristiwa itu terjadi sekira pukul 15.00 WIB. Saat itu, driver Go-Jek bernama Suhardi tengah mangkal di depan tempat karaoke yang lokasinya berdekatan dengan Mall Sunter. Tiba-tiba saja, datang juru parkir tempat karaoke itu meminta uang parkiran.

Suhardi yang merupakan kakak korban, menolak memberikan uang parkir dengan alasan belum dapat penumpang. Suhardi kemudian dipukul hingga luka sobek di pelipis kirinya. Tian yang berada di sekitar lokasi kejadian kemudian mendatangi par ajuru parkir tersebut. Kedatangan korban bermaksud untuk mendamaikan keduanya. Namun, juru parkir tersebut tidak terima dan memanggil rekannya yang lain. Akibatnya, keributan tak bisa saling dihindarkan hingga akhirnya korban tertusuk dan tersayat di bagian paha kirinya.

Korban lalu dibawa ke RS Royal Progres oleh kakaknya. Namun, nyawanya tidak tertolong dan meninggal akibat selaput darah paha kirinya putus dan kehabisan darah. Luka tusuk di paha kiri pun mencapai 3 cm dalamnya. Atas kejadian ini, keluarga meminta agar tersangka yang diduga melarikan diri ke luar kota tersebut dihukum seberat-beratnya, jika perlu nyawa bayar nyawa.

3. Lift di Gedung Nestle Jatuh

Sebuah lift di Gedung Nestle, yang berada di Perkantoran Hijau Arkadia, Jalan TB Simatupang Kavling 88, Jakarta Selatan jatuh. Dua orang karyawan Nestle tewas dalam insiden tersebut.

Kejadian tersebut terjadi sekira pukul 10.00 WIB. Saat itu, ada tiga ornag yang berada di dalam lift, yaitu Dyah Setyoningrum, Agus Roy dan Abdul Rahman. Awalnya mereka naik lift dari lantai tiga menuju ke lantai tujuh. Belum sampai di tujuan, ternyata lift tiba-tiba terjun bebas akibat adanya kabel sling yang putus, hingga menewaskan dua diantaranya.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) langsung mengelar rapat dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) terkait kecelakaan lift tersebut. Pembicaraan ini terkait kelalaian pihak pengelola gedung mengenai keselamatan pekerja yang menjadi wewenang Disnakertrans untuk mengawasi.

Ahok menambahkan, pengawasan operasi fasilitas bagi pekerja di gedung-gedung perkantoran harus disupervisi oleh Disnakertrans untuk memastikan keselamatan pekerja. Berdasarkan keterangan pengelola gedung yang diterima Ahok, tali pada salah satu lift di gedung tersebut baru saja dicek kondisinya, namun kecelakaan tetap terjadi.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) DKI Jakarta Priyono mengaku sudah menugaskan pengawas untuk memeriksa kondisi lift yang jatuh di Tower B Gedung Nestle Kompleks Perkantoran Ark‎adia, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan. Priyono menambahkan, setiap tahun sudah ada pemeriksaan berkala terkait operasi lift. Pada pemeriksaan sebelumnya pada gedung ini, petugas sudah menemukan hal yang harus diperbaiki. Namun perusahaan lalai karena tak melakukan rekomendasi perbaikan tersebut hingga terjadi insiden nahas itu. Lebih lanjut, pihak Disnakertrans DKI akan memberikan pembinaan kepada pihak perusahaan pengelola gedung untuk melakukan perbaikan-perbaikan.

4. Penangkapan Dua Artis yang Diduga Terlibat Prostitusi Online      

Bareskrim Mabes Polri menangkap artis Nikita Mirzani di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat karena diduga terlibat kasus prostitusi online. Pada saat penangkapan, artis yang dibanderol Rp65 juta untuk sekali kencan ini dalam keadaan buguil dan siap untuk melayani para pencari cinta sesaat.

