Nov 16, 2018 Last Updated 9:46 AM, Nov 16, 2018

Tak hanya menjadi perayaan di luar negeri, rupanya Halloween juga ramai dilakukan oleh masyarakat Indonesia, khususnya selebriti tanah air seperti Jessica IskandarNia Ramadhani, Anya Geraldine, Dewi Rezer.

Meski berstatuskan selebriti juga, namun Ruben Onsu ternyata tidak tertarik dengan perayaan yang jatuh tepat pada 31 Oktober. Sembari bergurau, ia merasa kalau wajahnya sudah seram, sehingga tidak pernah lagi mengikuti halloween.

"Enggak, muka gue sudah seram," ujar Ruben Onsu seraya tertawa kepada Okezone saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (31/10/2018).

Ketika ditanya alasannya, Ruben Onsu mengaku dirinya memang tidak menyukai hal-hal yang seram. Suami Sarwendah ini lebih memilih merayakan sesuatu yang romantis, seperti Hari Valentine.

"Enggak, aku enggak suka gitu-gitu. Enggak apa-apa (kalau merayakan), kan seru-seruan. Valentine juga seru-seruan. Aku sih lebih suka yang sweet-sweet, kalau yang seram-seram enggak ah," paparnya.

Terkait mengenai pro dan kontra atas perayaan halloween yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia, Ruben Onsu enggan menanggapinya terlalu jauh. Baginya, sesuatu hal yang kontra memang sudah menjadi makanan bagi warga tanah air.

"Apa saja juga enggak masuk kalau kita mah. Biarin saja kalau itu. Kalau kita terus mikirin kontranya, enggak akan selesai kalau aku simpulin sekarang-sekarang ini," tutup Ruben Onsu.

 

(https://celebrity.okezone.com/read/2018/10/31/33/1971476/ogah-rayakan-halloween-ruben-onsu-muka-gue-sudah-seram)

Tagged under

MOMS, ingin menyuguhkan menu sarapan spesial untuk keluarga di rumah? Kalau sudah bosan masak nasi goreng atau roti panggang, sekali-kali bikin olahan pasta yuk.

Mengingat keterbatasan waktu yang Anda miliki, spaghetti bisa jadi salah alternatif terbaik karena teknik pengolahannya cenderung sederhana. Untuk menambah cita rasanya, Anda bisa menambahkan beberapa makanan pelengkap, seperti bakso, keju parmesan, atau kudapan lain sesuai dengan selera.

Daripada penasaran, yuk simak langsung resep lengkap membuat spaghetti meatballs, yang telah dirangkum Okezone dari akun Instagram @byvizaj, Rabu (24/10/2018).

 

 Spaghetti Meatballs (IG)

Bahan Meatballs :

250gr daging sapi giling

250gr daging ayam giling

1/2 bawang bombay, cincang

2 lembar roti tawar, potong-potong kecil

60ml susu putih

1 telur

Garam

Lada

 

Cara membuat:

1. Masukkan roti dan susu, campur dan diamkan sebentar sampai roti melunak. Masukkan semua bahan lainnya, aduk rata. Ambil adonan dan bentuk menjadi bulat seperti bakso. Goreng di teflon sampai kecoklatan. Angkat, sisihkan;

 Spaghetti

Bahan Spagheti:

2 porsi spaghetti kemasan, rebus 8 menit, angkat tiriskan

2 bawang putih, cincang

1/2 bawang bombay, cincang

2 tomat, potong dadu

2 sdm pasta tomat

3 sdm saus tomat

1 sdt oregano

Garam

 

Cara membuat:

1. Pada teflon yang sama selesai goreng meatballs. Tumis bawang putih dan bawang bombay sampai harum lalu masukkan tomat cincang tumis sampai tomat melunak. masukkan sisa bahan, cek rasa;

2. Masukkan meatballs beri sedikit air, aduk rata lalu masak sebentar hingga meresap. Terakhir masukkan spaghetti aduk-aduk. Sajikan selagi hangat.

 

(https://lifestyle.okezone.com/read/2018/10/24/298/1968175/resep-spaghetti-meatballs-gak-ribet-pas-untuk-kamu-yang-lagi-buru-buru)

Tagged under

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Masinton Pasaribu menjelaskan, kasus ditangkapnya Bupati Cirebon Sunjaya Purwasdisastra oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merupakan sepenuhnya urusan individu. Tak ada sangkut pautnya dengan tugas kepartaian meskipun tercatat sebagai kader.

"Tidak ada pendampingan hukum maupun pembelaan dari partai karena itu murni perbuatan individu,” ungkap Masinton di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (25/10/2018).

Masinton juga memastikan Sunjaya akan dipecat sebagai kader. Hal itu sesuai dengan pakta integritas yang ditandatangani semua kader.

