Feb 22, 2018 Last Updated 9:27 AM, Feb 19, 2018

 Ardian Septiano, 25, warga Bengkong menjadi korban penipuan. Korban dijanjikan oleh salah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Perhubungan (Dishub) Batam, Nurdin Siregar untuk menjadi pegawai honorer di Dishub Batam. Selanjutnya, korban dimintai sejumlah uang untuk bisa menjadi pegawai honorer di kantor tersebut.

 

“Awalnya dia dia menawarkan kepada mama saya. Kemudian mama saya konfirmasi sama saya dan setuju menerima tawaran itu,” ujar Ardian usai membuat laporan di Mapolresta Barelang, Senin (29/1) siang.

Ardian mengaku dimintai uang sebesar Rp 25 juta untuk bisa masuk menjadi tenaga honorer di Dishub Batam. Karena tidak mempunyai uang dengan sebanyak itu, Ardian baru memberikan uang sebesar Rp 17,5 juta. Uang sebanyak itu, diberikan Ardian dalam dua tahap dengan Rp 10 juta bayar langsung dan sisanya melalui transfer di bank.

“Sisanya saya bilang sama dia akan dibayar kalau sudah kerja. Uang itu saya bayar dua awalnya dia minta Rp 25 juta, terus dia bilang karena saudara bisa bayar Rp 20 juta aja,” tuturnya.

Belakangan korban merasa ditipu karena apa yang dijanjikan oleh pelaku tidak ditepati. Sebab saat itu Nurdin Siregar menjanjikan bahwa Ardian akan mulai bekerja pada akhir Desember 2017 kemarin. Namun, kerjaan yang ditunggu-tunggu itu tidak kunjung datang. Hingga akhirnya ia melaporkan kejadian ini ke polisi. Menurut dia, masih ada beberapa orang lagi yang menjadi korban.

“Saya awalnya kerja di pelabuhan Batamcenter dan bulan Desember kemarin perpanjangan kontrak di kerjaan. saya tanya kepastiannya, dia bilang tidak usah per[anjangan kontrak, saya ikuti. Tapi akhirnya saya tidak bekerja sampai sekarang,” tuturnya.

Sekretaris Dinas Perhubungan Rustam Efendi menegaskan, bahwa Dishub Batam tidak ada penerimaan tenaga honorer. Bahkan, menurut dia, saat ini Dishub ada pengurangan tenaga honorer karena tidak ada anggran di tahun ini. Sejauh ini, Dishub Batam telah memberhentikan sebanyak 13 tenaga honorer dari 212 tenaga honorer.

“Pegawai yang 13 orang ini merupakan pegawai yang sering tidak masuk atau kinerjanya kurang. Bahkan kami memang ada pengajuan untuk menyambung kontrak, tapi tidak ada anggaran lagi. Jadi bagaimana kita mau lakukan penambahan,” katanya.

Diharapkan Rustam, dengan kejadian ini masyarakat jangan terlalu cepat percaya dengan adanya penerimaan honorer di instansi pemerintahan. Sebab, anggran Kota Batam di tahun 2018 tidak mencukupi untuk menggaji honorer bari. Jika pun memang ada informasi penerimaan, Rustam berharap kepada masyarakat untuk langsung melakukan pengecekan ke instansi tersebut.

“Kita (Dishub, red) kalau ada penerimaan atau lowongan pasti akan kita sampaikan dan berikan informasi kepada masyarakat. Jadi yang paling penting, cek dulu kebenaran informasinya dan jangan mudah percaya,” tuturnya.

Hal senada juga disampaikan Kabid Lalu Lintas Dishub Batam, Edward Purba membenarkan bahwa Nurdin Siregar merupakan salah satu stafnya yang bertugas dalam pengawasan parkir liar. Menurut dia, tindakan yang dilakukan oleh Nurdin merupakan tindakan atas nama pribadinya dan tidak membawa nama Dishhub Batam. Sementara dari stempel Dishub itu, diyakininya merupakan stempel palsu yang sengaja dicetak untuk meyakinkan korbannya.

“Kalau dia melanggar hukum silahkan lapor kepada pihak kepolisian dan polisi yang akan memproses. Dari segi kepegawaian, apabila di diputus setahun penjara, maka otomatis dia akan diberhentikan,” katanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Arwin A Wientama membenarkan adanya laporan penipuan ini. Sejauh ini, pihaknya telah memintai keterangan dari Ardian dan berencana akan melakukan pemanggilan terhadap oknum Dishub tersebut dan mengumpulkan bukti-bukti terkait dengan laporan ini.

