Feb 22, 2018 Last Updated 9:27 AM, Feb 19, 2018

Kondisi dua mata penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan berangsur membaik setelah dilakukan operasi tambahan‎ pada mata kirinya, kemarin, Senin, 12 Februari 2018.

"Hasil kontrol setelah operasi adalah kondisi kedua mata secara umum dalam keadaan baik suplai darah ke jaringan mukosa baik dan diharapkan jaringan dapat tumbuh dengan baik," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi,‎ Selasa (13/2/2018).

Namun demikian, sambung Febri, perlu ada kontrol lanjutan pada pekan depan untuk memastikan pertumbuhan selaput pada jaringan mata kiri Novel Baswedan. Sebab, pada operasi kemarin dilakukan penambahan selaput mata Novel Baswedan.

 

"Operasi yang dilakukan di mata kiri adalah dengan cara memindahkan selaput gusi untuk menutupi area tengah yang kemarin pertumbuhan selnya kurang baik," ‎terangnya.

Tak hanya itu, mata kiri penyidik senior lembaga antirasuah juga dilakukan operasi tambahan yakni operasi pergantian implant dikarenakan saat pemindahan jaringan selaput gusi, implant harus ikut pindah posisi dan di ganti untuk menjaga saluran glaukoma.

"Terhadap Novel diberikan obat minum antibiotik selain tetes mata juga," pungkasnya.

Sekadar informasi, Novel Baswedan mengalami kerusakan mata setelah disiram air keras oleh orang tidak dikenal pada April 2017, lalu. Novel pun dilarikan ke rumah sakit di ‎Singapura agar matanya kembali normal.

Namun demikian, jajaran Kepolisian belum juga berhasil ‎mengungkap siapa dalang maupun pelaku penyiraman air keras kepada Novel Baswedan. Padahal, pihak kepolisian sudah merilis sketsa dua terduga pelaku penyerangan terhadap Novel.

 

(https://news.okezone.com/read/2018/02/13/337/1858884/pasca-operasi-tambahan-kondisi-kedua-mata-novel-baswedan-berangsur-normal)

Tagged under

 Jumlah taksi yang beroperasi resmi sekarang di Batam mencapai 2.547 unit. Dari total itu, hanya 1.149 unit taksi yang layak beroperasi. Sementara sisanya 1.128 tak laik operasi, sebagian besar karena sudah tua.

 

“Yang tak laik ini sebagian besar karena sudah tua. Tetapi memang masih tetap beroperasi,” kata Kabid angkutan Dishub Batam, Safrul, Jumat (9/1).

Ia mengatakan sesuai dengan Perwako tahun 2003 disebutkan bahwa umur taksi yang layak huni adalah 15 tahun. Artinya bahwa angkutan atau taksi sudah tidak layak jalan kalau taksi tersebut keluaran tahun 2003.

“Makanya kita harapkan pada semua pengusaha taksi untuk melakukan peremajaan taksi. Kita harus sama-sama memperbaiki kualitas angkutan di Batam ini,” katanya.

Menurutnya, semua taksi resmi yang beroperasi di Batam ini tergabung dalam 19 badan usaha. Di mana kuota taksi setiap badan usaha berbeda-beda.

“Kan memang syarat untuk taksi itu adalah harus berbadan usaha,” katanya.

Kepala Dinas Perhubungan Yusfa Hendri beberapa waktu lalu mengatakan taksi tidak layak jalan ini dalam waktu dekat akan dilakukan penindakan. Ini untuk mendukung transportasi aman dan nyaman di Batam. Apalagi Batam adalah daerah pariwisata yang dikunjungi banyak wisatawan.

“Kalau kepada wisatawan, kita harus menyakikan angkutan yang nyaman. Dan biasanya selain menggunakan bus tour and travel, rata-rata wisman menggunakan taksi untuk bepergian,” katanya.

Anggota komisi III DPRD Kota Batam Werton Panggabean mengatakan, permasalahan taksi di Batam ini seakan tidak ada habisnya. Padahal masalah transportasi menjadi masalah yang sangat serius di daerah pariwisata.

“Harus aman dan nyaman. Kalau sudah tidak nyaman, kita akan malu sama wisatawan. Dan saya berharap, taksi yang tua bisa melakukan diremajakan,” katanya. 

(http://batampos.co.id/2018/02/13/1-128-taksi-di-batam-tak-laik-operasi/)

Tagged under

Sejumlah proyek pelebaran jalan tahun anggaran 2018 sudah selesai proses lelang. Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemko) Batam mulai mengerjakan hari ini, Selasa (11/2).

 

Wali Kota Batam Muhammad Rudi salah satu yang akan diperlebar duluan tersebut seperti ruas jalan Raja Ali Fisabillah dari Flyover ke Simpang BNI juga ruas jalan Pembangunan dari Simpang Apartemen Harmoni-Simpang Baloi.

“Karena lelang dan kontrak sudah selesai, besok pagi (hari ini) yang di Simpang BNI dan di Nagoya itu sudah mulai dilebarkan,” kata Rudi usai meninjau pembersihan pinggir jalan Laksamana Bintan, Batamcenter, kemarin.

Khusus di ruas jalan arah Flyover-Simpang BNI, untuk diketahui kini masih ada beberapa bangunan yang berdiri di atas Right Of Way (ROW) yang belum ditertibkan. Rudi menagtakan, pihaknya akan menertibakan seiring pelebaran jalan tersebut.

“Kami sambil jalan saja,” ucapnya.

