Mar 21, 2019 Last Updated 8:51 AM, Mar 21, 2019

Jessica Simpson dan sang suami, Eric Johnson menyambut kelahiran anak ketiga mereka, Birdie Mae Johnson. Bayi perempuan berbobot 4,9 kilogram itu lahir di Los Angeles, Amerika Serikat, pada 19 Maret 2019.

Kabar bahagia itu diumumkan Jessica lewat Instagram, pada 20 Maret 2019. Dalam foto hitam putih, Maxwell putri sulung Jessica, tampak memegang tangan sang adik untuk pertama kalinya.

Mengutip The Blast, Jessica Simpson dikelilingi keluarga, termasuk sang suami dan ayahnya Joe Simpson, saat melahirkan. Hal itu mengingat kehamilan ketiga pelantun I Wanna Love You Forever tersebut tak mudah untuk dijalani.

Mafhum, penyanyi 38 tahun itu menderita insomnia, refluks asam parah, bronkitis, sakit punggung, hingga kecemasan berlebihan selama kehamilannya. Pada awal Maret 2018, mantan istri Nick Lachey itu mengumumkan terkena bronkitis yang membuatnya harus dirawat di rumah sakit selama seminggu.

Dalam sebuah wawancara, Jessica mengaku, tak merencanakan kehamilan ketiganya tersebut. “Kami memang ingin punya anak lagi. Tapi tak menyangka akan terjadi secepat ini. Aku bahkan tak tahu sedang hamil hingga ia berumur 1 bulan. Ini adalah keajaiban,” kata Jessica Simpson seperti dikutip dari Daily Mail.

Jessica mengaku, kedua anaknya: Maxwell dan Ace, sangat antusias dengan kabar kehamilannya tersebut. “Putriku Maxwell sangat girang begitu mengetahui kalau adiknya adalah perempuan,” ujarnya.

Tak sekadar antusias, Maxwell dan Ace, menurut Jessica juga kerap melontarkan berbagai pertanyaan gila seputar kehamilan. Beberapa di antaranya adalah 'Bagaimana bayi lahir?’ dan 'Dari mana air susu itu keluar?’.

“Aku berusaha menjawab pertanyaan mereka sejujur mungkin. Tapi suamiku bilang tak semua informasi harus diberikan kepada anak-anak. Aku rasa, aku sudah membuat mereka takut dengan jawabanku,” katanya.*

 

(Okezone.com)

Tagged under

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menanggapi usulan Menko Polhukam Wiranto yang menyatakan penyebar hoaks dapat dijerat dengan Undang-Undang Terorisme.

Dedi menjelaskan bahwa bisa atau tidaknya menjerat pelaku hoax dengan Undang-Undang Terorisme bergantung pada hasil penyidikan dan berdasarkan fakta hukum.

"Jadi dari kepolisian berpijak kepada fakta hukum yang ditemukan penyidik. Ada dua pendekatan yang bisa dilakukan, pertama penyebar hoax dapat dikenakan UU (Nomor) 5 (Tahun) 2018 karena sesuai dengan Pasal 1 huruf 1 ada unsurnya disitu adalah ancaman kekerasan atau menimbulkan suasana teror dan takut secara meluas," kata Dedi di Mabes Polri, Kamis, (21/3/2019).

Divisi

 

Apabial lanjut Dedi, pelaku menyebarkan melalui medsos nanti dari sisi perspektif hukum, penyidik akan membuktikan dulu siapa yang bersangkutan, kemudian latar belakangnya apa, itu bisa dikenakan UU Terorisme.

"Dan juga Pasal 6 UU Nomor 5 Tahun 2018 apabila pelakunya memiliki jaringan atau masuk dalam suatu jaringan terorisme. Itu perlu pendalaman yang boleh dikatakan mengundang beberapa saksi ahli untuk menguatkan konstruksi hukumnya," ungkapnya.

"Kemudian bisa diterapkan juga pasal 43a upaya-upaya pencegahan untuk memitigasi berita-berita atau narasi-narasi foto, video yang sengaja diviralkan oleh orang-orang tertentu," tambahnya.

Namun tambahnya, apabila masyarakat yang menyebarkan hoax pada saat diselidiki ternyata hanya masyarakat biasa atau baru dilakukan pertama kali dalam menyebarkan berita, narasi, video yang sifatnya hoax, maka yang diterapkan UU ITE Pasal 27, 45 UU ITE dan juga bisa diterapkan apabila membuat gaduh Pasal 14, 15 UU Nomor 1 Tahun 1946.

"Jadi proses penegakan hukumnya sangat tergantung dari hasil analisa dan secara komperhensif dilakukan oleh penyidik. Penyidik scara profesional yang melihat itu berdasarkan fakta hukum," katanya.

 

(Okezone.com)

Tagged under

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan 5.000 sertifikat hak atas tanah bagi warga di Kota dan Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Penyerahan sertifikat ini berlangsung di lapangan parkir Bogor Nirwana Residence, Kamis (21/3/2019).

Jokowi mengatakan, saat ini sebanyak kurang lebih 80 juta bidang tanah pada 2015 lalu belum memiliki sertifikat. Banyak pula masyarakat yang belum mengurus atau memperoleh sertifikat. Akibatnya, konflik pertanahan sering terjadi di banyak wilayah.

"Kenapa belum pegang ini? Karena dulu-dulu mengurusnya ruwet," ujar Jokowi.

 

Sehingga, Kepala Negara mengupayakan agar proses penerbitan dan pengurusan sertifikat ini menjadi lebih mudah. Ia pun menetapkan target yang sangat tinggi yang harus dipenuhi jajarannya dalam menerbitkan sertifikat untuk masyarakat.

