May 25, 2018 Last Updated 5:04 AM, May 22, 2018

Sektor pariwisata di Kepri diklaim tidak terdampak oleh maraknya kasus teror di Indonesia dalam sepekan terakhir. Kunjungan wisatawan asing ke Kepri masih normal.

 

“Sejauh ini tidak ada agen travel yang melaporkan pembatalan grup wisata,” kata Sekjen DPD Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Kepri, Febriansyah, Kamis (17/5).

Febri mengatakan, meskipun Singapura termasuk satu dari 14 negara yang mengeluarkan travel advice bagi warganya yang berkunjung ke Indonesia, hal itu tidak mempengaruhi kunjunan wisman ke Batam dan Kepri.

“Kami merasa masih oke oke saja,” ucapnya.

Febri berharap, masyarakat turut menjaga situasi kondusif. Misalnya dengan tidak menyebarkan berita bohong (hoaks), terutama terkait aksi terorisme. Sehingga para wisatawan tetap nyaman berkunjung ke Kepri.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Buralimar. Ia berharap kondisi Kepri tetap aman sehingga sektor pariwisata Kepri terus tumbuh.

“Ada trend positif, harapan saya kejadian ini (terorisme) tidak memberikan efek,” ungkapnya.

Buralimar mengimbau kepada setiap agen wisata, dapat meyakinkan wisatawan asing bahwa Kepri masih aman untuk dikunjungi. “Yakinlah Kepri ini tak ada masalah,” ucapnya.

Sementara Ketua Komisi II DPRD Kota Batam, Edward Brando, mengatakan pemerintah harus serius mengembangkan sektor pariwisata di Batam. Sebab eknomi Batam yang tumbuh 4,47 persen pada triwulan I 2018 banyak ditopang sektor pariwisata.

Edward menyebutkan peningkatan pada sektor pariwisata memang terlihat. Mulai dari efek yang diterima masyarakat langsung dalam bentuk adanya gerakan ekonomi, dalam hal akomodasi, transportasi, jasa pariwisata.

Begitu juga dengan efek langsung yang didapat pemerintah dari pendapatan pajak hiburan yang tentu memberikan sumbangsih besar atas Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Memang pariwisata memberikan multi efek, di satu sisi masyarakat bisa menikmati, begitu juga dengan pemerintah melalui PAD, jadi saya kira tepatlah sektor pariwisata (dikembangkan),” kata Edward, Kamis (17/5).

Meskipun begitu, Pemko Batam dan Badan Pengusahaan (BP) Batam harus tetap terus mengevaluasi terhadap upaya pengembangan sektor pariwisata yang dilakukan.

Pemko Batam dalam dua tahun belakangan fokus pembangunan infrastruktur dinilai cukup membawa angin segar bagi dunia pariwisata

Ia menilai apa yang terlihat di Batam akhir-akhir ini masih pada tahap yang belum menyentuh hal-hal yang seharusnya dimiliki dalam sebuah agenda pariwisata. “Saya lihat event kita saat ini masih dikatakan amatir,” ucapnya.

(http://batampos.co.id/2018/05/18/pariwisata-kepri-tak-terdampak-aksi-teror/)

Tagged under

Polda Metro Jaya sudah menurunkan status Siaga I menjadi siaga di wilayah hukum Jakarta dan sekitarnya.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono, status Siaga I yang sudah menjadi siaga tersebut setelah adanya arahan dari Kapolda Irjen Idham Aziz.

"Jadi, untuk kegiatan siaga satu berkaitan dengan yang telah disampaikan Kapolda Metro, saat ini sudah kita nyatakan siaga saja," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Selasa (15/5/2018).

Meskin begitu, mantan Kabid Humas Polda Jatim itu menegaskan, pihak kepolisian akan tetap bersiaga dan terus memperketat markas-markas polisi.

 

"Artinya tetap waspada untuk kepolisian dan kemudian siaga anggota bahwa untuk keluar masuk markas polisi sekarang diperketat dan juga anggota standby. Artinya, kalau dihubungi suatu waktu untuk dibutuhkan tenaga dan pikirannya, mudah untuk menghubungi," ungkap Argo.

 Densus 88

Mengenai pertimbangan penurunan status dari Siaga I menjadi siaga, Argo mengatakan, hal itu berdasarkan adanya pertimbangan para pimpinan di Polda Metro Jaya.

“Pertimbangan penurunan status itu, kata dia, dilakukan berdasarkan pertimbangan yang telah dilakukan pimpinan di Polda Metro Jaya. Tentunya banyak pertimbangan yang dilakukan oleh pimpinan,” jelas dia.

