Dec 17, 2018 Last Updated 9:36 AM, Dec 13, 2018

KANGEN atau tiba-tiba ingin menyantap makanan Bali di rumah? Tak usah khawatir atau bergegas pergi ke restoran Bali, masak saja di rumah.

Dikutip dari buku Inspirasi Makanan Lezat Bergizi 33 Provinsi , yang disusun oleh Tim Pustaka Anggrek, berikut resep lengkap ayam bumbu bali yang bisa Anda buat di rumah sebagai suguhan untuk keluarga tercinta.

Bahan-bahan

1 ekor ayam, potong 20 bagian

1 cm lengkuas, memarkan

2 lembar daun salam

3 lembar daun jeruk

2 buah tomat, potong-potong

2 sdm kecap manis

Bumbu halus

7 buah cabai merah

5 buah bawang merah

4 siung bawang putih

2 cm jahe

3 butir kemiri

½ sdt terasi, goreng

Cara membuat

1. Bumbui ayam dengan garam, lalu diamkan sebentar. Goreng setengah matang, sisihkan;

2. Tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan lengkuas, salam, daun jeruk, tomat dan kecap manis;

3. Masukkan ayam yang telah digoreng, masak hingga tomat hancur dan bumbu meresap ke dalam ayam;

4. Angkat dan sajikan dengan nasi hangat sebagai lauk makan.

Tagged under

ALIS merupakan hal yang paling penting untuk wanita zaman sekarang. Namun, banyak wanita yang tidak tahu cara membentuk alis.

Alhasil alis yang mereka buat pun malah memperburuk penampilan. Membuat alis juga bukanlah hal yang mudah, menurut Rachel Goddard beauty vlogger membentuk alis sempurna membutuhkan latihan.

" Kalau alis Anda enggak sempurna, wajar , terus terus saja latihan. Anda yang tahu diri Anda, dan nantinya akan tahu gimana alis yang bagus untuk Anda," jelas Rachel.

Rachel juga menjelaskan jika membuat alis harus disesuaikan dengan bentuk wajah, untuk memberikan siluet yang sempurna saat alis mengisi wajah.

" Semua ditentuin dari karakter wajah. Kalau wajah kotak jangan pernah pakai alis lurus. Kalau bulet pakai alis yang kuat pada bagian atas sehingga membentuk wajah menjadi oval," jelasnya

Wajah dan alis bisa membuat wajah terlihat langsing, atau membuat wajah semakin cantik. Yang paling penting membentuk frame di alis.

" Iya yang paling penting bikin point dulu, kemudian bikin frame baru diisi alisnya," tutupnya.

Tagged under

Sebanyak 40 kapal nelayan kecil ditangkap di perairan Indonesia karena berbagai hal. Di antaranta karena diduga melanggar peraturan terkait alat tangkap.

Penangkapan kapal nelayan itu merupakan kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Susi Pudjiastuti. Hal tersebut dikatakan Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Jawa Barat sekaligus anggota Komisi IV DPR RI, Ono Surono.

"Terkait maraknya penangkapan kapal nelayan kecil, dalam waktu dekat, saya dan teman-teman di Komisi IV DPR RI akan menyurati Presiden langsung," ujar Ono saat mengunjungi korban penangkapan nelayan di Desa Ilir, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Senin (18/4/2016).

Ia juga akan meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar melepaskan nelayan dan kapal nelayan yang ditangkap dan meninjau ulang kebijakan yang telah dikeluarkan oleh Menteri KP Susi Pudjiasuti terkait penangkapan kapal nelayan.

"Semoga saja Bapak Presiden masih mempunyai hati nurani dan berpihak kepada nelayan kecil. Karena sejak Menteri KP menjabat, kebijakannya malah mengekang nelayan kecil," ucapnya.

Sementara, istri nahkoda Kapal Motor Rezeki Bintang Indah yang ditangkap oleh Polair Polda Lampung, Nurtami (21) mengungkapkan keinginanya agar suaminya segera dibebaskan.