"Setahun di seluruh Indonesia ini sebelumnya hanya diproduksi 500 ribu sertifikat. Inilah sekarang kenapa kita percepat sertifikat supaya tidak ada sengketa," ujarnya. 

Jokowi bagikan sertifikat

Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil menyebut seluruh bidang tanah yang ada di Kota Bogor pada 2019 akan terdaftar dan bersertifikat.

"Kota Bogor insya Allah tahun ini seratus persen tanahnya kita daftarkan," ujarnya.

Adapun untuk Kabupaten Bogor, Sofyan Djalil menyampaikan komitmen jajarannya agar paling lambat pada 2025 mendatang seluruh bidang tanah yang ada di wilayah itu juga sudah bersertifikat.

 

(Okezone.com)

Tagged under

KULIT sehat bukan sekadar tanpa kerutan, tanpa jerawat, dan kencang. Jika Anda masih menganggap sebatas ini, maka Anda mesti mengubah pandangan tersebut.

Sebab, sekarang itu goals dalam memiliki kulit sehat dan cantik adalah tidak sekadar kencang, tetapi tekstur kulit halus dan lembap. Dengan kondisi kulit wajah seperti itu, maka Anda akan terlihat lebih menarik dan ini yang sedang banyak diimpikan perempuan zaman sekarang.

Nah, untuk mendapatkan wajah yang lembut dan halus, Anda memang perlu melakukan treatment tambahan. Mengandalkan asupan makanan sehat tanpa bahan pengawet memang dianjurkan, tapi tidak memberikan hasil yang maksimal.

Begitu juga dengan perawatan skin care. Menurut Professional Certificated in Aesthetic Doctor dr. Eliza Ennio Gunawan, perawatan wajah dengan skin care memang penting. Tapi, ada satu hal yang harus ditegaskan.

 

"Anda mesti sadar, kalau skin care itu, Anda hanya memberikan treatment pada lapisan terluar kulit. Sedangkan untuk bagian dalamnya, kebanyakan krim wajah itu tidak sampai ke sana. Alhasil, tetap saja kurang maksimal," terangnya saat dijumpai di Peluncuran New Treatment Alphabooster and Rejuran EuroSkinLab di kawasan Jakarta Selatan, Selasa (13/3/2019).

Dokter Eliza melanjutkan, makanya perlu bagi siapapun yang ingin memiliki kulit yang sehat dan cantik maksimal melakukan treatment wajah di klinik kecantikan. Bukan hanya menyoal perawatan, tapi menurut dr Eliza, di sana juga Anda akan mengenali betul bagaimana kulit Anda dan ini akan baik untuk maintanance.

Kembali ke pembahasan bagaimana mendapatkan tekstur wajah yang lembut dan halus, Eliza menyarankan untuk mencoba serum DNA Salmon. Teknik ini terbukti baik untuk menciptakan kulit wajah yang halus dan lembap.

"Kita semua kan tahu kalau ikan Salmon itu sangat baik untuk tubuh dan baik juga untuk kecantikan kulit tubuh dan wajah. Dengan dasar itu, makanya disarankan untuk mencoba treatment serum DNA salmon," ungkapnya.

Di sisi lain, mungkin Anda berpikir "lalu apa bedanya dengan rutin mengonsumsi ikan salmon langsung?"

Dokter Eliza punya jawaban mengenai itu. "Kalau daging ikan salmon yang dimakan, khasiatnya memang baik untuk anti inflamasi, meremajakan bagian dalam tubuh, dan tentunya memberi manfaat baik juga untuk kulit. Tapi, karena kalau makan langsung harus melewati proses pencernaan, maka bisa dibilang, efeknya ke kulit kurang maksimal. Beda dengan serum ekstrak DNA salmon yang disuntikkan langsung ke kulit wajah. Si serum akan berfokus ke wajah dan hasilnya akan lebih maksimal," paparnya lengkap.

Sebelum menjajalnya, ada beberapa hal yang mesti diperhatikan. Dokter Eliza menjelaskan, treatment ini tidak disarankan pada mereka yang memiliki wajah berjerawat atau sedang memiliki radang.

"Kalau kondisi kulitnya demikian, ada baiknya diperbaiki dulu masalah jerawatnya. Kalau sudah normal, baru bisa menjajal serum DNA Salmon ini. Ini dilakukan guna meminimalisir infeksi atau masalah yang bisa terjadi karena jerawat yang masih ada di wajah," tambahnya.

 

(Okezone.com)

Tagged under

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan pembukaan rapat koordinasi dan diskusi nasional Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Tahun 2019 di Istana Negara, Jakarta, Selasa (19/3/2019).

Dalam kesempatan itu, Kepala Negara memaparkan bagaimana pencapaian program reforma agraria dan dana desa.

"Memang dalam pembangunan 4,5 tahun ini kita memang masih konsentrasi dan fokus pada pembangunan infrastruktur baik di desa, berupa jalan produksi menuju kebun menuju ke sawah dengan anggaran dana desa," kata Jokowi.

 S

Menurut Jokowi, jalur-jalur logistik yang dibangun meliputi tol, pelabuhan, bandara guna mendekatkan produsen ke konsumen, dan dari produsen ke pasar.

Ia melanjutkan bahwa reforma agraria yang dilakukan pemerintah tidak bisa diwujudkan secara instan. Menurut dia, swasembada pangan bisa lebih mudah dilakukan bila pembangunan infrastruktur mendukung hasil pertanian.

"Jadi kalau orang menginginkan langsung bisa swasembada, langsung ketahanan pangan kita meloncat baik, kedaulatan pangan biasa sehari dua hari balik tangan jadi, itu tidak akan mungkin. Perlu proses. Jadi perlu tahapan tahapan," tandasnya.

 

(Okezone.com)

Tagged under

Asyik di Facebook