"Sesuai pakta integritas kepartaian, setiap ada kader yang mempunyai masalah hukum terkait dengan OTT oleh KPK maka otomatis setelah penetapan resmi oleh KPK maka harus diberhentikan," jelas dia.

Meski Bupati Cirebon menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Kabupaten Cirebon, Masinton mengakui tak menggangu konsolidasi partai jelang Pileg dan Pilpres 2019.

"Tentu ketika ketua berhalangan maka digantikan oleh wakil ketua. Karena di TKN baik di pusat atau pun daerah sifat keorganisasiannya kepemimpinannya adalah kolektif kolegial," tandasnya.

Bupati Cirebon 

Sebelumnya, tim penindakan KPK mengamankan tujuh orang termasuk Bupati Cirebon saat menggelar operasi senyap pada sore kemarin. ‎Namun, berdasarkan keterangan Febri, hanya ada enam orang yang dibawa ke KPK hingga malam tadi.

"Per tengah malam tadi, ada 6 orang (yang dibawa)," singkatnya.

Selain mengamankan sejumlah pihak, tim juga menyita sejumlah barang bukti yakni, ‎catatan transfer antar rekening dan uang miliaran rupiah. Diduga, ada transaksi melalui transfer uang dari sejumlah pengusaha kepada Bupati Sunjaya Purwadi. Purwadi juga disinyalir menerima suap terkait dugaan jual-beli di Pemkab Cirebon.

 

(https://news.okezone.com/read/2018/10/25/337/1968938/bupati-cirebon-ditangkap-kpk-pdip-itu-perbuatan-individu-tak-akan-dibela-partai)

Tagged under

Buntut aksi pembakaran bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) oleh Banser Nahdlatul Ulama (NU) dalam perayaan Hari Santri Nasional di Garut, Jawa Barat pada Senin 22 Oktober 2018, muncul seruan untuk membubarkan organisasi kepemudaan itu di media sosial.

Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj menegaskan, kalau Banser NU tak akan pernah bubar hingga datangnya hari kiamat nanti. Sebab, mereka memiliki andil besar terhadap kemerdekaan Indonesia dahulu.

"Tapi tidak akan bubar sampai kiamat," kata Said di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis (25/10/2018).

Banser

Meski begitu, lanjut dia, pihaknya tak akan mempersoalkan permintaan tersebut. Karena di negara demokrasi ini tak ada yang bisa melarang seseorang dalam menyatakan pendapatnya.

"Orang minta boleh-boleh saja, masa dilarang," imbuh dia.

Menurut dia, lebih baik kejadian itu dipetik sebagai pembelajaran agar peristiwa serupa tak terulang kembali.

"Ini harus jadi contoh jangan sampai terulang. Mari kita bersatu untuk kebaikan jangan sampai bersatu untuk perpecahan dan permusuhan," pungkasnya.

 

(https://news.okezone.com/read/2018/10/25/337/1968997/banser-didesak-bubar-said-aqil-tidak-akan-bubar-sampai-kiamat)

Tagged under

Fadli Zon memastikan posisi Ahmad Dhani sebagai juru kampanye nasional Prabowo-Sandiaga tidak dicopot, meski kader Gerindra itu telah ditetapkan tersangka kasus ujaran kebencian dan pencemaran nama baik oleh Polda Jatim.

"Tidak akan (dicopot), karena sejak awal Ahmad Dhani memang ikut di dalam badan pemenangan. Kita hargai proses hukum, tapi secara nalar itu enggak logic (masuk logika)," ujar Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (23/10/2018).

Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi itu akan terus membela Dhani, karena sejak awal telah menyatakan kesiapannya mendukung Prabowo-Sandiaga. Fadli memastikan BPN Prabowo-Sandi juga tidak terganggu dengan kasus hukum yang menimpa pentolan grup band Dewa itu.

"Ya akan terus mendampingi membela dan sampai kapan pun kita bela kok untuk mencari keadilan," kata Fadli.

Foto: Okezone/Dede Kurniawan 

Fadli yang juga Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu merasakan adanya ketidakadilan dalam kasus yang menjerat Dhani.

"Jadi saya kira jelas ini merupakan suatu kriminalisasi terhadap hukum kita. Saya kira aparat polisi di Jatim harus melihat dengan jelas agar tidak alat politik," tegas Fadli.

Ahmad Dhani ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Jatim dalam kasus pencemaran nama baik, karena menyebut "Banser idiot". Penetapan tersangka dilakukan Polda Jatim setelah memeriksa saksi-saksi terkait dan juga ahli.

Polisi juga telah meminta Kanwil Imigrasi Surabaya pada Jumat 19 Oktober 2018 untuk mencegah Ahmad Dhani pergi ke luar negeri.

 

 

(https://news.okezone.com/read/2018/10/23/337/1967806/ahmad-dhani-jadi-tersangka-fadli-zon-pastikan-posisi-jurkamnas-prabowo-sandiaga-aman)

Tagged under

Asyik di Facebook