Hal lain yang kini tengah dilakukan, kata Rudi, seperti pembersihan pinggir jalan dari sisa penertiban seperti yang dilakukan di pinggir jalan Laksamana Bintan. Ruas jalan ini diproyeksikan akan mulai dikerjakan April mendatang.

Ia menambahkan, selain mulai mengerjakan proyek pelebaran jalan 2018 pihaknya sudah mulai membicarakan rencana pelebaran jalan untuk 2019 mendatang. Seperti jalan di depan Kantor Camat Batuaji, ruas jalan Ahmad Yani dari Simpang Kabil ke Simpang Panbil Seibeduk, jalan dari Citra Batam ke arah jalan Dang Merdu depan Sekolah Yos Sudarso, jalan dari Bengkong Bengkel ke Bengkong Laut.

“Kami berharap warga mulai membongkar sendiri bangunannya jika ada di atas ROW jalan. Dan saya minta pada camat dan lurah tidak boleh ada izin satu pun yang dikeluarkan di atas ROW jalan yang akan dilebarkan ini, baik permanen ataupun sementara,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBM SDA) Yumasnur menyampaikan, umumnya yang mulai dikerjakan adalah proyek lanjutan 2017. Selain, jalan dari Flyover ke Simpang BNI dan Simpang Apartemen Harmoni ke Simpang Baloi, proyek lanjutan 2017 yakni jalan Sriwijaya dari Underpass ke Simpang Irinco serta jalan dari Simpang Planet Holiday ke Simpang The Hill Hotel.

“Ini bulan ini semua akan dikerjakan. Yang di Simpang BNI sore ini (kemarin) alatnya mulai masuk, besok pagi (hari ini) langsung pengerjaan,” terangnya.

Ruas jalan lain, ia akui masih dalam proses lelang seperti dari Simpang Patung Kuda ke Simpang Bengkong Seken, Jalan Ahmad Yani dari Simpang MAsjid RAya ke Simpang Kabil serta jalan dari Simpang KDA ke Simpang RS Elisabeth Batamkota.

“Selesai lelang, pasti langsung kami kerjakan,” imbuhnya.

(http://batampos.co.id/2018/02/13/hari-ini-proyek-jalan-2018-mulai-dikerjakan/)

Tagged under

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Batam risau dengan minimnya penerimaan retribusi IMTA di Januari 2018 ini. Dari target sekitar Rp 30 miliar baru tercapai sekitar Rp 500 juta.

 

“Januari ini kita sangat kecil realisasinya. Hanya Rp 500 juta. Padahal biasanya lebih dari Rp 1 Miliar,” kata kepala DPM-PTSP, Gustian Riau, Senin (5/2).

Ia mengatakan minimnya warga yang melakukan pembangunan menjadi penyebab utamanya. Termasuk karena ekonomi di Batam yang masih belum stabil.

“Ini sudah pasti karena pembangunan sangat minim. Makanya untuk membantu masyarakat dari Pemko kita terus mempercepat pengurusan izin,” katanya.

Menurutnya, untuk mendapatkan IMB masih ada beberapa perizinan yang harus diurus di BP Batam. Dan ia yakin di BP Batam pun perizinan sudah mulai membaik.

“Mari kita sama-sama terus mempermudah izin terutama masalah pembangunan. Apalagi MPP sudah ada,” katanya.

Sementara itu, anggota komisi I DPRD Kota Batam Tumbur M Siholoho mengatakan menurunnya retribusi dari IMB memang ada hubungannya dengan perekonomian. Di mana semakin banyak yang melakukan pembangunan, maka retribusi IMB akan naik.

“Makanya kita berharap kepada BP Batam dan Pemko Batam untuk memudahkan perizinan kepada masyarakat. Pembangunan harus terus berjalan,” katanya.

Menurut Tumbur, dengan adanya MPP maka seharusnya tidak ada lagi warga yang mengeluh mengenai lambat dan lambannya masalah perizinan ini.

“IMB ada di Pemko dan izin lain ada di BP Batam. Ini harus sejalan supaya pembangunan terus berjalan. Intinya semua harus dipermudah,” katanya.

(http://batampos.co.id/2018/02/07/retribusi-imb-baru-rp-500-juretribusi-imb-kota-batam-hanya-mencapai-rp-500-jutata/)

 

Tagged under

Kajol, Ajay Devgan, dan Rani Mukerji nampaknya tak bisa menapik jika di antara mereka terlibat cinta segitiga. Hal itu terjadi setelah Yash Raj Film menawarkan peran untuk mereka dalam satu proyek film.

Menurut orang dalam rumah produksi tersebut, Rani dan Kajol teribat dalam cinta segitiga yang rumit. "Kajol dan Rani Mukerji bertemu saat syuting Aanand L. Rai's 'Zero', di mana keduanya sudah kembali dekat. Hal itu membuat Raj Films menawarkan peran kepada mereka untuk film terbarunya," kata orang dalam seperti dikutip Decan Chronicle.

Ketiga artis Bollywood ini juga tengah membahas proyek bersama, mengingat Ajay dan Kajol terlihat beberapa kali mengunjungi rumah produksi Yash bersama Rani.

"Mereka pun sudah kembali menjadi dekat, apalagi Kajol dan Ajay juga menghadiri pemakaman ayah Rani Ram Mukerji, kemudian bertemu. Semua ada di keputusan mereka," ujarnya.

Seperti diketahui, Kajol dan Ranin kembali beradu akting di film Zero. Kedua artis India ini sangat antusias beradu akting bersama.

 

 

(https://celebrity.okezone.com/read/2018/02/06/206/1855268/kajol-rani-mukerji-dan-ajay-devgan-terlibat-cinta-terlarang)

Tagged under

Asyik di Facebook