“Sejauh ini kita baru meminta keterangan awal dari korban. Pastinya kita sudah menerima laporan ini dan sedang dalam tahap penyelidikan,” ujarnya singkat.

(http://batampos.co.id/2018/01/30/ardian-dijanjikan-bekerja-sebagai-honorer-dishub-batam-ternyata/)

Tagged under

 Kepala Bandara Hang Nadim Batam, Suwarso, mengatakan penerbangan Batam-Korea masih berlangsung. Meskipun sifatnya hanya kontrak, rute tersebut terbukti mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke kota Batam.

 

“Tadi malam saja masih ada yang masuk. Sejak dibuka, wisman yang masuk cukup banyak. Insya Allah 7 Februari ada lagi tim dari travel Korea yang akan berkunjung ke Batam. Sesuai jadwalnya kontraknya rute ini akan berakhir 28 Februari nanti,” ujar Suwasro.

Menurut dia, Mereka itu terdiri satu tim yang berasal dari Korea yang berkeinginan survey tempat di Batam. Sesuai jadwalnya, mereka akan melihat fasilitas bandara dan akan main Golf di Palm Spring. Ia berharap semoga nantinya tim ini lebih mengintensifkan lagi rute penerbangan tersebut menjadi schedule. Agar rute tersebut bisa berjangka panjang dan hanya sebatas kontrak saja.

“Kita masih menunggu feed backnya. Jadi sampai kemarin dia menganggap pelayanan kita baik. Semua instansi bisa bekerja sama dan mereka juga berkeinginan kegiatan carter ini di permanenkan. Itu catatan yang kita terima,” tutur Suwarso.

Sementara itu, untuk rute Batam ke Cina, lanjut dia, untuk sementara diberhentikan. Alasannya ada beberapa yang minta penerbangan langsung ke Singapura. Tidak melalui kota Batam. Dirinya mengakui masih menunggu rencana tour dengan maskapai Citilink.

“Jika untuk rute Batam ke Cina sementara stop karena programnya kemarin sampai Desember. Kita masih menunggu memang ada rencana tour dengan Citilink. Masih menunggu juga progresnya,” jelas Suwarso

(http://batampos.co.id/2018/01/30/penerbangan-batam-korea-tingkatkan-jumlah-wisatawan/)

Tagged under

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) akan melengkapi kunjungan kenegaraannya ke lima negara di Asia Selatan dengan lawatan ke Afghanistan. Presiden dan Ibu Iriana meninggalkan Bandara Internasional Hazrat Shahjalal di Dhaka, Bangladesh  menuju ke Kabul, Afghanistan dengan menggunakan pesawat kepresidenan sekira pukul 09.15 waktu setempat atau pukul 10.15 WIB.

Keberangkatan Presiden Jokowi dilepas oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Bangladesh, Abul Hassan Mahmood Ali dan Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh (Dubes LBBP) Republik Indonesia untuk Bangladesh Rina P. Soemarno.

Berdasarkan keterangan dari Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, Presiden Jokowi diagendakan akan melakukan serangkaian kegiatan kenegaraan selama kunjungannya di Afghanistan. Di antara kegiatan tersebut adalah pertemuan dengan Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani, pertemuan bilateral Indonesia dengan Afghanistan dan pernyataan bersama dari kedua kepala negara.

 

“Presiden juga akan bertemu dengan High Peace Council (HPC) Afghanistan di Istana Haram  Sarai (Wisma Negara). Setelah itu, Presiden akan mengikuti jamuan santap siang bersama di Istana Presiden,” kata Bey dalam siaran persnya, Senin (29/1/2018).

Pada sore hari, Presiden dan Ibu Iriana akan melakukan kunjungan ke Istana Darul Aman di luar kota Kabul. Kunjungan tersebut sekaligus menjadi penutup lawatan Presiden Jokowi ke Afghanistan sebelum pulang ke Tanah Air.

“Dari Bandara Internasional Hamid Karzai, Afghanistan, Presiden Jokowi dan Ibu Negara beserta rombongan akan kembali ke tanah air,” jelas Bey.

Lawatan Presiden Jokowi ini merupakan kunjungan bersejarah karena menjadi kunjungan pertama Presiden Indonesia ke Afghanistan dalam waktu 56 tahun. Kunjungan terakhir Presiden RI ke Afghanistan dilakukan Presiden Soekarno pada 1961.

Lawatan ini juga dilakukan di tengah situasi tegang menyusul terjadinya serangkaian serangan kelompok militan di Ibu Kota Kabul yang menewaskan ratusan orang dalam sepekan terakhir.  Bahkan, menjelang kedatangan Jokowi, insiden ledakan bom mengguncang Kabul. Satu orang dilaporkan meninggal dalam peristiwa tersebut.

