Wisata

Tak Hanya Candi, Ini 5 Destinasi Wisata di Borobudur yang Bisa Kamu Kunjungi

0
Candi Borobudur. ©2016 merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com – Kawasan Borobudur merupakan destinasi favorit  wisatawan, baik dari dalam negeri atau mancanegara. Di kawasan itu, ada satu situs yang pernah masuk dalam tujuh keajaiban dunia yaitu Candi Borobudur. Walaupun kini sudah tidak masuk lagi dalam daftar tersebut, para turis luar negeri masih menjadikannya destinasi favorit.

Selain Candi Borobudur, masih banyak destinasi wisata lain yang tak kalah menarik di kawasan Borobudur. Wisatawan bisa mengunjungi Candi Pawon, Candi Mendhut hingga Ratu Boko.

Namun bagi mereka yang tidak terlalu menyukai sejarah, ada banyak alternatif wisata lain di kawasan Borobudur. Berikut 5 alternatif wisata yang bisa dikunjungi wisatawan saat berlibur ke Borobudur, selain candi:

Punthuk Setumbu

Instagram/iqbalprima

Punthuk Setumbu berada 2 kilometer di sebelah barat Candi Borobudur. Tempat ini popular karena pernah menjadi tempat syuting film Ada Apa Dengan Cinta 2. Salah satu adegannya, saat Rangga memberi kejutan pada Cinta dengan mengajaknya ke suatu tempat.

Letak Punthuk Setumbu berada di atas puncak bukit, membuat wisatawan harus menaiki jalan yang menanjak untuk bisa mencapai tempat ini. Sampai di atas, wisatawan akan disuguhi panorama Candi Borobudur beserta jejeran pegunungan sebagai latarnya.

Waktu terbaik untuk mengunjungi tempat ini adalah pada pukul 5 pagi, di mana wisatawan bisa melihat Candi Borobudur diselimuti kabut tipis seperti sebuah lukisan.

Gereja Ayam

Flickr/Matt Smith

Gereja Ayam letaknya tak jauh dari Punthuk Setumbu. Bangunan yang berada di atas bukit bernama Bukit Rhema ini sebenarnya bukanlah sebuah gereja yang difungsikan sebagai tempat ibadah. Menurut pendirinya, Daniel Alamsjah, gereja ini digunakan sebagai tempat berdoa semua agama.

Sama seperti Punthuk Setumbu, Gereja Ayam terangkat kepopulerannya berkat film Ada Apa Dengan Cinta 2. Di mana tempat ini menjadi lokasi syuting untuk adegan Rangga dan Cinta yang menjalani kencan terakhirnya sebelum mereka berpisah.

Arung Jeram Sungai Elo

2017 Merdeka.com/Arie Basuki

Wisatawan yang menyukai olahraga ekstrem bisa mencoba sensasi berarung jeram di Sungai Elo. Sungai ini membentang di antara Candi Borobudur dan Candi Mendhut. Di tengah sungai ini banyak ditumbuhi batu besar.

Selain itu, arus sungainya cukup deras sehingga sangat cocok untuk olahraga air arung jeram. Panjang lintasan untuk olahraga arung jeram di sungai ini adalah 10-11 kilometer yang dapat ditempuh dalam waktu 2-2,5 jam.

Wisata Kerajinan Tangan

Kementerian BUMN

Kawasan Borobudur punya banyak tempat yang menjual kerajinan tangan, pusat kerajinan ini tersebar di berbagai. Desa Karangrejo misalnya, menawarkan kerajinan patung, relief, dan cetak batu.

Di Desa Wanurejo menawarkan kerajinan ornamen dan batik tulis. Sedangkan Desa Karanganyar menawarkan kerajinan gerabah, bronjong, dan anyaman bambu.

Desa Wisata Tuksono

2020 balkondesborobudur.com

Selain wisata alamnya, kawasan Borobudur juga memiliki banyak desa wisata. Tiap desa wisata memiliki keunikannya masing-masing. Salah satu desa wisata Tuksono. Desa Wisata ini terletak 2 kilometer dari Candi Borobudur.

Tuksono menawarkan konsep wisata berbasis digital. Pemesanan untuk paket wisata di desa ini dapat dilakukan secara online dan pembayarannya juga dapat dilakukan dengan digital tunai.

Wisatawan yang berkunjung ke desa ini bisa mengunjungi rumah seni visual, menikmati pertunjukan tari topeng kawedar, dan juga mengunjungi ladang tembakau yang menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia. Untuk menunjang wisatawan, desa ini juga dilengkapi dengan balkondes, homestay, dan juga amphitheatre.

Resep Bawal Goreng Siram Cabai

Previous article

Ashraf Sinclair, Suami BCL, Meninggal Dunia

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Wisata