Argo pun mengimbau masyarakat untuk mempersilakan kembali melaksanakan kegiatan seperti biasanya. Di mana, aparat polisi maupun TNI tetap melaksanakan penjagaan.

“Dan sekarang ini, bahwa artinya masyarakat silakan untuk melaksanakan kegiatan seperti biasanya. Polisi dan TNI akan melaksanakan PAM sesuai dengan kemarin, bisa patroli bersama,” pungkas Argo.

 

 

 

(https://news.okezone.com/read/2018/05/15/338/1898613/polda-metro-jaya-turunkan-status-siaga-i)

Tagged under

Penyidik Polda Metro Jaya masih terus berupaya mengungkap kasus persekusi terhadap ibu rumah tangga bernama Susi Ferawati yang dilakukan sekelompok orang berkaus #2019GantiPresiden saat berada di arena Car Free Day (CFD) di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menyampaikan, kini penyidik masih mengumpulkan saksi-saksi yang berada di lokasi kejadian untuk dimintai keterangannya perihal dugaan persekusi dan intimidasi yang dilakukan oleh kelompok tersebut.

"Polisi akan mencari atau mengklarifikasi saksi, apakah ada kaitannya dengan pelapor atau dia mengalami, tentunya polisi akan mencari saksi-saksi itu," kata Argo saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (8/5/2018).

Sebelumnya, pada Jumat, 4 Mei 2018, penyidik memeriksa Susi Ferawati. Kemudian pada Senin, 7 Mei 2018, polisi memeriksa korban sekaligus pelapor yaitu Stedi Repki Watung. Di hari itu juga polisi mengambil keterangan Davin (10), yang merupakan anak Susi Ferawati.

 

Namun begitu, hingga kini polisi masih belum menemukan tersangka dalam kasus persekusi tersebut. Penyidik masih perlu keterangan saksi-saksi yang berada di lokasi dan bukti-bukti petunjuk untuk membidik tersangka.

"Keterangan mereka masih sedang dipelajari penyidik yang nantinya akan diklarifikasi terhadap saksi-saksi yang berada di lokasi," jelas mantan Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur itu.

Peristiwa persekusi itu dialami Susi Ferawati itu pada Minggu, 29 April 2018. Saat itu ia bersama buah hatinya berolahraga di arena car free day dan kebetulan mengenakan kaus #DiaSibukKerja yang identik dengan pendukung Presiden Joko Widodo.

Tanpa diduga, Susi bertemu dengan sekelompok orang yang berkaus #2019GantiPresiden. Kerumunan itu menghadang Susi dan menuduhnya sebagai massa bayaran kelompok pendukung Jokowi. Anak Susi sempat menangis ketakutan melihat sang ibunda diintimidasi oleh sekelompok orang tersebut.

Selain Susi Ferawati, persekusi dan intimidasi juga dialami Stedi Repki Watung yang juga kebetulan berkaus #DiaSibukKerja yang identik dengan pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi). Selain dipaksa mengaku massa bayaran, ia disoraki dan dikipasi uang pecahan Rp100 ribu oleh massa #2019GantiPresiden.

 

(https://news.okezone.com/read/2018/05/08/338/1895698/bidik-tersangka-polisi-kumpulkan-saksi-persekusi-2019gantipresiden)

Tagged under

BERUBAHNYA warna rambut menjadi abu-abu atau putih yang kerap dinamakan uban, menjadi kekhawatiran baik pria maupun wanita. Akan tetapi, rambut beruban hampir tidak bisa dilawan seiring pertambahan usia. Selain itu, stres dan faktor genetik juga dapat mengakibatkan tumbuhnya uban di kepala.

Dalam beberapa kasus, pria dalam usia muda pun tumbuh uban. Hasil studi terbaru dari University of Alabama at Birmingham, Amerika Serikat (AS), menunjukkan, uban ternyata juga hasil dari respons imun dalam tubuh.

Dinukil dari Men’s Health, Senin (7/5/2018), para ahli mengukur adanya kekurangan melanin sebagai dampak dari perubahan genetik MITF karena infeksi dalam tubuh. MITF sendiri, berfungsi untuk mengoreksi fungsi melanin yang memberikan warna bagi kulit, mata, dan rambut manusia.

https: img-k.okeinfo.net content 2017 12 20 481 1833180 ini-penyebab-ubanan-di-usia-muda-salah-satunya-karena-merokok-pdjRGC8d1X.jpg

(Foto: Shutterstock)

Analisa ahli menunjukkan gen MITF juga berfungsi untuk melawan virus. Ketika jumlah gen MITF tidak cukup untuk melawan infeksi dan melanin, maka rambut tanpa pigmen akan tumbuh.