 

(https://news.okezone.com/read/2018/01/29/18/1851661/tutup-tur-kenegaraan-ke-asia-selatan-ini-agenda-presiden-jokowi-di-afghanistan)

Tagged under

Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kepri dan Kota Batam memang belum menetapkan kuota taksi online di Batam. Namun Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Batam memastikan, saat ini Batam masih kekurangan 1.600 unit taksi.

 

Ketua Organda Batam Hardi Syam Harun menyebutkan, kebutuhan angkutan taksi di Batam mencapai 3.400 armada. Sementara saat ini yang terdaftar di Organda baru 1.800 unit.

“Artinya masih ada kekurangan sekitar 1.600 taksi lagi,” sebut Hardi, Minggu (28/1).

Jumlah tersebut sebenarnya hampir sama seperti saat awal pemerintah Batam melakukan survei kebutuhan taksi bersama Organda Batam pada awal tahun 2001 yang menyebutkan Batam butuh 3.000 unit taksi. Namun perkembangan Kota Batam menuntut penambahan.

Dari 1.800 unit taksi tersebut, Hardi mengungkapkan sekitar 60 persen belum memenuhi kewajiban membayar pajak. Sedangkan yang belum melakukan uji kir sekitar 40 persen.

Hardi juga mengakui banyak taksi di Batam yang tak laik jalan. Hardi memperkirakan jumlahnya mencapai ratusan unit. “Terutama taksi keluaran tahun 1997 yang bekas Singapura waktu awal tahun 2001,” terang Hardi.

Jika dikurangi taksi yang tak laik jalan dengan estimasi ada 200 unit, Hardi memperkirakan kekurangan taksi di Batam bisa sampai di angka 1.800 unit.

Apakah kekurangan itu bisa otomatis kuota untuk taksi online di Batam? Hardi menegaskan, hal itu bisa saja. Namun harus bertahap.

“Kalau taksi konvensional mau memperbaiki armadanya, mau memperbaiki manajemennya, tarifnya ekonomis, bisa jadi jumlah mereka juga bisa ditambah. Tapi kalau tidak, ya yang layak untuk menutupi kekurangan itu, ya taksi online,” kata Hardi yang juga Dirut PT Suluh ini.

Hardi berharap Pemprov Kepri dalam hal ini Gubernur Kepri Nurdin Basirun, berani mengambil sikap dan langkah dalam menyelesaikan persoalan perizinan taksi online di Batam.

“Apalagi yang ditunggu. Jangan berpolemik terus,” pintanya.

Hardi juga meminta taksi konvensional di Batam berbenah jika ingin tetap dipilih masyarakat. Mulai dari pembenahan tarif yang transparan dan ekonomis, manajemen, armada yang laik, dan lainnya.

Sementara untuk badan usaha yang mengajukan perizinan yang akan menaungi angkutan sewa khusus (ASK) atau taksi online, sebaiknya lebih serius dan sesegera mungkin melengkapi pemberkasan pengajuan perizinannya.

Izin Pangkalan Ratusan Juta

Meski tak memiliki kewenangan meminta taksi konvensional beralih ke online, namun Hardi mengaku Organda sudah sering menyarankan ke pengemudi taksi konvensional beralih ke taksi online. Selain menguntungkan, juga tak ada pungutan yang memberatkan.

Namun, Hardi mengakui saat ini masih sangat kecil jumlah pengemudi taksi konvensional yang mau beralih ke taksi online. Terutama yang memiliki pangkalan. Keengganan itu dipicu besarnya biaya yang telah dikeluarkan pengemudi taksi konvensional untuk membeli izin pangkalan. Baik itu di pelabuhan, bandara, pusat perbelanjaan, maupun hotel.

“Satu izin pangkalan saja untuk satu pengemudi taksi jumlahnya mulai dari puluhan juta hingga seratusan juta rupiah atau lebih. Itu fakta yang terjadi di Batam,” ungkap Hardi.

Lantas, uang pembelian izin pangkalan satu armada hingga seratusan juta rupiah lebih tersebut masuk kemana? Hardi menduga ada pihak-pihak atau oknum yang bermain di setiap pangkalan. Misalnya pengelola keperasi yang dipercaya dengan oknum pemilik pangkalan, sehingga kuota taksi di setiap pangkalan ditetapkan dalam jumlah tertentu. Kuota terbatas inilah yang dijual mahal.

“Bahkan para sopir taksi sendiri ada yang sudah berani menjual izin pangkalan yang ia beli ke pengemudi taksi lainnya,” terang Hardi.

