Nasional

PPATK Awasi Sumbangan Dana Kampanye Pemilu

0

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) ikut mengawasi aliran dana kampanye pasangan calon presiden dan wakil presiden di Pilpres 2019. Baik sumbangan dari perorangan hingga perusahaan asing.

Menurut Deputi Pemberantasan PPATK, Irjen Pol Firman Shantyabudi untuk mengungkap transaksi mencurigakan memang butuh waktu. Termasuk, bila ada uang mengalir melalui perusahaan asing.

“PPATK harus melihat uang yang di luar sana itu waktu dari Indonesianya uang yang legal atau ilegal. Kan ramainya kemarin tentang pajak,” ujar Firman dalam diskusi “Mengawal Integritas Pemilu, Hak Pilih, Akuntabilitas Dana Politik Dan Penegakan Hukum Pemilu” di Hotel Ashley, Jakarta Pusat

Menurutnya, berdasarkan National Risk Assesment Indonesia itu berkaitan dengan narkotika, korupsi dan pajak. “Penyakit Indonesia ini parah potretnya sekarang. Ini yang harus sering-sering kita kerjakan,” ujarnya.

Kendati demikian, PPATK tidak akan tinggal diam jika ada dugaan transaksi mencurigakan yang berasal dari perusahaan asing dan dipergunakan untuk Pilpres. “PPATK bisa menelisik uang itu bisa masuk atau tidak, tentunya akan ada tindaklanjut dengan aparat penegak hukum. Kemudian, apakah itu digunakan untuk pemilu, nanti kita akan dengan Bawaslu. Saya kira itu tugas dari PPATK,” ujarnya.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Hasyim Asyari menambahkan, dalam peraturan perundang-undangan, sumbangan dana asing memang dilarang dalam Pilpres 2019. “Itu kan dilarang menurut undang-undang. Kalau ada sumbangan dari asing, itu tidak boleh digunakan, dan itu dilaporkan ke KPU dan disetor ke negara,” katanya di diskusi tersebut.

Trailer Pengabdi Setan

Previous article

Nafa Urbach Ajak Milenial untuk Pilih Jokowi dan Tidak Golput

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Nasional