“Mungkin pada seseorang yang cukup sehat, rentan terhadap uban. Infeksi virus terjadi setiap hari, sehingga menyebabkan penurunan melanosit dan sel induk melanosit yang pada akhirnya berujung ke uban prematur,” ujar salah satu peneliti bernama Melissa Harris.


https: img-o.okeinfo.net content 2017 06 27 194 1725217 masih-muda-tapi-sudah-beruban-atasi-dengan-bawang-bombai-ywh1e1RSH7.jpg

(Foto: Pinterest)

Meski demikian, pria yang berambut putih di usia muda tidak perlu khawatir. Sebab, menurut studi dari match.com pada 2017 menunjukkan bahwa 72% perempuan menilai pria beruban itu seksi.

Tampilan rambut beruban juga membuat pria dianggap wanita sebagai penjaga yang kuat sehingga lebih istimewa dibandingkan rekan-rekan Anda yang berwarna rambut normal.

 

(https://lifestyle.okezone.com/read/2018/05/07/481/1895276/kenali-penyebab-munculnya-uban-salah-satunya-karena-infeksi-virus)

Tagged under

TIDAK hanya Indonesia, sejumlah negara ternyata mengharuskan warganya mengenakan seragam ketika mengikuti pelajaran di sekolah. Desain dan warnanya pun sangat beragam mengikuti budaya dan adat istiadat masing-masing. Ada negara yang menggunakan warna-warna terang, namun ada pula yang cenderung memilih warna monokrom.

Dari segi desain, bajunya pun tidak kalah unik. Misalnya, seragam asal Negeri Sakura Jepang. Para siswa sekolah umumnya mengenakan pakaian maid seperti yang sering kita lihat di anime atau manga. Daripada penasaran, yuk lihat 5 seragam sekolah terunik yang ada di dunia, sebagaimana dilansir dari Insider, Senin (7/5/2018).

 

Inggris

Para murid Sekolah Dasar di Inggris umumnya mengenakan topi boater sebagai bagian dari seragam sekolah mereka. Seperti yang terlihat pada foto di bawah ini. Sejumlah murid terlihat sedang melakukan foto grup di luar museum V & A di kota London.

United Kingdom

(Foto: Reuters)  

 

Afrika Selatan

Berbeda dengan Inggris, anak-anak sekolah di Afrika Selatan justru tampil mengenakan beanie, sebuah topi yang umumnya digunakan pada musim dingin. Mereka juga mengenakan varsity jacket dan celana training berwarna senada. Seperti yang terlihat dalam foto di bawah ini.

Para murid dari Rainbow-Hill Christian School tampak mengenakan seragam berwarna hijau ketika sedang menyanyi dalam peringatan hari jadi mantan presiden mereka, Nelson Mandela, di Houghton, pada 2013 lalu.

South Africa

 

(Foto: Reuters)

 

Somalia

Somalia merupakan salah satu negara di Benua Afrika, di mana sebagian besar penduduknya beragama Islam. Lebih dari 1400 tahun lalu, Islam telah tersebar di negara tersebut. Tak heran jika para siswi di negara ini, selalu mengenakan seragam khusus yang dipadukan dengan hijab berpotongan panjang. Warna seragam mereka di dominasi oleh warna biru muda, sesuai dengan warna bendera negara.

Somalia

(Foto: Reuters)

 

Ukraina

Negara pecahan Uni Soviet ini ternyata memiliki bentuk seragam sekolah yang cukup unik karena menyerupai maid atau model baju yang sering Anda lihat di manga atau anime. Aksen maid juga dilengkapi dengan bando menyerupai bunga lotus yang disematkan pada bagian kepala murid. Dari segi warna memang cenderung monokrom yaitu, didominasi warna putih dan abu-abu gelap\

Ukraine

(Foto: AP)

 

Jepang

Berbicara soal seragam unik sepertinya belum lengkap jika belum membahas seragam anak sekolah di Jepang. Negara ini memang dikenal memiliki beragam keunikan budaya termasuk soal pakaian. Di Jepang, anak-anak sekolah diwajibkan untuk mengenakan seragam yang terinspirasi dari gaya para pelaut (sailot suits).

Inspirasi pakaian tersebut dipercaya berasal dari keluarga bangsawan Eropa pada tahun 1920-an. Untuk melengkapi tampilannya, disematkan pula sebuah tas berbentuk kotak yang dikenal dengan sebutan randoseru. Tapi jangan salah, walaupun sederhana tas ini dibanderol seharga 30.000 yen atau setara dengan Rp3 juta.

Japan

 

(Foto: Reuters)

 

(https://lifestyle.okezone.com/read/2018/05/07/194/1895299/5-seragam-sekolah-unik-di-seluruh-dunia-dari-mana-saja-ya)

Tagged under

Asyik di Facebook