Hardi juga sangat mendukung pendapat Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Batam bahwa kuota taksi online mestinya tak usah dibatasi. Dibuat terbuka saja sesuai hukum pasar, sehingga tak ada lagi unsur monopoli.

Terpisah, Sekretaris Pengurus Taksi Bandara Hang Nadim, Joko, tak menafikan besarnya uang yang harus dikeluarkan pengemudi taksi untuk mendapatkan kuota di pangakalan. Meski tak menyebutkan angka persisnya, namun ia menilai relatif sebanding dengan jaminan keamanan yang mereka dapatkan.

“Kalau ke pengelola bandara kita setor Rp 200 ribu per bulan per unit taksi. Kita juga ada kewajiban setor ke koperasi bandara,” ujarnya, Sabtu (26/1).

Joko juga menyebutkan, tidak setiap orang yang memiliki armada bisa bergabung dan mendapatkan kuota di pangkalan Bandara Hang Nadim. Ada pembatasan kuota yang ditentukan pengelola bandara.

Penetapan jumlah armada ini dihitung berdasarkan rasio kebutuhan dengan jumlah penumpang di bandara Hang Nadim Batam. Juga ada sejumlah ketentuan yang harus dipenuhi, termasuk soal kondisi armada.

“Saat ini ada 265 unit taksi Bandara, paling rendah armada keluaran tahun 2012, jadi masih terbilang baru dan semua laik jalan,” katanya.

Dengan armada sebanyak itu dan besarnya biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan kuota di pangkalan, Joko menyebut sangat wajar jika para pengemudi tidak setuju jika taksi online mengambil penumpang di Bandara.

Soal ada tidaknya keinginan taksi bandara untuk beralih ke taksi online mengingat era layanan digital tak bisa dilawan? Joko mengatakan tak menutup kemungkinan ke depan hal itu terjadi. Namun saat ini yang menjadi keinginan pengemudi taksi pangkalan di bandara, pengaturan yang adil dari semua aspek.

“Kalau taksi yang tak punya pangkalan ya mudah saja beralih ke online, tapi kami yang dipangkalan sudah keluar uang banyak,” ujarnya.

Dendi Gustinandar yang sebelumnya menjabat sebagai Kabid Komersial Bandara Hang Nadim Batam mengaku mendengar juga cerita besarnya biaya untuk bisa dapat kuota di pangkalan Hang Nadim.

“Dengar iya. Tapi membuktikannya gimana ya. Yang jelas uang pangkalan yang masuk ke bandara itu Rp 200 ribu per unit taksi per bulan. Tarif itu diatur di Perka BP Batam,” ujar Dendi yang kini ditarik ke Bagian Aset BP Batam.

(http://batampos.co.id/2018/01/29/batam-kekurangan-1-600-taksi/)

Tagged under

 Ben Affleck dikabarkan baru saja mengalami kecelakaan ringan saat sedang berkendara motor. Aktor pemeran Batman tersebut terjatuh dari motornya saat hendak pergi menuju gereja.

Affleck dikabarkan baik-baik saja dan tidak mengalami luka besar seperti yang diberitakan berbagai sumber. Bintang Justice League tersebut sama sekali tidak mengalami gegar otak akibat dari kecelakaan motor itu.

“Kepalanya terbentur saat terjatuh. Dia mengenakan helm, tapi Tuhan tahu luka apa yang mungkin dia rasakan saat ini,” ungkap seorang sumber seperti dilansir IBTimes, Jumat (26/1/2018).

 

Beberapa sumber lain juga memberitakan bahwa Affleck dalam kondisi baik-baik saja usai kecelakaan. Ia memang sedang mengendarai motornya dalam kecepatan yang relatif rendah. Menurut beberapa pengendara motor di sekitar Los Angeles, Affleck terjatuh dari motornya karena pengemudi lain tidak memperhatikan jalan.

Hal ini sekaligus membantah bahwa Affleck sedang berada dalam kondisi tak sadar ketika mengendarai motornya. Maklum saja, mantan suami Jennifer Garner ini baru saja selesai melewati sejumlah pengobatan agar terlepas dari kecanduan alkohol.

Ben Affleck akhirnya terlihat di bandara New York bersama kekasihnya Lindsay Shookus usai kabar kecelakaan tersebut. Dalam foto yang dirilis oleh Daily Mail, Ben hanya terlihat kelelahan akibat dari kekurangan tidur.

 

(https://celebrity.okezone.com/read/2018/01/26/33/1850669/ben-affleck-alami-kecelakaan-motor-kepalanya-terbentur-jalan)

Tagged under

Asyik di Facebook