Namun, kuasa hukum Nikita Mirzani, Partahi Sihombing, menolak jika kliennya dikatakan ditangkap karena masuk dalam bisnis prostitusi. Ia mengatakan, penangkapan kliennya berawal saat NM sedang ada janji dengan seseorang bernama Cici untuk membicarakan pekerjaan. Kemudian di sana bertemu dan orang yang mau membicarakan pekerjaan di kamar. Kemudian Nikita inisiatif ambil kunci kamar dan masuk ke dalam kamar. Di dalam ada satu orang laki-laki yang Nikita tidak kenal.

Sebelum penangkapan itu, sambung Partahi, Nikita baru saja berbelanja pakaian di salah satu mal. Kemudian ia pun berganti pakaian. Tak lama, petugas Bareskrim Mabes Polri masuk ke dalam kamar dan melakukan penangkapan.

Sayangnya, petugas membebaskan Nikita Mirzani karena merasa artis tersebut hanyalah korban. Petugas justru menahan O dan F, atas tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

(Okezone)

Tagged under

Konser Satu Project yang berlangsug di lapangan parkir MNCTV dan disiarkan langsung oleh RCTI semakin semarak setelah satu persatu band besar bekolaborasi dengan Iwan Fals. Kali ini, setiap vokalis band mendapat kesempatan untuk berbagi suara dengan musisi legendaris, Iwan Fals

Ya, Ariel "Noah", Rian "d'Masiv", Giring "Nidji", dan Momo "Geisha" adalah vokalis terpilih yang berhasil melantunkan lagu Abadi yang juga termasuk dalam album kompilasi bertajuk Satu. Dimana album tersebut sudah rilis pada 20 November 2015 lalu.

Dibuka dengan hentakan vokal Iwan Fals, dilanjutkan dengan tarik suara khas Ariel yang mendayu, lanjut dengan vokal Rian yang berkarakter, Momo dengan suara manja, serta vokal Giring yang lebih energik menjadikan lagu ini menjadi sebuah bingkisan mewah.

Meski belum banyak yang tau dengan lagu Abadi ini, namun ribuan penonton tampak sangat menikmati lantunan tarik suara kelima vokalis berkarakter itu. Diciptakan bersama-sama dengan yang terlibat pada album ini, lagu Abadi menceritakan kegelisahan akan kondisi Tanah Air dewasa ini.

"Kerinduan kami terhadap dunia yang lebih baik. Ini yang kami punya, kami berikan secara total mudah-mudahan menginspirasi untuk cinta, menghormati dan bisa saling damai," tegas Iwan Fals usai melantunkan lagu Abadi.

Belum habis-habisnya memeriahkan ribuan penonton, konser Satu Project dilanjutkan oleh d'Masiv dengan melantunkan PD dan Nidji lewat lagu Biarlah.

"Nidji punya lagu untuk kalian yang kami bikin dengan om Iwan Fals. Kami dedikasi untuk generasi muda biar berhenti mengeluh, karena itu tidak membawa solusi. Tapi yang bisa bikin solusi asalah bergerak bagi nusa dan bangsa," tegas Giring di atas panggung sebelum melantunkan Hidup Yang Hebat bersama Iwan Fals.

Giring sangat lantang dan bergairah dalam melantunkan setiap lirik dalam lagu ini. Tak mau kalah, Iwan Fals juga menonjolkan karakter vokal lantang. Balutan musik khas Nidji dengan tempo up beat pun sukses menyemarakkan pagelaran konser ini.

Lagu Abadi ditulis oleh Iwan Fals bersama dua personil Nidji, Giring dan Randy ini menceritakan kegelisahan terhadap beberapa orang di media yang bukannya kerja dan berkarya untuk bangsa justru hanya lebih suka mengeluh dan mengkritik keadaan sekitar mereka.

Tak terasa, sudah di penghujung acara konser Satu Project. Suguhan dari seluruh musisi yang turut memeriahkan serta terlibat dalam album bertajuk Satu pun menjadi sajian penutup yang apik. Seluruh vokalis band dan perwakilan personil setiap band bersama Iwan Fals melantunkan lagu Kemesraan.

Meski tak rela berpisah, namun lagu yang juga ada dalam album kompilasi Satu ini menjadi lagu perpisahan yang hangat dengan ribuan penonton yang memadati lapangan parkir MNC Tv, Pondok Gede, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada Senin, 7 Desember.

Tagged under

Asyik di Facebook