"Kami mau makan apa kalau suami saya yang mencari nafkah ditahan. Kini buat biaya sehari-hari saja kami harus pinjam sana-sini," terangnya.

Ia menjelaskan suaminya itu, yakni Saryani (27) yang berprofesi sebagai nahkoda Kapal Motor Rezeki Bintang Indah beserta 10 ABK pada 17 Februari 2016 diperiksa dan ditangkap oleh Pol Air Polda Lampung saat sedang di perairan Lampung.

Saryani ditangkap berdasarkan Permen KP Nomor 36 Tahun 2004 tentang andon penangkapan. "Tetapi dakwaan tersebut dianggap kabur (obscure lible), pasalnya dalam Undang-Undang Nomor 31 Tag in 2004 jo Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan, tidak mengenal istilah SIPI Andon," ucap Nurtami.

Tagged under

Sesosok mayat wanita hamil ditemukan dalam kondisi termulasi di Cikupa, Tangerang. Tubuhnya dipotong menjadi lima bagian, beberapa di antaranya dibuang ke tempat lain.

"Mutilasi itu menandakan bahwa pelakunya tidak ingin korban mudah dikenali atau pelakunya sebenarnya mencari cara untuk mudah menyingkirkan mayat korban," kata Kriminolog dari Universitas Indonesia, Chairul Huda saat dihubungi Okezone, Jumat (15/4/2016).

Dengan metode pembunuhan seperti itu, diduga pelaku memang orang yang dekat dengan korban. Bagaimana tidak, bagian tubuh yang pertama kali dibuang adalah tangan dan kaki yang merupakan bagian paling mudah diidentifikasi.

Tampaknya, pelaku juga ingin membuang bagian lainnya. Namun karena kondisi yang tak memungkinkan alhasil tubuh korban dibiarkan di dalam kontrakan.

"Kalau dari sisi itu berarti prototype dari pelaku di antaranya orang yang mungkin dikenal korban," ujarnya.

Namun ia tak sependapat jika pelaku ialah suaminya sendiri. Meski sesaat sebelum kejadian, tetangga sempat mendengar bahwa korban dan suaminya sempat cekcok terlebih dahulu.

"Terlalu cepat menyimpulkan suaminya. Kalau cekcok kan rumah tangga biasa cekcok. Itu tidak bisa diukur dengan sebuah alasan untuk kemudian melakukan pembunuhan. Masih terlalu sumir," jelasnya.

Saat disinggung apa kemungkinan motif, dirinya mengaku ada banyak faktor. Namun motif baru bisa diketahui jika polisi sudah menemukan siapa pelakunya.

"Ya macam-macam, dendam atau kemudian marah atau berkenaan dengan kejahatan lain yang dia lakukan dan ingin disembunyikan. Motif itu diketahui setelah mengetahui perbuatan orang dihubungkan dengan korban, barulah kita bisa tau motifnya. Cari dulu perbuatannya siapa," tukasnya.

Tagged under

OSENG daging bisa jadi pilihan tepat untuk dijadikan bekal. Karakter hidangan ini cukup simpel dan praktis untuk dibuat. Yuk simak resepnya, seperti dikutip dari buku200 Resep Super Lezat, disusun oleh Tim Dapur Anggrek, Selasa (11/4/2016).

Bahan-bahan

200 gr daging sapi

2 siung bawang putih, iris tipis

6 buah bawang merah, iris tipis

½ sdt merica bubuk

Garam dan penyedap rasa secukupnya

Kecap manis dan minyak goreng secukupnya

Cara membuat:

1. Cuci daging hingga bersih, rebus hingga benar-benar empuk. Sisakan air kaldu sekira ½ gelas. Angkat dari panci dan dinginkan. Kemudian iris daging kecil-kecil;

2. Goreng bawang merah dan bawang putih. Masukkan garam, merica bubuk dan penyedap rasa. Aduk hingga rata;

3. Masukkan kecap manis dan aduk lagi sampai rata. Tunggu bumbu meresap;

4. Angkat dan simpan dalam wadah untuk dijadikan bekal.

Tagged under

Asyik di Facebook